TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Menolak melayani suami di ranjang, seorang istri di Kramat Jati dibunuh dengan keji

Bacaan 3 menit
Menolak melayani suami di ranjang, seorang istri di Kramat Jati dibunuh dengan keji

Kejadian tak menyenangkan terjadi di Kramat Jati, Jakarta Timur. Seorang suami tega membunuh istri dan membakar anaknya hidup-hidup, karena keinginanya berhubungan intim tidak dilayani oleh sang istri.

Melayani suami mungkin memang menjadi kewajiban seorang istri. Namun dalam banyak kasus, seorang istri yang menolak berhubungan intim justru mengalami kekerasan bahkan sampai kehilangan nyawa. Seperti kejadian di Kramat Jati, Jakarta Timur. Seorang suami membunuh istri dan membakar anaknya sendiri hidup-hidup, padahal sang anak masih berusia 5 tahun.

Kronologi kasus suami membunuh istri dan membakar anak sendiri

suami bunuh istri di Kramat Jati

Sumber foto: Dean Pahrevi/Kompas.com

Pelaku yang diketahui bernama Jumharyono (43) menghabisi nyawa sang istri, Khoriah, di rumah kontrakannya. Sebelum peristiwa tersebut terjadi, Jumharyono berdebat dengan sang istri, karena dia menolak untuk melayani hasrat Jumharyono untuk berhubungan intim.

Kapolsek Kramat Jati, Kompol Nurdin Arahman mengatakan, pelaku gelap mata kemudian mengambil sebuah batu dari kamar mandi kontrakan. Dengan batu itu, dia memukul kepala istrinya.

“Di samping almarhumah saat itu ada gunting dan pisau. Pada saat mau nusuk pakai pisau, korban menangkis dan pelaku ambil gunting langsung menusuk korban,” kata Nurdin di Mapolsek Kramat Jati, Selasa, dikutip dari Kompas.com.

Tak sampai di situ, melihat istrinya sudah tak bernyawa, pelaku berniat untuk mengakhiri hidupnya dengan cara membakar rumah. Dia lalu membakar kasur, untuk memicu kebakaran rumah, padahal di atas kasur tersebut ada anaknya, R yang berusia 5 tahun. Akibatnya, R mengalami luka bakar yang cukup parah.

Sementara Jumharyono sendiri, setelah membakar kasur ia merasa kepanasan dan berusaha keluar lewat jendela. Saat itu warga sudah melihat api yang bersumber dari rumah Jumharyono, pelaku tak sadarkan diri ketika jatuh saat mencoba kabur lewat jendela.

Pelaku berhasil diamankan, sedangkan anaknya dibawa ke RS Polri untuk diberi perawatan atas luka bakar yang dialaminya.

Artikel terkait: Kejam! Suami bunuh istri yang sedang hamil 8 bulan, apa alasannya?

Penyebab dibalik pembunuhan keji di Kramat Jati, Jakarta Timur

suami bunuh istri

Saat ditanyai polisi, Jumharyono mengakui kalau dia membunuh istrinya karena permintaannya untuk bercinta ditolak sang istri. Jumharyono mengaku khilaf dan menyesal telah menghabisi nyawa sang istri hanya karena hal tersebut.

“Kesal aja, belum main, cekcok terus dengan kata kasar. Mau berhubungan suruh mandi dulu. Habis itu sudah (mandi) dan diam 15 menit, kemudian (saya) minta lagi. Saya tusuk karena tidak dilayani, saya khilaf,” kata Jumharyono.

Pelaku berprofesi sebagai kuli panggul di Pasar Induk Kramat Jati. Warga sekitar rumahnya mengenal pelaku sebagai sosok yang kurang bergaul dan tertutup.

Sedih dengan kejadian ini, adik Khoriah, Ahmad Sayuti mengungkapkan kekesalannya atas perbuatan pelaku pada sang kakak. Dia berharap Jumharyono mendapatkan balasan yang setimpal dan diberikan hukuman penjara seumur hidup.

Kejadian tragis ini bukan pertama kali terjadi. Sudah banyak perempuan yang harus kehilangan nyawanya karena perkara yang sebenarnya bisa dihindari.

Agar kejadian serupa tidak lagi terulang, sebaiknya suami dan istri dapat menjaga komunikasi yang baik satu sama lain. Ada banyak alasan mengapa seorang istri tidak ingin melakukan hubungan intim. Hal ini tentu bisa dikomunikasikan dengan baik dengan para suami.

Semoga kejadian tragis ini tidak dialami pasangan suami istri lainnya ya!

Artikel terkait: Bunda, ini cara menolak berhubungan seks dengan suami tanpa membuatnya tersinggung

***

Anda bisa bergabung dengan jutaan ibu lainnya di aplikasi theAsianparent untuk berinteraksi dan saling berbagi informasi terkait kehamilan, menyusui, dan perkembangan bayi dengan cara klik gambar di bawah ini.

Menolak melayani suami di ranjang, seorang istri di Kramat Jati dibunuh dengan keji

Baca juga:

Kasus pembunuhan ibu dan bayi di Cilegon, pelaku adalah suami korban!

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Menolak melayani suami di ranjang, seorang istri di Kramat Jati dibunuh dengan keji
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti