Mulai Usia Berapa Balita Bisa Bernyanyi?

Mulai Usia Berapa Balita Bisa Bernyanyi?

Senang bernyanyi untuk si kecil? Cari tahu kapan balita bisa bernyanyi bersama, dan bagaimana caranya untuk mendorong mereka agar senang bernyanyi.

Melihat perkembangan si kecil yang pesat tentu merupakan hal yang membahagiakan bagi Bunda. Mulai dari perkembangan saat si kecil mulai mengoceh hingga balita bisa bernyanyi.

Kapan balita bisa bernyanyi?

Pada usia 22-24 bulan, anak-anak memang belum bisa meniru nada-nada dengan tepat dalam lagu-lagu yang didengar, namun mereka menikmati mendengarkan suara mereka sendiri dan bereksperimen dengan titik nada yang berbeda.

Jadi seringkali yang Parents dengar adalah lagu yang cukup familiar tapi dengan nada yang meluncur dari rendah ke tinggi, tinggi ke rendah, berulang kali.

Dan karena balita pada usia ini tidak dapat mejaga irama, lagu yang mereka tiru akan tidak memiliki irama yang teratur. Namun tentunya tetap enak di telinga kita, para orangtua.

Pada usia dua tahun ke atas, anak-anak yang sering mendengarkan musik cenderung akan bernyanyi sambil berbicara. Beberapa anak bahkan bisa lancar bernyanyi tapi belum bisa atau mau bicara.

Sebagian besar anak-anak mulai bisa bernyanyi dengan baik pada usia 3 tahun.

Bagaimana cara agar balita bisa bernyanyi? simak cara mengenalkan musik pada anak di halaman berikut.

Mengenalkan musik pada anak

Waktu yang paling sensitif untuk mengenalkan musik pada anak-anak adalah pada tahun-tahun pertama kehidupan mereka.

Tiga tahun pertama kehidupan anak juga ideal untuk mengembangkan kemampuan pendengaran dan keterampilan berbicara.

Untuk itu, menjadi pendengar musik secara pasif penting untuk dimulai sedini mungkin. Misal saat sedang mengendarai mobil, bermain, atau bahkan mandi.

Ketika anak sudah lebih besar, bantulah untuk menikmati musik secara aktif, dengan cara melakukan gerakan-gerakan sesuai irama atau ikut bermain instrumen-instrumen sederhana.

Sering-seringlah menyanyikan lagu-lagu anak, dan dorong kreativitasnya dengan membuat lagu sendiri. Misalnya ketika sedang memasak, narasikan kegiatan tersebut dalam nyanyian.

Hal tersebut juga bisa membantu anak menambah kosakatanya.

Lengkapi mainan anak dengan alat-alat musik sederhana seperti ukulele, xylophone, kendang, atau instrumen lain untuk mendorong anak bernyanyi bersama sambil bermain.

Menurut Montessori World Educatiotal Institutesemua orang lahir dengan kemampuan untuk belajar musik. Namun keterampilan tersebut harus terus dipupuk.

Jadi, nyalakanlah radio di mobil dan bernyanyi sambil masak atau bersih-bersih rumah. Jika si buah hati melihat orangtuanya senang bernyanyi, ia pun akan terbiasa untuk bernyanyi.

 

Referensi: oureverydaylife, whattoexpect, babycenter.

Baca juga:

Mendengarkan Musik Sambil Belajar Tingkatkan Efektivitas Belajar

Tips Memilih Kursus Musik Untuk Anak

 

 

 

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner