Anak jatuh dari jendela apartemen saat main sendirian, begini kronologinya

lead image

Video kecelakaan ini memperlihatkan detik-detik anak jatuh dari apartemen.

Sebuah peringatan bagi orangtua agar tidak meninggalkan anak seorang diri. Hal ini tentu saja terkait untuk menghindari risiko kecelakaan anak yang semakin meningkat. Video kecelakaan anak jatuh dari apartemen ini jadi peringatan buat Parents!

Rasanya, sudah puluhan kali theAsianparent menuliskan kisah atau berita yang menampilkan video kecelakaan anak. Harapannya, kesadaran orangtua untuk menjaga keamaaan anak semakin meningkat. Dengan begitu, tragedi seperti ini bisa berkurang.

Belum lama ini sebuah video kecelakaan anak kembali membuat banyak Parents khawatir. Seorang anak terjatuh ketika sedang bermain di jendela apartemen.

Dalam rekaman video kecelakaan ini memperlihatkan ada seorang gadis cilik berusia enam tahun yang tiba-tiba saja keluar dari jendela apartemennya.

Pada mulanya ia hanya duduk di titian jendela tersebut. Kemudian ia perlahan keluar jendela hingga akhirnya bergelantungan di pinggir jendela sambil mencengkram titian jendela.

Sayangnya, ia tidak berhasil diselamatkan karena tak lama gadis kecil ini terjatuh dari ketinggian apartemen beberapa lantai.

Dalam video kecelakaan tersebut, dapat terlihat bahwa posisi anak tersebuat memang berada sebuah apartemen dengan posisi yang cukup tinggi. Setelah ditelusuri ternyata kamarnya di lantai 6 dengan ketinggian 16 m di atas tanah.

Video singkat ini sempat menjadi viral. Warganet pun banyak menyuarakan keprihatinan akan peristiwa anak kecelakaan ini. 

Orang-orang menduga bahwa anak tersebut hanya seorang diri di rumah sendiri. Karena merasa bosan, menuntunnya untuk menantang dirinya sendiri dengan cara berbahaya ini.

toddler falls from balcony 2 Anak jatuh dari jendela apartemen saat main sendirian, begini kronologinya

Gadis kecil itu tidak berpikir akan bahaya keluar dari jendela. Di mana ada dugaan bahwa dirinya mungkin berpikir itu semua adalah permainan yang mengasyikkan, mendorong dirinya di luar jendela, dan percaya dia bisa bertahan di pagar jendela.

Setelah beberapa saat bergelantungan, ia pun terlihat ingin mencoba untuk kembali masuk apartemen. Sayangnya, naik ke dinding yang tinggi – terutama untuk anak berusia 6 tahun, tentu belum kuat.

Sehingga akan sangat sulit untuk mengangkat dirinya sendiri dan menaiki jendela dengan mengandalkan kekuatan tangan.

Malangnya, gadis cilik ini tidak dapat naik kembali ke dalam apartemen.

Satu-satunya saksi adalah tetangganya, yang merekam kejadian itu. Sampai artikel ini dibuat, belum ada keterangan apakah mereka sempat memanggil layanan darurat atau pihak keamanan untuk mencoba menyelamatkan anak tersebut.

Peristiwa anak kecelakaan dari apartemen memang kerap terjadi. Padahal, hal ini sebenarnya bisa dihindari jika anggota keluarga memang memerhatikan segi keamanan. Dan tentu saja berada di sekitar dan selalu mengawasi.

Baca juga: Detik-detik seorang ibu korbankan nyawa agar anaknya selamat dari kebakaran

Anda dapat menonton video lengkap di bawah ini sesuai kebijaksanaan Anda.

PERINGATAN: Video kecelakaan ini mengandung konten yang sensitif

Artikel terkait : Balita jatuh dari lantai 6 sebuah apartemen akibat kelalaian orangtua

Tips mencegah kecelakaan anak jatuh dari apartemen

1. Memasang teralis atau palang di jendela

Bila Anda tinggal di gedung tinggi, pastikan memasang teralis di jendela sehingga anak tidak akan keluar melewatinya. Atau, bila Anda punya balkon dengan pintu geser, pastikan tertutup rapat dan terkunci selama orangtua tidak berada di dekat anak.

2. Kunci pintu dan jendela setiap saat

Meskipun Anda tidak tinggal di apartemen, mengambil tindakan pencegahan tetap harus dilakukan. Saat anak berada di rumah dan Anda tidak bisa mengawasinya setiap saat, pastikan semua pintu dan jendela selalu tertutup rapat dan terkunci.

3. Jangan meletakkan perabotan dekat jendela

Anak-anak selalu penuh rasa ingin tahu. Mereka akan naik ke perabotan atau benda apapun yang menarik perhatiannya. Karena itu, pastikan agar Anda tidak menaruh benda apapun di dekat jendela. Hal ini untuk menghindari anak merangkak ke jendela.

4. Jangan pernah meninggalkan anak Anda sendirian di dekat jendela

Jangan pernah meninggalkan anak Anda yang masih bayi atau balita di dekat jendela sendirian, walaupun hanya sebentar. Musibah bisa terjadi hanya dalam hitungan menit.

Bila ada keperluan di ruangan lain, bawalah anak Anda atau tempatkan dia agak jauh dari jendela di area yang lebih aman.

5. Jauhkan barang mudah pecah dari jangkauan anak

Benda berat seperti mainan berukuran besar jika jatuh atau terbanting juga bisa memecahkan benda yang terbuat dari kaca. Selain mewaspadai risiko anak jatuh dari ketinggian, Parents juga harus berhati-hati agar anak tidak terluka akibat pecahan kaca.

6. Pastikan pengasuh atau ART Anda tahu tindak pencegahan dan aturan keselamatan di rumah

Bila Anda memiliki ART atau pengasuh, atau sering menitipkan anak di daycare, pastikan aturan keamanan yang Anda terapkan juga diterapkan oleh mereka.

 

Disadur dari artikel Kevin Wijaya Oey, theAsianParent Singapura

Baca juga :

Video Mendebarkan! Anak 4 Tahun Tersangkut dan Nyaris Jatuh Dari Lantai 4