TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Apa yang Terjadi Ketika Kita Terlalu Sering Mandi? Ini Penjelasannya

Bacaan 4 menit
Apa yang Terjadi Ketika Kita Terlalu Sering Mandi? Ini Penjelasannya

Terlalu sering mandi mungkin memberi sugesti kulit menjadi lebih bersih, namun studi membuktikan itu justru menghilangkan bakteri baik.

Mungkinkah ada di antara Parents yang dalam sehari bisa mandi berkali-kali atau lebih dari dua kali? Barangkali ada alasan yang melatarbelakanginya, misalnya karena cuaca yang panas, menjaga kebersihan, atau memang Anda sekadar hobi mandi. Kali ini kita akan membahas hal-hal yang berkaitan dengan dampak terlalu sering mandi.

Menurut keterangan dari berbagai situs kesehatan, terlalu sering mandi rupanya memberikan dampak yang kurang menguntungkan bagi kulit kita. Mari kita bahas dalam uraian berikut ini.

Artikel terkait: Perubahan Kulit Selama Kehamilan

Apa yang Terjadi Ketika Kita Terlalu Sering Mandi?

Apa yang Terjadi Ketika Kita Terlalu Sering Mandi? Ini Penjelasannya

Mengutip situs WebMD, kulit normal memiliki lapisan yang terdiri dari minyak dan bakteri baik yang membantu melindungi kulit dari kekeringan dan kuman jahat.

Sementara itu, aktivitas mandi melibatkan menggosok kulit dan memakai sabun, yang jika ini dilakukan terlalu sering, justru dapat menghilangkan lapisan pelindung tersebut. Akibatnya, kulit jadi kering, mudah teriritasi, dan bahkan timbul gatal-gatal.

Di permukaan kulit yang kering, biasanya akan timbul retakan atau pecah-pecah. Pada kondisi demikian, kuman dan alergen dapat masuk sehingga menyebabkan infeksi kulit atau reaksi alergi.

Apa yang Terjadi Ketika Kita Terlalu Sering Mandi? Ini Penjelasannya

Selain itu, sistem kekebalan tubuh juga membutuhkan beberapa rangsangan dari kuman, termasuk yang hidup di permukaan kulit. Jika kita menggosoknya terlalu sering, tubuh tidak memiliki kesempatan untuk memproduksi antibodi yang melindunginya.

Penggunaan sabun antikuman dapat memperburuk kondisi tersebut. Karena sabun antikuman bisa membunuh bakteri yang memberi perlindungan kulit secara alami. Maka itu, biasanya dokter kulit kurang menyarankan penggunaan sabun antikuman, atau jika pun Anda menggunakannya, tidak untuk diaplikasikan setiap hari.

Artikel terkait: 10 Cara Merawat Kulit di Usia 30-an, Lakukan dengan Rutin Agar Kulit Sehat

Yang Terjadi pada Kulit Jika Jarang Mandi

Apa yang Terjadi Ketika Kita Terlalu Sering Mandi? Ini Penjelasannya

Setelah membahas efek terlalu sering mandi, sekarang bagaimana jika sebaliknya yaitu jarang mandi? Pertama, dampak yang paling mudah kentara jika jarang mandi adalah bau badan. Keluarga atau teman-teman mungkin mulai menjauh karena mencium aroma tak sedap saat berdekatan dengan Anda.

Namun selain itu, ada juga beberapa masalah kulit yang bisa muncul lantaran jarang mandi. Di antaranya, penumpukan minyak di permukaan kulit dapat menyebabkan peningkatan bakteri penyebab jerawat. Kotoran dan kulit mati juga bertambah sehingga mengakibatkan pori-pori tersumbat.

Penumpukan minyak juga dapat menyebabkan masalah kulit lainnya, yakni pengelupasan kulit di kulit kepala (ketombe), dan eksim.

Frekuensi Mandi yang Ideal

Apa yang Terjadi Ketika Kita Terlalu Sering Mandi? Ini Penjelasannya

Jawaban untuk pertanyaan berapa kali frekuensi mandi yang ideal mungkin tidak sama untuk masing-masing orang. Umumnya, dokter akan mengatakan bahwa mandi setiap hari baik untuk menjaga kesehatan kulit. Terutama bagi orang Indonesia yang hidup di lingkungan tropis.

Di samping itu, frekuensi mandi juga bisa tergantung pada gaya hidup atau tingkat aktivitas Anda sehari-hari. Seseorang berkegiatan di bawah terik matahari selama berjam-jam, atau olahraga dan berkeringat, perlu mandi lebih sering daripada seseorang yang berkegiatan di ruangan ber-AC.

Ada faktor lain juga. Jika Anda memiliki alergi tertentu atau terutama memiliki jenis kulit yang berminyak, ada baiknya Anda mandi lebih sering. Di sisi lain, mungkin lebih baik bagi orang dengan kondisi kulit tertentu untuk mandi seminimal mungkin.

Artikel terkait: 20 Cara Memutihkan Kulit dengan Menggunakan Lulur dari Bahan Alami

Durasi Mandi yang Disarankan

Apa yang Terjadi Ketika Kita Terlalu Sering Mandi? Ini Penjelasannya

Pada prinsipnya, masih menurut sumber di WebMD, mandi itu tak perlu lama. Semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk mengguyur tubuh dan kepala dengan air, semakin buruk efeknya pada rambut dan kulit.

Aktivitas mandi itu bukan soal durasi, melainkan efektivitas. Mandi selama 3 hingga 5 menit sudah cukup, dengan berkonsentrasi pada bagian tubuh yang penting, yakni ketiak, selangkangan, dan wajah. Anda tidak perlu menggosok setiap inci kulit kecuali baru saja berguling-guling di tanah.

Keramas juga demikian, tak perlu setiap hari. Sekitar 2 hingga 3 kali seminggu cukup untuk sebagian besar jenis rambut. Meskipun Anda mungkin perlu lebih sering jika rambut Anda sangat berminyak.

terlalu sering mandi

Suhu air juga membuat perbedaan. Air panas mungkin terasa enak saat di luar dingin, tetapi lebih cenderung membuat kulit kering dan gatal. Cobalah untuk menggunakan suhu air lebih dekat ke hangat daripada panas.

Terkait produk sabun, Anda direkomendasikan untuk menggunakan sabun dengan bahan yang lembut. Di label produk biasanya tercantum untuk kulit sensitif atau hipoalergenik.

Saat menggunakan handuk, hindari menggosok kulit terlalu keras, cukup ditepuk-tepuk saja. Aplikasikan pelembap bebas pewangi kira-kira tiga menit setelah selesai mandi.

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap

Itulah penjelasan tentang efek terlalu sering mandi dan langkah menjaga kesehatan kulit dengan mandi.

 

Baca juga:

7 Pelembab untuk Kulit Kering, Cek di Dapur Anda Sekarang!

10 Cara Merawat Kulit Berminyak yang Mudah untuk Bunda Coba di Rumah

14 Dokter Kulit dan Kelamin di Media Sosial, Viral dan Langganan Artis

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

alikarukhan

  • Halaman Depan
  • /
  • Gaya Hidup
  • /
  • Apa yang Terjadi Ketika Kita Terlalu Sering Mandi? Ini Penjelasannya
Bagikan:
  • 30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

    30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

  • Profil Lengkap ENHYPEN, Heesung Resmi Keluar dari Grup!

    Profil Lengkap ENHYPEN, Heesung Resmi Keluar dari Grup!

  • 30 Film Semi India Paling Panas dan Romantis, Wajib Tonton Bareng Pasangan!

    30 Film Semi India Paling Panas dan Romantis, Wajib Tonton Bareng Pasangan!

  • 30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

    30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

  • Profil Lengkap ENHYPEN, Heesung Resmi Keluar dari Grup!

    Profil Lengkap ENHYPEN, Heesung Resmi Keluar dari Grup!

  • 30 Film Semi India Paling Panas dan Romantis, Wajib Tonton Bareng Pasangan!

    30 Film Semi India Paling Panas dan Romantis, Wajib Tonton Bareng Pasangan!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti