TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

8 Tips Membesarkan Anak Untuk Orangtua Tunggal

Bacaan 4 menit
8 Tips Membesarkan Anak Untuk Orangtua Tunggal

Anda orangtua tunggal dengan satu atau beberapa anak? Inilah tips membesarkan anak yang kami buat khusus untuk Anda.

Menjadi orangtua tunggal yang mandiri dan bertanggung jawab

Parents, beberapa dari Anda mungkin telah memilih jalan hidup menjadi orangtua tunggal setelah Anda bercerai dengan ayah/ibunya anak-anak. Ada juga yang menjadi orangtua tunggal karena pasangan Anda pergi untuk selamanya.

Apapun penyebabnya, status dan tanggung jawab Anda sebagai orangtua tidak berubah. Bahkan bisa jadi akan semakin bertambah jika Anda memutuskan untuk bekerja menghidupi anak-anak seorang diri.

Tips berikut saya tuliskan sebagai masukan agar langkah kaki Anda semakin mantap dalam menjalani peran sebagai orangtua tunggal.

1. Jangan menangis/mengeluh di depan anak

orangtua tunggal
Masa awal menjalani hidup sebagai orangtua tunggal memang berat, tetapi simpanlah kesedihan dalam hati saja. Sesulit apapun hidup yang sedang kita jalani, jangan sampai anak melihat kita menangis.

Ingatlah bahwa segala aspek kehidupan anak dipengaruhi oleh sikap orangtuanya. Ia akan tumbuh menjadi pribadi yang muram jika sering melihat Anda bersedih.

2. Segera temukan identitas baru Anda
Ketika masih berpasangan, identitas kita adalah istri dari si A. Bahkan ada juga beberapa dari wanita yang menambahkan nama belakang suami sebagai namanya.

Pada 1-3 tahun hidup kita sebagai orangtua tunggal bisa bikin mati gaya, karena kita telah kehilangan identitas sebagai istri si A. Bukan tidak mungkin seorang janda akan bertingkah seperti ABG, karena ia sedang berusaha mencari jati dirinya kembali.

Segera temukan dan kembangkan potensi tersembunyi agar Anda dapat menemukan siapa diri Anda yang sesungguhnya. Sebagai contoh adalah J.K Rowling, penulis novel serial Harry Potter.

Awalnya ia menulis Harry Potter sebagai kisah pengantar tidur untuk anaknya, sekaligus sebagai pelarian dari kesedihan akibat perceraian. Ia tidak menyangka bahwa di kemudian hari Harry Potter membuat dirinya menjadi penulis novel terlaris abad ini.

3.  Bersosialisasi

orangtua tunggal
Seorang wanita yang menjadi orangtua tunggal mungkin akan malas bersosialisasi, karena cap negatif yang sering kali dialamatkan masyarakat pada sosok janda. Anda tak perlu marah atau sakit hati karena pola pikir semacam itu telah terbentuk sejak berabad silam dan sulit sekali mengubahnya.

Anda kan tidak sendiri, ada anak di samping Anda. Peganglah tangannya erat saat Anda mengajaknya hadir di pertemuan keluarga, pentas seni 17-an di kompleks atau datang ke rapat wali murid di sekolah.

Dengan sering bersosialisasi anak akan bertemu teman-teman baru dan dapat melupakan kesedihannya berpisah dengan ayah/ ibunya meski hanya sesaat.

4. Aktivitas non akademik
Dukung anak untuk mengikuti aktivitas non akademik atau kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minatnya. Kegiatan yang berhubungan kesenian adalah pilihan ideal karena ia akan bebas mengekspresikan isi hatinya.

Saat berpisah dengan sang mantan, anak juga sama sedihnya dengan Anda. Berilah anak kesempatan untuk melepaskan kesedihan melalui seni. Berikan pujian agar ia termotivasi menempatkan rasa sedih dan memiliki rasa bangga melalui karya seni ciptaannya.

5. Mengamati alam

orangtua tunggal
Dulu saat saya masih kecil, Kakek sering mengajak saya berjalan-jalan di pagi hari untuk melihat matahari terbit, gunung dan burung-burung. Saya kadang kesal karena masih mengantuk dan beranggapan kegiatan itu tidak ada gunanya.

Sekarang saya memahami tujuan Kakek dan bersyukur pernah mengalaminya. Mengamati alam bebas menimbulkan rasa takjub dan senang karena anak akan menyadari adanya sesuatu yang hidup di alam. Sesuatu yang akan membuatnya tidak kesepian, meski ia sedang seorang diri.

6. Ajarkan tentang menerima
Menyantuni anak yatim adalah sebuah anjuran baik bagi pemeluk agama Islam. Meski Anda telah bekerja dan mampu menghidupi anak sebagai orangtua tunggal, jangan menolak jika ada seseorang yang ingin menyantuni anak Anda. Apa yang membuat santunan itu berharga bukanlah nilai nominalnya, tapi tujuan yang tersembunyi di dalamnya.

Menjadi anak yatim bukanlah sesuatu yang diinginkan anak manapun di dunia ini, dan anak mungkin tidak dapat menerima kenyataan yang sedang dijalaninya. Menerima pemberian akan melatih anak tentang bagaimana cara menerima suratan takdir dengan lapang dada.

7.  Jangan ceritakan keburukan sang mantan

orangtua tunggal
Anda mungkin melalui proses perceraian yang panjang, rumit dan menguras air mata. Meski cinta Anda pada mantan suami/istri telah musnah, itu bukan alasan untuk menjelek-jelekkannya di hadapan anak.

Ceritakanlah tentang hal yang baik-baik saja tentang sang mantan, meski hati akan sedikit teriris mengenang masa lalu. Beri kesempatan anak untuk menghabiskan waktu dengan mantan suami/istri Anda jika ia menginginkannya.

Cerita mitra kami
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Satu dari Tiga Balita Indonesia Berisiko Anemia Akibat Kekurangan Zat Besi, Kenali Gejalanya!
Satu dari Tiga Balita Indonesia Berisiko Anemia Akibat Kekurangan Zat Besi, Kenali Gejalanya!
Headliners Hadirkan Chaos Lab, Playground Imersif Pertama di Indonesia!
Headliners Hadirkan Chaos Lab, Playground Imersif Pertama di Indonesia!
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah

8.   Ceritakan pada saat yang tepat
Pertanyaan-pertanyaan klasik seperti ,”Mengapa aku tidak punya ayah/ibu?” atau, “Mengapa Ibu dan Ayah tidak tinggal bersama?” pasti akan meluncur dari anak Anda. Katakan saja yang sebenarnya, tapi dengan penjelasan yang sejalan dengan pola pikir anak.

Anak saya melontarkan pertanyaan ini di usia 5 tahun karena melihat teman-teman TK-nya pulang sekolah bersama ayah atau ibunya. Jawaban saya adalah, “Adek punya ayah tapi dia sudah meninggal waktu Adek masih di dalam perut Mama.”

Anak perlu memahami bahwa ia punya ayah/ ibu, tapi ia tidak bisa menemuinya karena ayah/ibunya sudah meninggal atau tinggal terpisah darinya. Pemahaman ini bertujuan agar anak tidak merasa minder karena tidak seberuntung teman-teman sebayanya.

Parents, selamat mencoba.

Baca juga : 

Beratnya jadi seorang ibu tunggal, ibu ini berbagi pengalamannya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Usia Sekolah
  • /
  • 8 Tips Membesarkan Anak Untuk Orangtua Tunggal
Bagikan:
  • 16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

    16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

  • 17 Contoh Puisi Anak SD Kelas 4 Mulai dari Tema Pahlawan, Sahabat dan Sekolah

    17 Contoh Puisi Anak SD Kelas 4 Mulai dari Tema Pahlawan, Sahabat dan Sekolah

  • Berat Badan Anak 7 Tahun yang Sehat dan Cara Menambahnya Jika Kurang

    Berat Badan Anak 7 Tahun yang Sehat dan Cara Menambahnya Jika Kurang

  • 16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

    16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

  • 17 Contoh Puisi Anak SD Kelas 4 Mulai dari Tema Pahlawan, Sahabat dan Sekolah

    17 Contoh Puisi Anak SD Kelas 4 Mulai dari Tema Pahlawan, Sahabat dan Sekolah

  • Berat Badan Anak 7 Tahun yang Sehat dan Cara Menambahnya Jika Kurang

    Berat Badan Anak 7 Tahun yang Sehat dan Cara Menambahnya Jika Kurang

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti