Tips Mengatasi Anak Cengeng

Tips Mengatasi Anak Cengeng

Si Kecil sebentar-sebentar menangis dan merajuk? Segera redakan tangisnya dengan tips mengatasi anak cengeng berikut ini!

Kontrol emosi Anda supaya berhasil mengatasi anak cengeng.

Kontrol emosi Anda supaya berhasil mengatasi anak cengeng.

Mengatasi anak cengeng sebelum terlambat

Waktu Si Buah Hati masih bayi, kita menganggap maklum jika mereka sering menangis. Mereka belum bisa mengatakan apa yang mereka inginkan atau rasakan. Namun ketika mereka sudah sedikit besar (memasuki usia 3-4 tahun), kita menganggap tangisan mereka sangat mengganggu telinga dan melabeli mereka sebagai anak cengeng.

Untuk dapat mengatasi anak cengeng, pertama-tama kita harus mengetahui penyebab mengapa air mata mereka mudah sekali menetes. Apakah ini karena sifat mereka yang cenderung sensitif, atau sekedar ingin mendapatkan perhatian dari Anda. Atau, jangan-jangan anak menjadi cengeng karena pola pengasuhan yang kurang tepat.

Anak yang terlalu dilindungi dan tidak dibiarkan mengatasi problemanya sendiri bisa tumbuh menjadi anak cengeng. Demikian pula halnya dengan anak yang kurang bersosialisasi dengan teman sebayanya. Anak mudah menangis karena mereka merasa ragu dengan kemampuannya sendiri, atau takut terhadap sesuatu yang belum terjadi.

'Sakitnya tuh di sini, Ma.'

‘Sakitnya tuh di sini, Ma.’

Mengatasi anak cengeng harus segera dilakukan begitu Anda menyadari kecenderungan ini dalam karakter anak. Jangan menganggap sepele karakter cengeng anak, karena jika dibiarkan bukan tidak mungkin anak akan mengalami banyak hambatan di masa dewasa, baik ketika mereka memasuki dunia kerja maupun berkeluarga.

Tips mengatasi anak cengeng

Lalu apa yang harus kita lakukan untuk mengontrol emosi Si Kecil? Anda bisa mencoba menerapkan beberapa cara berikut ini.

1. Kenali sejak dini
Tak ada seorang pun di dunia ini yang mengenali karakter manusia selain orang tuanya sendiri, terutama ibu. Anda diharapkan dapat mengetahui arah perkembangan karakter anak sejak ia mulai berusia satu atau dua tahun, agar dapat menentukan pola pengasuhan yang tepat untuknya. Anak dengan karakter cengeng mudah dikenali pada usia ini, apalagi jika ia adalah anak bungsu.

2. Jangan terpancing emosi
Ini adalah kesalahan umum yang dilakukan para orang tua ketika berusaha menghentikan tangisan si anak cengeng. Para orang tua mengira bentakan atau hardikan akan dapat mengatasi anak cengeng. Namun apa yang terjadi? Seringkali tangisan anak makin menjadi-jadi dan semakin pusing tujuh kelilinglah Anda dibuatnya.

Tanamkan dalam pikiran bahwa Andalah ‘boss’ bagi Si Kecil, apapun yang Anda lakukan atau katakan akan ditiru olehnya. Jadi sebaiknya Anda  mampu mengontrol emosi diri sendiri dulu untuk bisa mengatasi anak cengeng dengan lebih mudah.

3. Menangis bukan kesalahan
Sebelum Anda dapat mengatasi anak cengeng, ingatlah selalu bahwa tangisan mereka bukan suatu kesalahan. Menangis adalah reaksi umum seorang anak ketika mereka tak dapat menemukan kata-kata yang cocok untuk mengungkapkan perasaannya.

Demikian juga seorang anak laki-laki yang sering menangis, janganlah mereka kita vonis sebagai ‘anak laki-laki lemah’ atau ‘bencong’. Pemberian stigma semacam ini hanya akan membuat mereka merasa rendah diri dan hal ini tak baik untuk perkembangan psikis mereka.

4. Tingkatkan sosialisasi
Seperti yang telah saya sebut di atas, anak mudah menangis karena mereka tak memiliki kepercayaan terhadap diri sendiri. Atasilah hal ini dengan membiarkan mereka bermain dengan teman-teman sebaya di sekitar rumah, atau mendaftarkan mereka dalam berbagai kursus yang ia sukai.

Alasan mengapa sosialisasi dapat mengatasi anak cengeng adalah karena anak dapat melihat bagaimana teman-teman sebayanya bersikap. Dari mereka ia akan belajar bagaimana cara mengungkapkan isi hati dengan tanpa menangis.

5. Aktivitas olah raga dan kesenian
Anak mudah menangis bisa saja karena ia memang memiliki jiwa yang peka atau mudah tersinggung. Anda akan bisa menilainya berdasarkan hal-hal apakah yang mudah membuatnya menangis. Arahkan anak untuk meluapkan emosi dengan melakukan aktivitas kesenian, misalnya menggambar. Bisa juga dengan menuliskannya dalam buku harian (jika ia sudah bersekolah).

Bila anak sering menangis karena memiliki masalah dengan rasa percaya dirinya, ajak ia untuk melakukan olah raga yang menantang adrenalin. Misalnya, berenang. Saat berenang anak akan berlatih mengatasi rasa takut akan tenggelam, dan akan memahami bahwa ia dapat terhindar dari tenggelam dengan menggerakkan anggota tubuhnya sendiri.
Setiap anak memiliki kekurangan dan kelebihan, Parents. Berhasil mengatasi anak cengeng bukan berarti kekurangan anak akan terhapus untuk selamanya. Namun dapat memperbaiki attitude mereka dalam melihat dan menyelesaikan suatu persoalan.
Referensi :

Anak Cengeng Perlu Dididik Dengan Cara Ini  – health.detik.com

Mengapa Anak Sering Menangis – www.balipost.co.id

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

jpqosinbo

app info
get app banner