TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Curiga diselingkuhi, seorang suami di Bali potong kaki istri di hadapan anak

Bacaan 3 menit
Curiga diselingkuhi, seorang suami di Bali potong kaki istri di hadapan anak

Suami macam apa yang tega melakukan hal seperti ini? Kejam!

Rabu sore itu (6/9), Kadek Adi Putra (36) merasa sangat gelap mata. Sebagai suami, ia tega potong kaki istri di depan anaknya yang berumur 9 tahun.

Kejadian potong kaki istri ini berlangsung di kamar kos sederhana di daerah Banjar Umabuluh, Canggu, Kuta, Utara ini terkadi pada pukul 17.30 WITA. Para tetangga yang tinggal di sebelah kosnya pun jadi ikut ketakutan.

Kejadian bermula dari pertengkaran keduanya. Saat itu, Kadek Adi curiga bahwa istrinya, Ni Putu Kariani (29) telah melakukan perselingkuhan.

Tuduhan tanpa dasar ini membuat pertengkaran makin sengit. Apalagi Kariani tak mau mengakuinya.  Akibatnya ia potong kaki istri.

Saat itu, Kadek Adi langsung membawa pedang dan memotong kaki kanan istrinya terlebih dahulu kemudian membuang potongan kaki Kariani di halaman rumah. Setelahnya, Kadek Adi lanjut memotong kaki kirinya.

Ironisnya, aksi Kadek Adi ini dilakukan di depan Yoga, anak lelakinya yang masih duduk di kelas 4 SD. Saat melihat bahwa kaki ibunya sudah putus itulah, Yoga berteriak ketakutan dan menangis.

Teriakan Yoga membuat Kadek Adi yang gelap mata sadar. Kemudian, ia menggedor pintu rumah tetangga kosnya untuk meminta pertolongan.

Tetangganya tak ada yang berani membukakan pintu. Apalagi setelah mengintip ke luar rumah, Kadek masih membawa pedang yang berlumuran darah.

Akhirnya, tangisan Yoga membuat para tetangga memberanikan datang ke TKP. Mereka langsung menenangkan Kadek dan mengamankan pedangnya.

Saat ditemukan warga, kondisi Kariani sudah pingsan dan sangat lemas. Diduga, ia sudah kehabisan banyak darah.

Infomania mengutip kesaksian saksi mata yang menuturkan bahwa kejadian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini berlangsung di kasur mereka. Terbukti dengan adanya darah yang terdapat di balik kasur.

Dengan motor Honda Vario, Kadek Adi sendiri yang akhirnya membawa sang istri ke klinik. Darah terus menetes dari rumah mereka ke klinik tempat Kariani dilarikan.

Polsek Kuta Utara yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi di kos sederhana itu. Kemudian pihak berwajib segera melakukan olah TKP di lokasi Kadek Adi potong kaki istri dan memeriksa para saksi.

Pemasangan garis polisi itu dimaksudkan agar tidak ada warga yang mendekat dan merusak TKP karena dapat dijadikan alat bukti. Apalagi di kos yang telah ditinggali keluarga Kadek selama 1 tahun itu terdapat banyak sekali darah.

Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu I Putu Ika Prawaba mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan Kadek Adi di Polres Badung. Sedangkan Kariani masih dirawat di RSUP Sanglah.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui siapakah yang merawat Yoga untuk sementara waktu. Karena ia pasti trauma melihat kejadian KDRT berat yang diterima oleh ibunya.

Sementara, motif kasus ini adalah cemburu buta. Polisi masih mendalami kasus ini lebih lanjut.

Hal yang perlu dilakukan jika mendengar ada KDRT di rumah tetangga

  1. Pahami bahwa KDRT bukanlah persoalan pribadi rumah tangga orang lain. Melainkan tindakan pidana.
  2. Jika terdengar teriakan histeris maupun pecahan barang-barang, segera laporkan ke nomor gawat darurat Kepolisian Republik Indonesia: 112. Jangan khawatir tidak punya pulsa karena ini adalah layanan bebas pulsa 24 jam.
  3. Jadilah relawan yang bisa menghubungkan anak dan korban KDRT dengan lembaga perempuan terkait di kota Anda agar korban dan anaknya bisa melakukan konseling dan mendapatkan rumah aman untuk sementara waktu.
  4. Jangan menyebabkan desas desus yang makin melukai hati korban.
  5. Jangan memotret dan menyebarkan foto korban yang dalam kondisi sanget mengenaskan ke media sosial tanpa izin.
  6. Jika takut menolong korban sendirian, bawalah pihak sekuriti, pak RT, jamaah masjid, atau siapapun yang bersedia mengamankan pelaku KDRT. Namun ingat bahwa jangan sampai main hakim sendiri.

Semoga kita jadi bagian dari orang yang ikut menciptakan lingkungan aman bebas kasus KDRT.

 

Baca juga:

Wajib Simpan! Kontak darurat pertolongan KDRT dan kekerasan seksual di seluruh Indonesia

 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Curiga diselingkuhi, seorang suami di Bali potong kaki istri di hadapan anak
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti