TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Terlanjur Makan Daging Babi, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Bacaan 3 menit
Terlanjur Makan Daging Babi, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Apa yang perlu kita lakukan apabila terlanjur memakannya? Cek di sini!

Umat Islam dilarang makan daging babi karena haram. Namun, bagaimana hukumnya apabila terlanjur makan daging babi?

Ada kalanya seorang muslim tidak sengaja memakan daging babi karena tidak tahu. Lantas, apa yang harus dilakukan dan bagaimana hukumnya? 

Artikel Terkait: Rukun Puasa dan Hal yang Dapat Membatalkannya, Yuk Ajarkan ke Anak!

Hukum Terlanjur Makan Daging Babi dalam Islam

Hukum terlanjur makan daging babi dalam Islam adalah tidak dosa. Asalkan, umat tersebut memang benar-benar tidak tahu dan tidak sengaja memakan daging babi tersebut.

Hal ini pun dikatakan oleh Quraish Shihab dalam bukunya, M Quraish Shihab Menjawab Pertanyaan Anak tentang Islam. Menurutnya, ketika seseorang dalam keadaan tidak tahu tak sengaja makan hal yang haram seperti daging babi, maka hukumnya tidak dosa. 

Pasalnya, Allah Ta’ala Maha Bijaksana dan akan memaafkan mereka yang memang tidak sengaja atau lupa memakan yang haram. 

Hal ini pun tertulis dalam Al-Qur’an. Melansir laman Muslim, Allah berfirman:

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا

Artinya: Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapatkan siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. 

Orang-orang beriman berdoa: Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah

Lalu Allah berfirman ‘telah aku kabulkan’ (QS. Al Baqarah:286) (HR. Muslim no. 126)

Selain itu, Rasulullah juga pernah bersabda:

“Sesungguhnya Allah telah memaafkan umatku yang berbuat salah karena tidak sengaja atau karena lupa atau karena dipaksa” (HR Ibnu Majah)

Artikel Terkait: Hukum Potong Rambut Sebelum Kurban, Benarkah Diharamkan?

Cara Menyucikan Mulut dan Diri Saat Terlanjur Makan Daging Babi

Terlanjur Makan Daging Babi, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Meski diampuni, tetapi seorang Muslim yang terlanjur memakan makanan haram harus menyucikan diri. 

Menurut ulama besar bernama Syaikh Abdul Aziz bin Baz, seseorang disarankan berkumur-kumur dan mencuci mulutnya dari sisa-sisa daging babi yang dimakan. Kemudian, disarankan juga untuk cuci tangan pakai sabut untuk menyucikan diri. 

Namun, jika umat Muslim sudah memakannya dalam jangka waktu lama dan baru sadar beberapa jam atau bahkan beberapa hari setelahnya, maka tidak perlu melakukan apa pun untuk bersuci. Hanya saja, dia harus lebih berhati-hati agar hal tersebut tidak terjadi lagi.

Makanan Lain yang Diharamkan dalam Islam

Terlanjur Makan Daging Babi, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Menyucikan mulut juga berlaku saat memakan sesuatu yang diharamkan lainnya. Beberapa di antaranya adalah bangkai, darah, alkohol, dan binatang tidak disembelih atas nama Allah.

Hal ini tertuang dalam surat Al Baqarah ayat 173 yang artinya:

“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Artikel Terkait: Apakah Musik Haram? Simak Penjelasan dari Ulama agar Tak Keliru

Parents, itulah penjelasan hukum dalam Islam apabila terlanjur makan daging babi. Semoga menjawab kekhawatiran Anda selama ini, ya!

***

Baca Juga:

Doa Setelah Sholat Tahajud Agar Cepat Terkabul, Yuk Panjatkan!

Doa Nabi Yusuf agar Dicintai Wanita, Arti hingga Penjelasannya

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Sejarah, Asal Usul dan Makna Ritual Upacara Sekaten

www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6715101/terlanjur-makan-daging-babi-bagaimana-cara-menyucikannya

muslim.or.id/27355-makan-daging-babi-karena-tidak-tahu-apa-yang-perlu-dilakukan.html

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Terlanjur Makan Daging Babi, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
Bagikan:
  • 60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

    60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

  • Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

    Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

  • 20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

    20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

  • 60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

    60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

  • Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

    Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

  • 20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

    20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti