10 Tanaman Obat yang Mudah Ditanam di Rumah, Minim Perawatan!

10 Tanaman Obat yang Mudah Ditanam di Rumah, Minim Perawatan!

Ada beberapa tanaman herbal atau obat tradisional yang bisa ditanam dengan mudah di rumah. Kira-kira apa saja ya?

Tidak hanya tanaman hias, tanaman obat yang bermanfaat untuk kesehatan pun bisa ditanam di rumah. Baik menggunakan pot, langsung di tanah, atau dengan metode hidroponik. Apakah Parents tertarik menanamnya?

Memelihara tanaman obat keluarga (toga) juga turut menjadi tren di tengah pandemi Virus Corona seperti sekarang. Banyak yang percaya bahwa rempah-rempah dan obat tradisional dapat mencegah infeksi virus dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Ada beberapa tanaman obat yang bisa ditanam dengan mudah di rumah. Selain dijadikan obat, beberapa di antaranya juga bisa menjadi bumbu dapur untuk masakan.

Artikel Terkait: 9 Cara Merawat Tanaman Hias Untuk Pemula, Bikin Tanaman Tumbuh Subur

10 Tanaman Obat yang Bisa Ditanam di Rumah dengan Mudah

1. Jahe

10 Tanaman Obat yang Mudah Ditanam di Rumah, Minim Perawatan!

Tanaman obat tradisional yang satu ini sudah dipercaya untuk mengobati rasa mual, meredakan nyeri, dan mengobati penyakit rematik. Menanam jahe di rumah juga cukup mudah dilakukan. Biarkan umbi jahe tumbuh tunas, kemudian tanam di media tanam yang dipilih.

Berikan pupuk kandang dan anti jamur agar jahe tumbuh subur. Tanamanlah jahe kuning setelah musim hujan di awal musim kemarau. Namun jika ingin menanam jahe merah, perlu diketahui bahwa jahe merah rentan busuk jika curah airnya tinggi.

2. Ketumbar, Tanaman Obat yang Mudah Ditanam di Rumah

tanaman obat di rumah

Selain dapat digunakan untuk menyedapkan masakan, air rendaman biji ketumbar dapat mencegah kanker prostat dan payudara serta menurunkan kadar gula darah.

Biji ketumbar juga bisa ditanam di rumah dengan mudah, cukup taburkan biji ketumbar di lahan yang mendapatkan cukup sinar matahari dan memiliki drainase yang baik.

3. Lidah Buaya

10 Tanaman Obat yang Mudah Ditanam di Rumah, Minim Perawatan!

Lidah buaya adalah tanaman dengan segudang manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Tanaman berdaging tebal ini dapat digunakan untuk menyembuhkan luka dan menenangkan kulit yang terbakar matahari.

Lidah buaya dapat ditanam baik langsung di tanah maupun di dalam pot. Tanaman yang sering disebut Aloe Vera ini perawatannya sangat mudah sehingga bisa dikembang biakkan oleh pemula sekalipun.

4. Kemangi, Tanaman Obat yang Bisa Ditanam di Rumah

tanaman obat di rumah

Tak hanya enak dimakan sebagai lalapan, daun kemangi dapat bermanfaat untuk mencegah penuaan dini dan mengurangi stress. Untuk menghemat biaya, Parents juga bisa menanam tanaman ini di rumah.

Kemangi bisa ditanam di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Pastikan saja kemangi mendapatkan cahaya matahari yang cukup. Untuk memanennya petiklah daun kemangi dari pohonnya ketika sudah mencapai tinggi sekitar 20cm.

5. Kumis Kucing

10 Tanaman Obat yang Mudah Ditanam di Rumah, Minim Perawatan!

Tanaman herbal yang satu ini dikenal baik sebagai obat asam urat. Tak cuma itu, kumis kucing juga berkhasiat sebagai obat diabetes, kencing batu, dan infeksi saluran kemih.

Kumis kucing dapat tumbuh subur di daerah dengan iklim tropis. Siapkanlah tanah yang gembur dan mengandung banyak humus untuk menanamnya. Jangan lupa untuk memberi pupuk secara berkala dan rutin disiram.

Artikel Terkait: Obat Asam Urat dari Tanaman Herbal, Solusi Sehat Keluarga

6. Lengkuas

10 Tanaman Obat yang Mudah Ditanam di Rumah, Minim Perawatan!

Bumbu dapur yang satu ini dapat membantu menurunkan demam, menyembuhkan batuk, sait tenggorokan, asma, dan diabetes. Di beberapa daerah, lengkuas disebut dengan laos. Ada dua jenis lengkuas yaitu lengkuas putih dan merah.

Lengkuas bisa ditanam di dalam pot atau di dalam polybag. Rimpangnya bisa dipanen setelah tanaman berumur 10 hingga 11 bulan.

7. Daun Sirih

tanaman obat di rumah

Selain indah untuk menghiasi taman Parents, daun sirih juga bermanfaat untuk kesehatan.
Daun sirih berguna untuk mengurangi rasa sakit karena luka, memar, atau ruam.

Tanaman ini juga populer sebagai pertolongan pertama untuk mimisan. Umumnya, daun sirih ditanam di pot gantung atau dibiarkan menjalar.

8. Kunyit

10 Tanaman Obat yang Mudah Ditanam di Rumah, Minim Perawatan!

Menurut penelitian, kunyit terbukti dapat menghalangi pertumbuhan sel kanker dan meredakan nyeri pada penyakit osteoarthritis. Penyakit jantung dan diabetes pun dapat dibantu diatasi dengan rempah-rempah yang satu ini.

Jika ditanam di rumah, kunyit bisa dipanen setelah berumur 7-8 bulan. Jika daun sudah berwarna kuning atau layu, itu adalah tanda kunyit siap dipanen.

9. Tanaman Obat yang Bisa Ditanam di Rumah, Bunga Chamomile

10 Tanaman Obat yang Mudah Ditanam di Rumah, Minim Perawatan!

Bunga Chamomile tidak hanya mempercantik kebun Parents, tapi juga bisa diolah menjadi teh yang berkhasiat sebagai obat tradisional. Teh bunga chamomile dipercaya dapat menyembuhkan flu dan pilek, mengontrol gula darah, dan menyembuhkan nyeri haid.

Semailah biji bunga chamomile di dalam wadah dengan tutup plastik bening. Setelah tunasnya tumbuh, pindahkan ke pot yang sudah berisikan media tanam. Bunga chamomile juga bisa ditanam langsung di tanah.

10. Belimbing Wuluh

tanaman obat di rumah

Buah belimbing wuluh kaya akan vitamin C dan asam oksalat yang bagus untuk penderita penyakit ginjal. Belimbing wuluh yang berukuran mungil ini berkhasiat pula untuk mengobati batuk, sariawan, sakit gigi, hipertensi, dan gusi berdarah.

Untuk mengonsumsinya, Parents bisa memakannya secara utuh atau diolah menjadi sayur, jus, atau rujak.

Itulah 10 tanaman obat yang bisa ditanam dengan mudah di rumah. Menanam tanaman obat di rumah memiliki banyak keuntungan, misalnya kita tak perlu repot membelinya di pasar dan tinggal memetiknya saja dari pekarangan.

Baca Juga:

13 Jenis Tanaman Hias Outdoor, Bikin Halaman Rumah Tambah Asri

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
app info
get app banner