Ini 7 teknik aman ajarkan bayi berenang sejak dini (disertai VIDEO)

lead image

Ajarkan bayi berenang sejak dini, kenapa nggak?

Anak Bunda senang bermain air? Coba deh sejak dini ajak ia ke kolam renang untuk memperkenalkannya dan menumbuhkan minatnya untuk berenang. Bicara soal ajak bayi Anda berenang, Simply Swim ajarkan teknik menarik nih melalui video bayi berenang yang diunggahnya melalui YouTube dan dibawakan oleh Victoria dari PuddleDuck.

Menurut Victoria, kira-kira ada 8 teknik penting untuk memperkenalkan bayi untuk berenang. Simak ya, Bun!

Video bayi berenang: 8 teknik perkenalan berenang untuk anak sejak dini

Video bayi berenang #1 teknik masuk ke kolam renang yang aman

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/08/video bayi berenang 1.jpg Ini 7 teknik aman ajarkan bayi berenang sejak dini (disertai VIDEO)

Sumber: SimplySwim

Ketika hendak membawa bayi Anda untuk berenang, satu hal yang harus diingat adalah jangan pernah membawa bayi Anda langsung masuk ke kolam renang secara langsung maupun melalui tangga dengan menggendongnya (apalagi tanpa pengaman). Sebab jika Bunda terpeleset selagi menggendong si kecil, ia juga akan ikut terjatuh. Hal ini dapat menimbulkan trauma baginya.

Rekomendasi Victoria adalah dengan membawa matras atau karpet kecil (yang tidak licin dan harus dibasahi terlebih dahulu) kemudian diletakkan di pinggir kolam dan taruhlah bayi di situ sebelum Bunda memasuki kolam renang. 

Kenapa harus dibasahi? Agar bayi nggak kaget sama perubahan suhu udara dari panas ke dingin, Bun. Pastikan juga posisi bayi Anda ke arah yang tepat, yaitu posisi kaki ke arah air dan kepala di arah yang berlawanan.

Ketika Bunda turun ke kolam renang, pegang tubuh bayi dengan satu tangan (lebih baik tangan kanan) untuk mencegahnya berguling ke kanan atau ke kiri.

Lalu saat Bunda hendak mengangkat bayi, pastikan tangan Bunda masuk dari belakang ketiak dan menopang lehernya.

Setelah itu perlahan bawa bayi masuk ke dalam air karena dengan posisi tadi Bunda akan lebih memiliki kontrol ketika menggendongnya di dalam air. Putar posisi gendongan hingga si kecil membelakangi Bunda.

Jika Bunda berenang bersama Ayah, jangan pernah bergantian menopang bayi dengan memberikan si kecil ke Ayah melalui atas air atau melalui udara karena akan rawan tergelincir.

Video bayi berenang #2 Teknik mengayun dan bermain di dalam air

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/08/video bayi berenang 2.jpg Ini 7 teknik aman ajarkan bayi berenang sejak dini (disertai VIDEO)

Sumber: SimplySwim

Jika Parents sudah tahu bagaimana teknik aman untuk masuk ke dalam kolam renang. Teknik kedua yang harus Anda pahami adalah mengayun dan bermain di dalam air kolam renang. 

Satu hal yang harus diperhatikan adalah posisi tangan Bunda harus tetap menopang leher dan punggung bayi ketika bermain di dalam air. Taruh satu tangan di belakang lehernya, sementara tangan yang satu lagi di bokong arah punggung. Sehingga Bunda dapat mengontrol gerakan mengayun bayi di dalam air.

Tidak semua bayi memiliki reaksi yang sama akan air, jadi pada fase ini Bunda harus betul-betul perhatikan apakah bayi senang bermain di dalam air dengan posisi mengayun seperti yang dilakukan saat ini?

Victoria merekomendasikan untuk mengayun bayi hingga posisi setengah duduk. Tatap mata bayi saat melakukan ayunan ini, sebab kegiatan ini juga akan meningkatkan ikatan yang terjalin antara Bunda dan bayi.

Video bayi berenang #3 Teknik bernapas di dalam air

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/08/video bayi berenang 3.jpg Ini 7 teknik aman ajarkan bayi berenang sejak dini (disertai VIDEO)

Sumber: SimplySwim

Teknik pernapasan ini akan sangat penting untuk diperagakan di depan bayi Anda. Sebab teknik utama dalam berenang adalah pernapasan. Bayi harus paham akan teknik ini sejak dini, ia harus tahu bahwa bernapas tidak hanya bisa dilakukan di udara namun juga di dalam air.

Untuk mengajarkan teknik ini, Bunda harus menggendong bayi menghadap wajah Bunda. Lalu perlahan berikan contoh bernapas di dalam air hingga ada gelembung air yang keluar mengarah ke posisi bayi. Ingat, pelan-pelan saja ya Bun!

Untuk usia dini, mereka nggak akan langsung bisa belajar bernapas di dalam air. Namun ketika mereka telah beranjak sedikit lebih besar, mereka akan meniru apa yang telah Bunda ajarkan. 

Jika bayi sudah memiliki kontrol yang baik terhadap lehernya (dapat mengangkat lehernya sendiri), cobalah untuk ulangi lagi teknik tadi dengan menopangnya di bagian dada hingga ke perut atas. Buatlah kegiatan ini se-fun mungkin agar bayi dapat mengingatnya setelah beranjak sedikit lebih besar kelak.

Video bayi berenang #4 Teknik menendang air

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/08/video bayi berenang 4.jpg Ini 7 teknik aman ajarkan bayi berenang sejak dini (disertai VIDEO)

Sumber: SimplySwim

Teknik ini tentu sangat baik untuk gerak motorik bayi Anda. Untuk melakukan teknik satu ini, pastikan kepala si kecil tertopang dengan baik. Lebih baik bayi menghadap ke depan, jadikan bagian dada Bunda sebagai topangan kepalanya.

Perlahan peganglah kedua kakinya lalu buat gerakan tendangan bergantian, sebagai improvisasi Bunda dapat melakukan gerakan ini sambil menyanyikan lagu favorit bayi agar ia merasa nyaman.

Selain belajar menggerakkan ototnya, dengan gerakan ini bayi juga dapat belajar untuk mendorong badannya di air menggunakan kakinya.

Video bayi berenang #5 Teknik menggerakkan kedua tangan di dalam air

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/08/video bayi berenang 5.jpg Ini 7 teknik aman ajarkan bayi berenang sejak dini (disertai VIDEO)

Sumber: SimplySwim

Pertama-tama yang harus dilakukan adalah menggendong bayi dengan tangan melingkari dadanya, sehingga punggungnya dapat tertopang di dada Bunda dan tubuh bagian depan si kecil juga ditopang dengan satu tangan Bunda.

Kemudian Bunda dapat menggerak-gerakkan sebelah tangan bayi secara perlahan ke dalam air hingga menghasilkan cipratan air kecil.

Dengan gerakan ini, Bunda dapat mengajarkan si kecil bahwa cipratan air yang mengenai wajahnya merupakan hal yang normal dan wajar ketika ia berenang. Selain itu, bayi juga akan belajar bagaimana menopang tubuhnya agar seimbang di dalam air dengan mengecipakkan tanggannya ke dalam air.

Video bayi berenang #6 Teknik berenang dan mengapung di atas air

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/08/video bayi berenang 6.jpg Ini 7 teknik aman ajarkan bayi berenang sejak dini (disertai VIDEO)

Sumber: SimplySwim

Dalam teknik ini, Bunda hanya perlu menopang ketiak dan dada bayi dengan tubuhnya menghadap ke air. Bunda dapat berjalan mundur dan mulai tarik perlahan si kecil agar seakan-akan ia mengapung di dalam air. Teknik ini juga dapat merekatkan ikatan Bunda dengan bayi, lho!

Jangan lupa senyum ke arah si kecil ya Bun, agar ia tak merasa khawatir atau ketakutan saat Bunda menariknya ke depan. Senyuman Bunda akan membantu bayi agar merasa lebih rileks ketika di dalam air.

Jika anak Bunda sudah kuat mengangkat kepalanya sendiri, Bunda dapat menopangnya hanya di bagian dada. Opsi lainnya, Bunda juga dapat menopang si kecil di dada Bunda. Pada posisi ini, si kecil juga mengapung namun dengan badan ke arah yang berlawanan dari air.

Video bayi berenang #7 Teknik mengangkat dan mengeluarkan bayi dari kolam renang

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/08/video bayi berenang 7.jpg Ini 7 teknik aman ajarkan bayi berenang sejak dini (disertai VIDEO)

Sumber: SimplySwim

Teknik ini kurang lebih sama dengan teknik memasukkan bayi Anda ke dalam air seperti yang sudah dijelaskan di awal. Bunda harus persiapkan karpet atau matras/alas yang tadi dipakai untuk membawa bayi Anda ke dalam air.

Kemudian Bunda bisa menggendongnya dengan kepala menghadap wajah Bunda, angkat bayi dengan posisi persis seperti saat ia masuk ke dalam air tadi. 

Jika Bunda berenang tanpa ditemani Ayah atau sendirian, Bunda tetap harus menjaga si kecil dengan satu tangan saat memanjat keluar kolam renang.

Namun jika Bunda berenang dengan Ayah atau orang lain yang menemani, Bunda dapat meminta pertolongan mereka untuk menjaga bayi lalu menggendong si kecil ke dada mereka yang hangat dan kering dari air.

Gimana Bun, sudah siap ajarkan si kecil berenang sejak dini?