TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Menjadi Makanan Paling Diminati, Ini Cara Kentang Berkembang Biak

Bacaan 4 menit
Menjadi Makanan Paling Diminati, Ini Cara Kentang Berkembang Biak

Simak ulasannya di sini, yuk!

Kentang adalah salah satu sayuran yang paling banyak dikonsumsi di dunia, tetapi bagaimana cara mereka berkembang biak? Solanum tuberosum yang biasa dikenal sebagai kentang, merupakan tanaman penting di banyak negara dan budaya. Maka, sangat penting untuk memahami proses kentang berkembang biak dengan cara apa agar dapat membudidayakannya dengan efisien.

Pada artikel ini, kita akan mengeksplorasi proses reproduksi Solanum tuberosum, termasuk berbagai tahapan proses dan sumber daya yang dibutuhkan untuk sukses membudidayakan kentang. Selain itu, penting untuk mengetahui bagaimana  reproduksi kentang untuk ekonomi global serta dampak lingkungan dari panen kentang.

Kentang Berkembang Biak dengan Cara Apa?

Menjadi Makanan Paling Diminati, Ini Cara Kentang Berkembang Biak

Berkembang Biak Secara Vegetatif

Kentang atau solanum tuberosum, adalah sejenis tanaman akar berbonggol yang berkembang biak dengan cara vegetatif alami. Hal ini berarti ia bereproduksi menggunakan reproduksi aseksual, atau dengan mengkloning dirinya sendiri. Tanaman kentang biasanya berkembang biak dengan membentuk umbi, yaitu organ penyimpanan bawah tanah yang mengandung nutrisi dan berfungsi sebagai cadangan makanan. Umbi berkembang dari batang kentang yang disebut stolon, yang tumbuh di bawah tanah dan menghasilkan umbi dengan bahan genetik tanaman induk. Umbi kemudian dapat dipanen dan ditanam kembali untuk memperbanyak tanaman kentang.

Umbi Terbentuk di Bawah Tanah

Saat tanaman kentang (Solanum tuberosum) matang, batangnya mulai mati kembali dan menandakan pembentukan umbi di bawah tanah. Umbi ini terbentuk dari batang bawah tanah tanaman (dikenal sebagai stolon) dan merupakan bagian tanaman yang mengandung bagian kentang yang dapat dimakan.

Pembentukan umbi dipicu oleh penurunan jumlah cahaya, suhu, dan isyarat lingkungan lainnya. Umbi terbentuk ketika sel-sel tanaman membelah dan berdiferensiasi, akhirnya tertutup oleh tanah yang melindunginya dan membantunya tumbuh. Umbi kemudian dapat dipanen dan dimakan atau disimpan untuk digunakan nanti.

Dibentuk oleh Jaringan Batang yang Dimodifikasi 

Solanum tuberosum atau kentang berkembang biak melalui pembentukan umbi. Umbi adalah jaringan batang yang dimodifikasi, yang membengkak dengan cadangan makanan yang tersimpan, serta dapat berisi kelenjar dan mata tunas. 

Nodus adalah titik di permukaan umbi tempat munculnya tunas, sedangkan mata tunas adalah titik tempat munculnya akar. Beginilah cara kentang dapat bereproduksi; simpul dan mata tunas pada umbi memberikan nutrisi dan energi yang dibutuhkan kentang untuk tumbuh.

Artikel terkait: Jangan dibuang! Ini 4 manfaat kulit kentang bagi kesehatan tubuh

Setiap Mata Tunas Berpotensi Membentuk Tanaman Kentang Baru

Kentang bereproduksi melalui proses yang disebut reproduksi aseksual. Proses ini melibatkan produksi tanaman kentang baru dari satu ruas, yang terdapat pada umbi kentang. Setiap mata tunas memiliki potensi untuk membentuk tanaman kentang baru karena tunas dorman, yaitu pertumbuhan kecil yang mengandung materi genetik tanaman.

Untuk memulai reproduksi aseksual, tunas yang tidak aktif ini harus terpapar pada kondisi lingkungan yang tepat, seperti media yang lembap, cahaya, dan suhu yang sesuai. Setelah kondisi ini terpenuhi, tunas yang tidak aktif akan bertunas, kemudian berkembang menjadi tanaman kentang baru.

Kentang Bisa Bereproduksi Secara Seksual dengan Penyerbukan Bunga dan Produksi Biji

Kentang atau solanum tuberosum adalah tanaman umbi yang termasuk dalam keluarga Solanaceae. Banyak orang mengetahui bahwa kentang bereproduksi secara seksual melalui penyerbukan bunga dan produksi biji. Namun, ini bukanlah cara utama kentang bereproduksi dalam budidaya.

Metode reproduksi ini biasanya dikenal sebagai reproduksi vegetatif. Hal ini melibatkan reproduksi aseksual, seperti dengan memotong, mencangkok, dan kultur jaringan. Metode perkembangbiakan ini lebih umum karena kemudahan, biaya, dan kemampuannya untuk memilih sifat yang diinginkan. Selain itu, perkembangbiakan berbasis benih lebih rentan terhadap penyakit dan kurang dapat diandalkan karena variasi karakteristik benih.

Di luar dari itu, kentang adalah tanaman kompleks dan mempesona yang bereproduksi menggunakan metode seksual dan aseksual. Kentang juga dapat direproduksi secara seksual, dengan bunga yang menghasilkan bagian jantan dan betina. Kentang adalah tanaman yang dapat ditanam dengan mudah di berbagai iklim dan kondisi tanah, menjadikannya bagian penting dari pasokan pangan dunia.

 

Baca juga: 

3 Resep Kentang Goreng Hingga Stik Kentang Keju Favorit Si Kecil!

Kentang untuk bayi: Manfaat dan resep nikmat menu MPASI

10 Hidangan Unik dari Kentang di Penjuru Negara, Lezat dan Bergizi

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Edukasi Sekolah Dasar
  • /
  • Menjadi Makanan Paling Diminati, Ini Cara Kentang Berkembang Biak
Bagikan:
  • Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

    Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

  • 17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

    17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

  • Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

    Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

  • Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

    Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

  • 17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

    17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

  • Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

    Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti