TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kenali Segera 3 Tanda Kondisi Pasien COVID-19 Memburuk, Jangan Sampai Terlambat!

Bacaan 4 menit
Kenali Segera 3 Tanda Kondisi Pasien COVID-19 Memburuk, Jangan Sampai Terlambat!

Kondisi kesehatan bisa memburuk sewaktu-waktu lantaran infeksi Virus Corona yang semakin menyebar di dalam tubuh.

Kasus COVID-19 di Indonesia kini semakin bertambah. Tak sedikit pasien positif COVID-19 yang terpaksa isolasi mandiri di rumah karena fasilitas kesehatan penuh. Kondisi kesehatan mereka bisa memburuk sewaktu-waktu lantaran infeksi virus yang semakin menyebar di dalam tubuh. Belakangan muncul laporan yang menyatakan bahwa sejumlah pasien isolasi mandiri meninggal dunia di rumah lantaran kondisi kesehatan mereka terus menurun dan tidak sempat ditangani. Untuk mencegah hal ini terjadi, berikut tanda pasien COVID-19 memburuk yang perlu diwaspadai.

3 Tanda Pasien COVID-19 Memburuk yang Perlu Diwaspadai 

Kasus COVID-19 semakin meningkat, jumlah pasien yang meninggal dunia semakin banyak, sementara fasilitas kesehatan di ambang kolaps. Imbasnya, banyak pasien positif COVID-19 diminta isolasi mandiri di rumah.

Tak sedikit pasien isolasi mandiri yang kondisinya memburuk hingga akhirnya meninggal dunia karena tak sempat ditangani. Perlu kewaspadaan ekstra dari orang-orang terdekat untuk terus memantau perkembangan pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri.

Berikut tanda pasien COVID-19 memburuk yang perlu diwaspadai:

1. Demam Terus Menerus 

tanda pasien covid-19 memburuk

Sumber: iStockphoto

Demam adalah gejala COVID-19 yang paling sering dijumpai. Jika gejalanya sedang, biasanya demam ini akan turun dalam waktu 1-2 hari. Namun, Anda perlu waspada jika demam ini berlangsung selama 4-5 hari setelah terinfeksi.

Mengutip Suara.com, pasien COVID-19 perlu berhati-hati apabila demam tetap bertahan hingga 7 hari pertama sejak terinfeksi. Kondisi lainnya yang perlu diwaspadai adalah jika demam berlangsung selama 1-2 hari lalu turun, tetapi kembali demam lagi dan kondisinya berulang.

2. Batuk yang Terlalu Kuat

tanda pasien covid-19 memburuk

Sumber: iStockphoto

Gejala berikutnya yang cukup sering dijumpai pada pasien COVID-19 adalah batuk-batuk. Parents perlu waspada apabila batuk yang dialami pasien COVID-19 terlalu kuat dan terasa sakit.

Gejala ini bisa jadi pertanda bahwa kondisi pasien semakin parah. Batuk yang terlalu kuat dan tanpa diikuti dahak bisa menjadi tanda bahwa paru-paru dan organ pernapasan terinfeksi akut. Selain itu, frekuensi batuk yang cukup sering disertai sesak napas bisa jadi gejala pneumonia. 

Artikel terkait: Kriteria Pasien COVID-19, RS Fokus kepada Pasien Gejala Berat

3. Sesak Napas

tanda pasien covid-19 memburuk

Sumber: iStockphoto

Jika pasien COVID-19 sudah merasakan gejala sesak napas, maka hal ini tak boleh dianggap enteng. Rasa nyeri di dada dan kesulitan bernapas adalah gejala yang harus disikapi dengan serius.

Infeksi yang menyebar di sepanjang saluran pernapasan bagian bawah menyebabkan sensasi terbakar di bagian dada, sesak napas, bunyi ngik ketika bernapas, dan nyeri seperti tertusuk di bagian dada. 

Artikel terkait: Risiko Long Covid Lebih Rentan Dialami Perempuan, Kenali Gejalanya!

Cara Mendeteksi Perburukan Pasien COVID-19 yang Isolasi Mandiri di Rumah

Selain melihat gejala yang dialami oleh pasien COVID-19, Parents juga bisa memantau melalui beberapa hal di bawah ini. Mengutip dari Kompas.com, berikut cara yang bisa digunakan untuk mendeteksi pasien COVID-19 yang isolasi mandiri di rumah:

1. Saturasi Oksigen

gejala

Sumber: iStockphoto

Dokter spesialis penyakit dalam RS Universitas Indonesia, Muhammad Hafiz Aini, mengatakan ada dua hal utama yang harus dipantau untuk mengetahui tanda-tanda perburukan, salah satunya adalah saturasi oksigen.

Kondisi pasien COVID-19 yang memburuk biasanya dibarengi dengan saturasi oksigen yang menurun. Jika saturasi oksigennya di bawah 95 dan diikuti dengan gejala yang memburuk seperti di atas, maka perlu segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. 

Artikel terkait: Dapat Menyerang Anak, Waspada Bahaya Post-Covid MIS-C yang Mengancam Jiwa

2. Periksa Alat

gejala

Sumber: iStockphoto

Saat ini, oxymeter atau alat pengukur saturasi oksigen bisa dibeli secara online melalui e-commerce. Harganya juga cukup terjangkau. Anda bisa membelinya untuk berjaga-jaga apabila terinfeksi virus corona.

Akan tetapi, sebelum digunakan, perlu dicek apakah alat tersebut berfungsi dengan optimal. Sebab, dalam beberapa kasus, ada oxymeter yang menunjukkan angka di atas 95, tetapi kondisi pasien memperlihatkan sebaliknya. 

“Kalau pasiennya sedang-sedang saja, tapi, kok, saturasinya rendah, di bawah 95, tapi [kesehatannya] bagus, maka pastikan dulu alatnya, misalnya, apakah baterainya baik,” kata Hafiz, dikutip dari Kompas.com. 

Jika kondisi pasien terus menerus memburuk maka perlu segera dibawa ke fasilitas kesehatan. Kalaupun kondisinya penuh, Hafiz menyarankan agar tetap mencoba karena kegawatan bagaimana pun kondisinya perlu mendapat penanganan dari tenaga medis. 

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

“Yang namanya kegawatan, apa pun yang terjadi harus dilaporkan, dan pasien harus mendapatkan pelayanan yang lebih, dibawa ke faskes terdekat,” lanjutnya. 

Parents, demikian tanda pasien COVID-19 memburuk. Semoga informasi di atas membuat kita semakin waspada. Perketat protokol kesehatan dan imunitas.

Baca juga:

Sempat Positif COVID-19, Ari Lasso: "Psikis Mulai Goyah, Napas pun Pendek"

Hipoksia atau Kekurangan Oksigen, Kenali Penyebab dan Gejalanya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Kenali Segera 3 Tanda Kondisi Pasien COVID-19 Memburuk, Jangan Sampai Terlambat!
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti