Brain Gym - Teknik Untuk Mencegah Kepikunan Dini

Brain Gym - Teknik Untuk Mencegah Kepikunan Dini

Mari lakukan Brain Gym atau senam revitalisasi otak agar Anda terhindar dari kepikunan dini.

Ada 6 teknik brain gym yang harus menjadi dasar gerakan latihan brain gym bagi para lansia, agar tujuan latihan bisa lebih optimal. Berikut ini 6 teknik tersebut:
1. Gerakan Lambat


Gerakan lambat dalam latihan brain gym ini bertujuan untuk menyelaraskan pola gerakan otot, ritmik pernapasan serta membantu stimulasi bagian otak untuk berimajinasi saat melakukan gerakan. Selain itu gerakan lambat juga tidak memberatkan kinerja jantung.

2. Gerakan dari Bawah ke Atas


Tujuan dilakukannya gerakan dari bawah ke atas dalam latihan brain gym ini untuk melatih bagian-bagian otot dari yang kecil hingga yang besar. Hal ini membantu untuk mengasah agar motorik halus dan kasar pada lansia bisa terlatih.

3. Gerakan Berulang


Otak biasanya dapat merekam sesuatu dengan jelas saat kita melakukan pengulangan. Latihan berulang dalam brain gym ini untuk membantu mengasah konsentrasi visual serta kemampuan mengenal ruang.

4. Gerakan Sendi Penuh


Latihan yang memaksimalkan kerja persendian ini untuk mengatasi keluhan persendian yang banyak dirasakan saat usia mulai bertambah, umumnya seringkali dirasakan oleh wanita di usia pertengahan 30-an atau pria di awal 40-an.

5. Mengatur Pernafasan


Latihan pernafasan dalam brain gym ini penting agar kebutuhan oksigen yang masuk ke dalam otak dapat terpenuhi secara maksimal agar fungsi otak juga dapat bekerja secara optimal.

6. Penghayatan


Tujuan akhir dari latihan brain gym atau sering dikenal dengan istilah senam revitalisasi otak ini adalah untuk mencapai keseimbangan antara kinerja otak, otot, dan stabilitas emosi.

Setiap gerakan dalam latihan brain gym ini dilakukan dengan imajinasi tertentu untuk menggabungkan keseimbangan antara ketiga unsur tersebut.

Ada 6 teknik brain gym yang harus menjadi dasar gerakan latihan brain gym bagi para lansia, agar tujuan latihan bisa lebih optimal. Berikut ini 6 teknik tersebut:

brain gym

Gerakan lambat dalam latihan ini bertujuan untuk menyelaraskan pola gerakan otot, ritmik pernapasan serta membantu stimulasi bagian otak untuk berimajinasi saat melakukan gerakan. Selain itu gerakan lambat juga tidak memberatkan kinerja jantung.

brain gym

Tujuan dilakukannya gerakan dari bawah ke atas dalam latihan brain gym ini untuk melatih bagian-bagian otot dari yang kecil hingga yang besar. Hal ini membantu untuk mengasah agar motorik halus dan kasar pada lansia bisa terlatih.

brain gym

Otak biasanya dapat merekam sesuatu dengan jelas saat kita melakukan pengulangan. Latihan berulang dalam gerakan ini untuk membantu mengasah konsentrasi visual serta kemampuan mengenal ruang.

brain gym

Gerakan latihan yang memaksimalkan kerja persendian ini untuk mengatasi keluhan persendian yang banyak dirasakan saat usia mulai bertambah, umumnya seringkali dirasakan oleh wanita di usia pertengahan 30-an atau pria di awal 40-an.

brain gym

Latihan pernafasan dalam olahraga ini penting agar kebutuhan oksigen yang masuk ke dalam otak dapat terpenuhi secara maksimal agar fungsi otak juga dapat bekerja secara optimal.

brain gym

Tujuan akhir dari latihan brain gym atau sering dikenal dengan istilah senam revitalisasi otak ini adalah untuk mencapai keseimbangan antara kinerja otak, otot, dan stabilitas emosi.

Setiap gerakan dalam latihan ini dilakukan dengan imajinasi tertentu untuk menggabungkan keseimbangan antara ketiga unsur tersebut.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.

Penulis

Tyas

app info
get app banner