TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Ibu ini tetap menyusui bayinya meski kakinya patah dan terluka parah

Bacaan 4 menit
Ibu ini tetap menyusui bayinya meski kakinya patah dan terluka parah

Apa yang dilakukan ibu ini benar-benar patut diacungi jempol!

Seorang ibu mengalami kecelakaan parah di Brasil namun ia tetap menyusui meski terluka. Ini adalah contoh ketidakegoisan seorang ibu yang tetap menomersatukan anaknya dibanding keselamatannya sendiri.

Menurut laporan, ia mengalami kecelakaan kendaraan bermotor yang sangat parah. Walau sang ibu sebenarnya membutuhkan bantuan medis, ia tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya.

Sang ibu tetap menyusui meski terluka parah hingga kakinya patah. Peristiwa mengharukan ini tertangkap dalam video yang sejak itu viral di media sosial.

Orang-orang berkerumun mengelilingi sang ibu, yang terjatuh ke tanah di lokasi kecelakaan.

Tetap menyusui meski terluka parah

tetap menyusui meski terluka

Menurut laporan, ia mengalami kecelakaan kendaraan bermotor yang sangat parah. Walau sang ibu sebenarnya membutuhkan bantuan medis, ia tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya. Sang ibu tetap menyusui meski terluka parah hingga kakinya patah. Peristiwa mengharukan ini tertangkap dalam video yang sejak itu viral di media sosial.

Setelah diperhatikan dengan seksama, cuplikan video tersebut menunjukkan bahwa kaki sang ibu patah dan pergelangan kaki yang bengkok berdarah saat ia menyusui anaknya. Ibu tersebut sama sekali tidak menunjukkan wajah kesakitan meski luka-lukanya tampak ekstrem.

Pada satu titik, ia bahkan mengubah posisi agar dapat menyusui lebih nyaman. Ibu ini merupakan bukti nyata pengorbanan dan cinta yang rela diberikan ibu kepada anaknya.

Pentingnya merayakan keberanian ibu yang menyusui di tempat umum

Ibu ini tetap menyusui bayinya meski kakinya patah dan terluka parah

“Banyak perempuan saat ini dipermalukan karena menyusui di tempat umum atau bahkan diusir dari tempat umum karena memberi makan anak-anak mereka,” tulis Candice di Instagram.

Kisah ini tak hanya menginspirasi karena sang ibu tetap menyusui meski terluka, tapi sekaligus menyoroti pentingnya merayakan keberanian ibu menyusui di tempat umum dengan risiko dihakimi atau bahkan dipermalukan.

Para ibu berada di bawah tekanan besar untuk merawat anak-anak mereka dengan cara terbaik. Jadi, hal terakhir yang mereka butuhkan adalah dihakimi tentang saat merawat anak dengan cara yang paling alami dan indah, yaitu menyusui.

Sayangnya, mempermalukan ibu yang menyusui di tempat umum masih terjadi di seluruh dunia.

Artikel terkait: Pro Kontra Seputar Menyusui di Tempat Umum

Jadi, ini hal yang baik ketika selebriti seperti model Victoria’s Secret, Candice Swanepoel, berbicara tentang menentang penghakiman/mempermalukan ibu yang menyusui di tempat umum yang masih merajalela sampai sekarang.

“Banyak perempuan saat ini dipermalukan karena menyusui di tempat umum atau bahkan diusir dari tempat umum karena memberi makan anak-anak mereka,” tulis Candice di Instagram.

“Saya dibuat seakan saya wajib menutupi dan merasa malu saat menyusui bayi saya di tempat umum.”

“Menyusui itu bukan pornoaksi, tetapi sesuatu yang alami…”

tetap menyusui meski terluka - candice menyusui di tempat umum

Para ibu berada di bawah tekanan besar untuk merawat anak-anak mereka dengan cara terbaik. Jadi, hal terakhir yang mereka butuhkan adalah dihakimi tentang saat merawat anak dengan cara yang paling alami dan indah, yaitu menyusui.

“Menyusui bukanlah kegiatan yang berkaitan dengan seksualitas, tetapi sesuatu yang wajar saja. Mereka yang merasa bahwa menyusui anak di tempat umum adalah sesuatu yang salah harus diberi edukasi tentang manfaat menyusui bagi ibu, bayi, dan masyarakat pada umumnya.”

Artikel terkait: Ibu menyusui mau diet? Ikuti aturannya agar produksi ASI tetap lancar

Ibu menyusui butuh dukungan. Mereka patut dipuji dan tidak dipermalukan oleh masyarakat.

Lain kali, bila Anda melihat ibu menyusui di depan umum, sebaiknya Anda tidak membuatnya merasa apa yang ia lakukan adalah sesuatu yang memalukan. Kita harus merayakan apa yang dilakukan wanita Brasil ini dan semua ibu lainnya yang seperti dia.

Terlepas dari ketidaknyamanan dan rasa sakit yang dialami, para ibu menyusui telah mengabdikan dirinya untuk memastikan anak-anak mereka tumbuh sehat dan bahagia!

Sekali lagi, terima kasih ibu yang tetap menyusui meski terluka parah. Semoga kisah ini bisa menginspirasi banyak orang.

Itulah informasi mengenai ibu yang tetap menyusui saat terluka. Semoga informasi di atas bermanfaat!

Referensi: Huffington Post UK, Kid Safety Network, the Asianparent Singapura

Baca juga:

Setelah Kecelakaan Mobil, Ibu Ini Tetap Menyusui Bayinya

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Ibu ini tetap menyusui bayinya meski kakinya patah dan terluka parah
Bagikan:
  • 60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

    60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

  • Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

    Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

  • 20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

    20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

  • 60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

    60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

  • Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

    Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

  • 20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

    20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti