TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

13 Hal Yang Bisa Menyebabkan Kanker Payudara

1 Jul, 2015

Jumlah penderita kanker payudara semakin meningkat. Apakah penyebabnya?

Mengetahui faktor pemicu kanker payudara itu penting

Mengetahui faktor pemicu kanker payudara itu penting

Liputan6.com memuat berita mengejutkan awal Juni lalu yang menyebutkan bahwa jumlah penderita kanker payudara di Indonesia semakin meningkat setiap tahun. Apa sajakah faktor penyebabnya?
1. Menstruasi dini

1. Menstruasi dini

Wanita yang mendapat menstruasi di usia dini (sebelum 12 tahun), atau menopause di atas usia 55 tahun berpeluang menderita kanker payudara.
2.  Ras

2. Ras

Menurut American Cancer Society, wanita kulit putih (ras Kaukasia) lebih berpeluang menderita kanker payudara daripada wanita Afro-Amerika. Tapi wanita Afro-Amerika lebih beresiko menemui kematian jika menderita kanker payudara.
3. Genetik dan keturunan

3. Genetik dan keturunan

Anda punya kerabat dekat yang pernah sakit kanker payudara? Waspadalah karena Anda berpeluang mengalaminya.

Wanita dengan gen BRCA 1 dan BRCA 2 yang mengalami mutasi juga berpeluang menderita kanker payudara.

4. Menggunakan pil kontrasepsi tertentu

4. Menggunakan pil kontrasepsi tertentu

Penggunaan pil kontrasepsi atau bentuk injeksi depot-medroksiprogesteron asetat juga beresiko menimbulkan kanker payudara.
5. Usia lanjut

5. Usia lanjut

Resiko kanker payudara menjadi lebih besar seiring dengan bertambahnya usia Anda.
6. Mengalami gangguan pada payudara

6. Mengalami gangguan pada payudara

Beberapa wanita yang mengalami gangguan atau masalah pada payudaranya juga beresiko menderita kanker payudara.

Segera periksakan diri Anda jika terdapat benjolan pada payudara, payudara sering terasa sakit, atau puting terluka padahal Anda tidak sedang menyusui. Wanita yang pernah mengalami mastitis di masa menyusui juga berpeluang menderita kanker payudara.

7. Gaya hidup tidak sehat

7. Gaya hidup tidak sehat

Wanita yang sering minum alkohol sangat berpeluang menderita kanker payudara. Demikian juga wanita yang mengalami obesitas sesudah masa menopause.
8. Jaringan payudara padat

8. Jaringan payudara padat

Jaringan payudara padat artinya ada lebih banyak kelenjar dalam payudara dibandingkan jaringan lemak. Kondisi ini juga memicu timbulnya kanker payudara.
9. Tidak memiliki atau terlambat punya anak

9. Tidak memiliki atau terlambat punya anak

Anak Anda lebih dari satu? Berbahagialah karena peluang Anda menderita kanker payudara semakin kecil.

Sebaliknya, kanker payudara sangat mungkin menjangkiti perempuan yang tidak memiliki anak, atau melahirkan anak pertama setelah melewati usia 30 tahun.

10. DES

10. DES

Wanita yang mendapat paparan DES (dietilstilbestrol) pada masa kehamilannya sangat mungkin terjangkit kanker payudara.

DES adalah semacam hormon estrogen sintetis yang diberikan pada ibu hamil yang pernah keguguran dengan tujuan melindungi kandungan. Namun hormon ini sudah tak lagi dianjurkan oleh para dokter di Amerika sejak tahun 1971.

11. Terapi hormon

11. Terapi hormon

Terapi hormon progesteron dan estrogen digunakan untuk meringankan gejala awal menopause seperti demam dan keringat dingin. Akan tetapi terapi ini juga dapat memicu kanker payudara.
12. Tidak menyusui

12. Tidak menyusui

Kabar gembira buat para ibu pro ASI karena Anda mungkin tidak akan menderita kanker payudara.
13. Riwayat kanker payudara

13. Riwayat kanker payudara

Kanker yang menyerang salah satu payudara kemungkinan juga akan menyerang payudara lainnya.
Selanjutnya
img

Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • 13 Hal Yang Bisa Menyebabkan Kanker Payudara
Bagikan:
  • Efek Samping Pakai Kondom, Apakah Memengaruhi Performa Seks?

    Efek Samping Pakai Kondom, Apakah Memengaruhi Performa Seks?

  • 3 Ciri Flu Singapura Sudah Sembuh yang Terlihat Jelas

    3 Ciri Flu Singapura Sudah Sembuh yang Terlihat Jelas

  • 150 Ayat Alkitab yang Bagus untuk Doa Bersyukur dan Peneguhan Iman

    150 Ayat Alkitab yang Bagus untuk Doa Bersyukur dan Peneguhan Iman

  • Efek Samping Pakai Kondom, Apakah Memengaruhi Performa Seks?

    Efek Samping Pakai Kondom, Apakah Memengaruhi Performa Seks?

  • 3 Ciri Flu Singapura Sudah Sembuh yang Terlihat Jelas

    3 Ciri Flu Singapura Sudah Sembuh yang Terlihat Jelas

  • 150 Ayat Alkitab yang Bagus untuk Doa Bersyukur dan Peneguhan Iman

    150 Ayat Alkitab yang Bagus untuk Doa Bersyukur dan Peneguhan Iman

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti