Asyik main HP, ibu ini tak sadar anaknya jatuh di rel kereta

Asyik main HP, ibu ini tak sadar anaknya jatuh di rel kereta

Hati-hati jangan terlalu fokus pada ponsel Anda. Ada si kecil yang lebih membutuhkan perhatian Anda.

Orangtua terlihat sibuk main HP meski sedang berada di dekat anak-anak, sudah jadi pemandangan sehari-hari. Maklum saja, saat ini semua bisa diperoleh dengan mudah lewat genggaman. Oleh karena itulah, ponsel pintar menjadi bagian penting dalam kehidupan rutinitas.

Sayangnya, tidak sedikit orangtua yang lupa, bahwa saat sedang bersama anak, fokus utama tentunya sudah bukan lagi pada main handphone. Jangan sampai lantaran sibuk main HP, anak lantar diabaikan.

Sadarkah Anda, bahwa saat bersama anak sementara sibuk main HP sebenarnya sangat membahayakan? Khususnya jika memang Anda dan anak sedang berada di luar rumah.

Beberapa waktu lalu, sebuah peristiwa memilukan terjadi. Menurut sumber berita dari media lokal, pada 16 Oktober lalu, seorang gadis kecil jatuh di bawah kereta di Beijing.

sibuk main HP

Sumber foto: thepaper.cn

Namun, ibunya tidak menyadari hal ini karena dia sibuk main HP. Untung saja saat itu kondisi kereta belum bergerak.

Dilihat dari rekaman kamera video keamanan, memperlihatkan bahwa anak itu berusia sekitar empat atau lima tahun. Anak ditemani ibunya di Stasiun Kereta Api Beijing ketika peritiwa yang cukup menakutkan itu terjadi.

Ketika mencoba naik ke kereta, anak itu tampaknya terjatuh ke celah antara platform dan jalur kereta api.

Beruntung ketika itu ada staf stasiun yang melihatnya dan segera membantunya. Sang ibu yang ketika itu tidak melihat anaknya jatuh karena ia sedang sibuk main HP pun akhirnya segera membantunya.

Setelah dikonfirmasi, sang anak tidak menderita luka serius. Salah satu staf kereta juga sempat menyarankan pada ibunya untuk menjauh dari pintu.

Dia kemudian mengeluarkan panel dari lantai kereta, membuatnya lebih mudah untuk mengeluarkan anak tersebut dari bawah kereta. Setelah itu, anggota staf pergi ke bawah kereta, membawa anak itu segera keluar.

Video dari peristiwa mengerikan itu memperlihatkan bahwa anak tampak sangat ketakutan. Ia pun berisiko mengalami trauma. Untungnya, ia memang tidak mengalami cedera berat, selain benjolan kecil di kepala.

Artikel terkait  : Penelitian: Asyik Main HP Saat Mengasuh Dapat Menghambat Perkembangan Otak Anak

sibuk main HP

Sumber foto: thepaper.cn

Berikut video kecelakaan lantaran ibu sibuk main HP:

Video yang menggambarkan peristiwa ini pun akhirnya mengundang beragam respon dari warganet. Rata-rata, mereka yang melihat insiden itu menyayangkan sikap sang ibu karena kelalaian akibat sibuk main HP.

“Ini bukan pertama kalinya saya membaca berita semacam ini,” kata salah satu warganet.

“Saya pikir orang tua ini lebih tertarik bermain dengan ponsel mereka daripada merawat anak-anak mereka,” tambah yang lain.

Apa yang harus dilakukan untuk mencegah kejadian ini terulang kembali?

Saat orangtua sibuk main HP hingga mengabaikan anak-anak, tentu akan ada konsekuensi serius. Selain bisa menghambat waktu berkualitas antara orangtua dan anak, mengurasi bonding, anak merasa dinomorduakan, tentu saja bisa berisiko terjadnya kecelakaan yang mengancam jiwa.

Padahal semua risiko ini tentu saja bisa dicegah, jika kita sebagai orangtua bisa membatasi penggunaan ponsel dan saat sedang bersama anak.

Berikut beberapa kiat yang bisa Anda pertimbangkan agar penggunaan ponsel cerdas tidak ‘merampok’ waktu berharga bersama keluarga yang Anda sayangi .

sibuk main HP

1. ‘Bersih-bersih’ isi ponsel Anda

Anda tentu lebih mungkin menggunakan lebih banyak waktu dengan ponsel jika Anda memiliki banyak aplikasi dan game yang ternyata bisa menyita waktu Anda yang begitu berharga.

Dengan ‘membersihkan’  berbagai aplikasi yang tidak produktif atau tidak perlu, Anda tentu saja bisa menghindari gangguan tersebut. Setidaknya, sebagai gantinya Anda bisa memiliki waktu ekstra untuk keluarga Anda.

Hal ini tentu saja berlaku untuk semua ponsel anggota keluarga, khusunya anak remaja Anda jika memang sudah diberikan izin menggunkan ponsel pintar.

Mengunduh beberapa permainan tidak masalah, tetapi jika mereka memiliki banyak pilihan permainan, sudah saatnya Anda menyeleksinya dan menghapus beberapa.

2. Tentukan tempat untuk menyimpan HP Anda

Menemukan “rumah” untuk ponsel Anda, seperti laci atau kotak memudahkan untuk melakukan “detox digital.” Lebih mudah menahan godaan untuk menggunakan ponsel jika tidak terlalu dekat atau terlihat oleh Anda.

3. Kurangi gunakan pesan teks

Biasanya menulis pesan teks akan membutuhkan waktu lebih lama jika dibandingkan Anda langsung menelepon. Ya, panggilan suara jauh lebih baik karena lebih mudah untuk berkomunikasi, dan Anda tentu tidak perlu buang-buang waktu.

Menghindari teks adalah cara baik untuk mengurangi penggunaan ponsel yang tidak perlu, khususnya ketika sedang bersama anak. Atau, gunakan saja voice note.

Sebagai orangtua, tentu kita berharap memiliki waktu berkualitas bersama anak. Jangan sampai anak-anak justru merasa diabaikan karena saat bersama orangtua justru tidak diperhatikan.

Yuk, lebih sering dan belajar untuk sama-sama tatap wajah si kecil, bukan menatap layar ponsel pintar.

 

Disadur dari artikel Wijaya Oey, theAsianSingapura

Baca juga :

"Aku benci HP ibu!" Curhatan anak yang terabaikan karena orangtua sibuk main ponsel

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner