TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mau mencoba veneer gigi? Ini saran dokter gigi sebelum melakukannya

Bacaan 3 menit
Mau mencoba veneer gigi? Ini saran dokter gigi sebelum melakukannya

Sebelum mencobanya, cari tahu dulu manfaat dan risiko veneer gigi berikut ini!

Bagi sebagian orang, memiliki gigi berantakan dengan warna yang menguning menjadi sebuah mimpi buruk. Kabar baiknya, di era modern seperti sekarang memperbaiki penampilan gigi mudah dilakukan. Salah satunya lewat veneer gigi.

Veneer gigi merupakan prosedur medis yang dilakukan untuk memperbaiki penampilan dengan cara menempelkan veneer di bagian depan gigi.

Dijelaskan drg. Andy Wirahadikusumah Sp. Pros., Prosthodontist, veneer ini tentu saja memiliki banyak manfaat namun tentu saja perlu dikerjakan dengan baik dan benar.

“Intinya mengapa gigi diveneer, agar terlihat cantik dan sehat,” ujarnya saat saya jumpai di acara diskusi ‘Smile Revolution yang diselenggarakan oleh Unilever.

Dengan melakukan prosedur yang satu ini, terbukti bisa menutupi kecacatan pada gigi, seperti bentuk, warna, dan ukuran gigi yang tidak sesuai dengan keinginan pasien. Umumnya, veneer terbuat dari resin atau porselen, dan menempel secara permanen pada gigi. 

Artikel terkait: Penyebab gigi sensitif ternyata dipicu dari hal sepele, ini penjelasan dokter gigi!

veneer gigi

Manfaat kesehatan veneer gigi

Selain karena manfaat estetika, alias membuat seseorang lebih terlihat cantik, veneer punya manfaat lain untuk kesehatan gigi.

WebMD menjelaskan kalau secara rutin veneer dapat digunakan untuk memperbaiki:

  • Gigi yang berubah warna – baik karena perawatan saluran akar; noda dari tetrasiklin atau obat lain, fluoride berlebihan atau penyebab lain; atau adanya tambalan resin besar yang telah menghitamkan gigi
    Kerusakan atau patah pada gigi
  • Rongga antar gigi terlalu jauh atau tidak seragam
  • Gigi yang tidak selaras, tidak rata, atau berbentuk tidak teratur (misalnya, memiliki kawah atau tonjolan di dalamnya)
  • Untuk menutup celah gigi atau ruang di antara gigi-gigi

Tak hanya memiliki manfaat dari segi estetika, drg. Andy juga menandaskan bahwa veneer gigi juga memiliki manfaat psikologis.  

“Selain estetik, yang pasti nomor satu psikologis, dengan gigi lebih putih dan cantik, dia akan lebih percaya diri dan kehidupan sosialnya baik. Kedua, kalau memang kasusnya veneer, tadinya giginya kurang rata, berjejal-jejal, kalau dibiarkan dampaknya buruk, makanan terselip dan susah dibersihkan, dengan veneer bisa membantu memperbaiki posisi gigi,” ungkap drg. Andy.

Artikel terkait: Sakit gigi saat hamil rentan terjadi, ini cara mengatasinya

Risiko veneer gigi

Walaupun demikian, dikatakan drg. Andy bahwa sama dengan tindakan medis atau estetika lainnya, veneer pun memiliki risiko yang mungkin dialami. Terutama bagi seseorang terlalu sering melakukan veneer, dan mengabaikan keluhan setelah melakukan veneer. 

“Tapi ada beberapa kasus, sebenarnya memang tidak perlu diveneer, tapi karena tren jadi ikut-ikutan saja. Sebenarnya giginya sudah bagus, cantik dan sehat, akhirnya pengasahan yang dilakukan pada gigi yang sehat jadi lebih banyak, sehingga terkena lapisan yang kita sebut dentin, hal ini kemudian berisiko membuat gigi jadi lebih sensitif,” tandasnya.

drg. Andy menegaskan bahwa prosedur veneer tidak akan berisiko apabila dilakukan dengan prosedur yang benar dan dengan frekuensi yang normal. Normal di sini bisa diartikan ketika gigi sudah rapih, sudah rata, dan tidak bisa ditambahan lagi tingkatan putihnya. 

“Jadi kalau memang gigi sudah rapi, sudah lebih putih, tidak perlu dilakukan berulang-ulang kali,” tegasnya. 

Maka perlu dipastikan, apakah memang perlu diveneer atau tidak. Artinya kalau gigi sudah berubah warna kekuningan, atau mungkin sudah pernah di tambal semua giginya, boleh dilakukan.

“Risikonya, misalkan kalau habis diveneer, kok, gigi ngilu sedikit, tapi dibiarkan, padahal gigi sensitif itu bisa jadi indikator kita kalau ada sesuatu yang harus diperbaiki. Kalau dibiarkan dalam waktu lama, mungkin bisa menjadi infeksi di giginya, kalau infeksi perawatannya akan lebih kompleks,” tutup drg. Andy.

Dengan mengetahi manfaat serta risiko veneer, idealnya sebelum melakukannya lakukan konsultasi dengan dokter gigi terlebih dahulu, ya. 

 

 

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Referensi: WebMD

Baca juga: 

Apa Kata Dokter tentang Bleaching Gigi?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Mau mencoba veneer gigi? Ini saran dokter gigi sebelum melakukannya
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti