TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kasus viral Anak ditendang di playground oleh orang dewasa, bisakah dipidanakan?

Bacaan 4 menit
Kasus viral Anak ditendang di playground oleh orang dewasa, bisakah dipidanakan?

Baru-baru ini jagad media sosial dihebohkan oleh video viral anak ditendang di playground. Apa yang sebaiknya dilakukan jika mengalami hal ini?

Baru-baru ini jagad media sosial dihebohkan oleh video viral anak ditendang di playground. Dalam video tersebut memperlihatkan seorang bapak yang menendang punggung bocah lelaki yang sedang bermain ayunan. Bocah lelaki tersebut sebelumnya tanpa sengaja mengenai puteri sang bapak hingga jatuh.

Tidak terima puterinya terkena ayunan, sang bapak akhirnya bersikap reaktif dengan menendang punggung anak lelaki yang masih sedang bermain hingga lebam.

Melihat anak lelakinya menjadi korban kekerasan, sang ibu pun tidak terima. Peristiwa yang terjadi di Mal Kelapa Gading ini pun akhirnya pun berujung dengan perseteruan.

Dalam video viral anak ditendang di playground ini, sang ibu langsung mengungkapkan bahwa dirinya tidak terima anak lelakinya ditendang seenaknya. “Ya, namanya di area playground awasi anak Anda dengan baik. Jangan tendang, bisa diomongkan, lagian saya tidak pernah main tendang sama anak,” ujar sang ibu dalam video tersebut.

Bukannya menyesal, bapak berinisial J ini justru membalas dengan mengatakan “Anak ibu main ayunan ngawur begini-begini. Anakmu awasi juga, anakmu juga dijaga, anak saya bayi”.

Video viral anak ditendang di playground ini pun akhirnya mengundang beragam respon dari warga net. Banyak yang menyayangkan tindakan bapak yang menendang anak lelaki.

Sebagai orangtua, sang bapak dianggap idealnya bisa mengelola emosi dengan baik, jangan sampai melakukan tindak kekerasan hingga merugikan dan melukai orang lain.

Pertanyaan yang muncul kemudian, bisakah kasus anak ditendang di playground ini dipidanakan?

Dikutip dari laman Hukum Online, saat melihat melihat anaknya mendapatkan tindakan kekerasan atau penganiayaan dari orang lain, orangtua memang wajib untuk memberikan perlindungan.

Artinya, melaporkan tindakan tersebut pada pihak berwenang merupakan langkah yang tepat. Contohnya seperti peristiwa yang terekam dalam video viral anak ditendang ini.

Hal ini sudah sesuai dengan pengaturan Pasal 13 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (“UU Perlindungan Anak”) sebagaimana yang telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (“UU 35/2014”) yang menyatakan bahwa setiap anak selama dalam pengasuhan orang tua, wali, atau pihak lain mana pun yang bertanggung jawab atas pengasuhan, berhak mendapat perlindungan dari perlakuan:

a. diskriminasi;

b. eksploitasi, baik ekonomi maupun seksual;

c. penelantaran;

d. kekejaman, kekerasan, dan penganiayaan;

e. ketidakadilan; dan

f. perlakuan salah lainnya.

Pasal 76C UU 35/2014 yang berbunyi, “Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan Kekerasan terhadap Anak,” juga semakin menegaskan bawha penganiayaan terhadap anak sudah diatur secara khusus di pasal ini.

KPI memberikan respon video viral anak ditendang di playground

Menanggapi video viral anak ditendang di playground, Komisi Perlindungan Anak Indonesa (KPAI) pun menilai bahwa orangtua memang tidak pantas untuk membalas perlakukan anak kecil dengan tindakan kekerasan.

Ketua KPAI, Susanto menilai bahwa peristiwa seperti ini seharusnya bisa diselesaikan dengan baik. “Hemat saya tak seharusnya orang tua melakukan perlawanan dengan cara kekerasan. Harus diselesaikan dengan baik-baik,” ujar Susanto kepada detikcom.

Menjaga pentingnya keselamatan anak saat bermain

Kecelakan hingga menyebabkan luka dan cedera memang bisa terjadi di mana pun juga, termasuk saat anak bermain di area play ground.

Untuk memastikan keamanan anak, tentu Parents wajib mengawasi setiap saat. Dilansir dari laman SehatQ, ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam menjaga keselamatan anak di taman bermain.

Perhatikan pakaian anak
Minta anak untuk memakai pakaian yang nyaman dan  tanpa taliuntuk mencegah terjadinya risiko terjebak pada peralatan bermain sehingga secara tidak sengaja mencekik anak.

Gunakan tabir surya
Jika pilihannya bermain di area outdoor, jangan lupa berikan tabir surya untuk melindungi kulitnya dari sengatan matahari.

Selalu dekat dengan anak
Tetaplah dekat dengan anak saat ia bermain. Jangan sampai lengah atau justru asik bermain ponsel. Terlebih lagi jika memang si kecil masih balita.

Pilihkan alat permainan yang tepat
Bantu anak memilih alat permainan yang sesuai dengan usianya. Jangan sampai permainannnya justru berisiko dan membahayakan anak. Termasuk mengingatkan anak untuk tidak bermain secara berlebihan.

Pastikan alat permainan aman
Hal lain yang tak kalah penting, pilih alat permainan yang segala komponennya terpasang dengan baik dan memenuhi standar keselamatan untuk memastikan keamanannya.

Perhatikan permukaan di bawah alat permainan
Pastikan bahwa permukaan tempat anak bermain tidak keras dan kasar sehingga jika anak terjatuh, maka ia akan mendarat di atasnya dengan aman.

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Ajarkan anak menggunakan alat permainan dengan benar
Sebelum memilih permainan, jangan sampai lupa untuk memberikan informasi sedetail mungkin bagaimana cara ia bermain. Langkah ini perlu dilakukan untuk mencegah anak cedera.

Latih anak untuk bersabar
Bermain di area playground tentu saja tidak sendirian. Banyak anak-anak lain yang ingin menikmati permainan dan fasilitas yang disediakan. Untuk itu jangan lupa untuk melatih anak untuk bersabar dan belajar antre.

Semoga peristiwa peristiwa seperti yang terekam dalam video viral anak ditendang ini bisa memberikan pelajaran penting bagi kita semua, ya, Parents.

Baca juga :

6 Jenis Kekerasan Emosional pada Anak yang Dilakukan Orangtua Narsis

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kasus viral Anak ditendang di playground oleh orang dewasa, bisakah dipidanakan?
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti