TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

5 Perubahan Emosi Pasca Melahirkan

Bacaan 3 menit
5 Perubahan Emosi Pasca Melahirkan

Sebagian besar wanita memandang melahirkan sebagai proses yang paling penting dalam hidupnya. Namun, banyak perubahan emosi yang terjadi pasca melahirkan.

Pasca melahirkan, ibu mengalami beberapa perubahan emosi.

Pasca melahirkan, ibu mengalami beberapa perubahan emosi.

Sebagian besar wanita memandang melahirkan sebagai proses yang paling penting dalam hidupnya, dan sebuah proses yang membuat dirinya utuh sempurna sebagai seorang wanita. Namun, banyak sekali perubahan yang terjadi pada dirinya pasca melahirkan.

Melahirkan tidak saja membawa perubahan pada fisik seorang wanita. Lebih dari itu, melahirkan merupakan proses yang merubah seluruh sendi kehidupan seorang wanita.

Perubahan emosi pasca melahirkan

1. Perubahan gaya hidup

Ketika Anda memutuskan untuk memiliki anak, ketika itu pula Anda telah menandatangani kontrak kerja seumur hidup.

Segera setelah Anda merasakan adanya detak kehidupan dalam tubuh, sejak itu pula perubahan demi perubahan akan terus berlangsung dalam kehidupan Anda.

Tidak selamanya perubahan itu diterima dengan mudah, namun ada baiknya Anda mengantisipasi sejak awal. Misalnya dengan melakukan beberapa hal sebagai berikut :

  • Menyadari tanggung jawab Anda sebagai orangtua
  • Menjalin persahabatan dengan orang-orang yang telah memiliki anak
  • Jangan terlalu membebani diri dengan tugas-tugas yang tidak penting
  • Jangan terlalu resah memikirkan penampilan
  • Usahakanlah untuk memiliki waktu istirahat yang cukup
  • Komunikasikanlah segala sesuatunya dengan pasangan dan keluarga Anda
  • Jangan menarik diri secara drastis dari kegiatan sebelumnya, melainkan lakukan secara bertahap.
  • Mintalah pertolongan orang lain bila Anda merasa membutuhkan bantuan.

Baca juga: 5 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Pasca Melahirkan

2. Baby blues

Sebanyak 70-80 persen wanita mengalami baby blues pasca melahirkan. Perasaan ini muncul karena adanya perpaduan antara kegelisahan, kelelahan dan perubahan hormonal dalam tubuh. Perasaan ini normal, meskipun pada beberapa wanita muncul lebih dalam dan kuat.

Gejala-gejala baby blues :

1. Kurang nafsu makan

2. Depresi

3. Merasa tidak berdaya

4. Menolak bayi

5. Merasa kejam

6. Merasa ingin bunuh diri

7. Tidak mau menyusui

8. Insomnia

Untuk mengatasi baby blues ini, dukungan pasangan dan keluarga amatlah besar. Dalam beberapa kasus yang berat, melibatkan psikiater merupakan pilihan yang baik.

Baca juga: Mengatasi Baby Blues dan Stres Pasca Melahirkan

3. Merasa terisolasi

Kehadiran bayi yang menggantungkan seluruh hidupnya pada keberadaan orang dewasa di sekitarnya, terutama ibu, membuat Anda merasa terjebak dalam ruang dan waktu yang tak berujung. Kondisi ini kerap membuat kehidupan Anda terputus dari dunia luar.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, salah satu langkah yang mesti Anda lakukan adalah berdamai dengan kondisi tersebut.

Cobalah untuk menikmati ritme bayi Anda. Percayalah ikatan batin yang terjalin antara bayi dan Anda amat layak untuk diperjuangkan.

4. Cemburu

Kehadiran bayi yang serta merta membuat seluruh perhatian terpusat padanya, baik dari pasangan maupun keluarga besar, kadangkala menimbulkan kecemburuan. Anda merasakan tidak lagi diperhatikan seperti sebelumnya.

Salah satu jalan keluar untuk mengatasi hal ini adalah membicarakannya dengan pasangan secara terbuka. Jelaskan keinginan dan bantuan yang Anda harapkan dari pasangan.

5. Rasa puas

Setelah menjalani minggu pertama yang melelahkan, penuh tuntutan dan menekan perasaan, biasanya akan muncul rasa puas dalam diri orangtua.

Rasa ini tumbuh dengan sendirinya seiring dengan hadirnya rasa sayang dan rasa senang melihat perkembangan yang terjadi pada bayi. Pertumbuhan dan perkembangan luar biasa yang terjadi pada bayi akan menimbulkan rasa bahagia yang memupus semua beban dalam diri Anda.

Cerita mitra kami
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah

Parents, semoga ulasan di atas bermanfaat.

Referensi : Petunjuk Lengkap Kehamilan : buku penuntun untuk calon ibu dan ayah, Phillip D. Sloane, M.D &Salli Benedict,M.Ph. Penerbit Mitra Utama, Jakarta,1997.

 

Si Kecil sudah lahir? Pantau perkembangannya dan update profil kamu sekarang di:

Baca juga artikel menarik lainnya:

Tips Seks Pasca Melahirkan untuk Para Ayah

Frustasi Pasca Melahirkan? Jangan Sia-siakan Hidup Anda

Kaki Bengkak Pasca Melahirkan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Liza P. Arjanto

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • 5 Perubahan Emosi Pasca Melahirkan
Bagikan:
  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

Layanan Pengaduan Konsumen

PT Tickled Audience Platform (theAsianparent Indonesia)

Kontak Kami Butuh bantuan? Klik.

Email kami: [email protected]

Hubungi kami: +62 21 50986309

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

WhatsApp: +62 853 1111 1010

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti