TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Seorang Ibu Dipisahkan dari Bayinya yang Masih Menyusui di Bandara

Bacaan 4 menit
Seorang Ibu Dipisahkan dari Bayinya yang Masih Menyusui di Bandara

Kebijakan Donald Trump melarang muslim masuk Amerika merugikan banyak orang, seorang ibu asal Sudan dipisahkan dari bayinya yang masih menyusui meskipun ia adalah penduduk tetap di Amerika.

Berat rasanya jika seorang ibu dipisahkan dari bayinya, apalagi dilakukan dengan cara paksa. Sungguh, itu bukanlah suatu peristiwa yang diinginkan oleh setiap ibu.

Sayangnya, kejadian itu harus menimpa seorang ibu dan bayinya beberapa waktu lalu. Mereka harus terpisah dalam beberapa waktu akibat sebuah kebijaka yang dibikin oleh Donald Trump.

Kisah seorang ibu dan bayi yang harus terpisah di bandara

ibu dipisahkan dari bayinya

Kebijakan Donald Trump yang melarang muslim masuk Amerika telah menuai kontroversi sejak lama, kini setelah ia resmi jadi presiden, penduduk imigran muslim di Amerika yang memiliki izin tinggal sah juga terancam keberadaannya.

Salah satunya dialami oleh seorang ibu asli Sudan yang dipisahkan secara paksa dari bayinya yang baru berusia 11 bulan. Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu lalu di Bandara Dallas-Forth Worth, ibu dan bayi dilarang bertemu selama berjam-jam.

Dilansir dari situs scarymommy.com, sang ibu merupakan penduduk legal di Amerika, sementara bayinya belum memiliki status kewarganegaraan Amerika. Bayi tersebut ditahan sendirian, sementara sang ibu tidak bisa menyusui ataupun menenangkan bayinya.

Di sisi lain, pengacara mereka juga berjuang keras agar bayi yang sungguh masih kecil itu bisa segera dilepaskan dan tidak dideportasi.

Artikel terkait : Sedih! Anak perempuannya jadi korban tabrak lari, ibu ini tidur di atas makamnya

Kebijakan presiden Donald Trump yang merugikan banyak orang

ibu dipisahkan dari bayinya

Keputusan presiden yang ditandatangani Donald Trump pada Jumat lalu sudah mengganggu kehidupan banyak orang, kebijakan melarang muslim masuk Amerika ini merugikan banyak pihak. Banyak orang yang ditahan selama berjam-jam, dikeluarkan dari pesawat, bahkan diusir dari bandara saat mencoba pulang ke Amerika Serikat.

Banyak keluarga yang terpisah secara paksa, karir diputus, ribuan orang menghadapi masa depan yang tidak pasti. Padahal mereka memiliki visa dan izin tinggal yang sah di Amerika, bahkan ada yang sudah berstatus penduduk tetap.

Pada larut malam, empat hakim federal datang untuk menengahi. Mereka mencegah terjadinya deportasi pada penduduk tetap dan penduduk yang memiliki visa agar mereka tidak dikirim kembali ke negara asal mereka. Hal ini memicu wajah hukum yang buruk di mata semua orang.

Para pengacara berjuang agar klien mereka tidak dideportasi secara ilegal dari Amerika Serikat. Di tengah semua kekacauan itu, seorang pengacara dari Texas membagikan kemarahannya saat dia berjuang mempersatukan ibu dan bayi dari Sudan itu.

Perjuangan pengacara membebaskan ibu dan bayi

ibu dipisahkan dari bayinya

 

Pengacara bernama Andrew Strong itu membagikan kemarahannya lewat status di media sosial Facebook selagi ia berjuang agar ibu dan bayi yang menjadi klieannya bisa dilepaskan. Dia menulis:

Jika sesuatu terjadi di sebuah toko di mana seorang anak dipisahkan dari ibunya dan tidak diperbolehkan menyusui, kita akan marah-marah dan menuntut tidak hanya permintaan maaf tapi juga pelatihan pada seluruh karyawan dan staf toko tersebut. Perusahaan ini akan dibuat malu dan diserang sampai mereka menyerah, menyembah-nyembah pada keluarga korban dan massa, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan mereka. Tapi ini bukan perusahaan, ini bukan toko. Ini adalah Pemerintah Amerika Serikat. Negaraku melakukan hal mengerikan ini pada penduduk Amerika.

Artikel terkait : Dalam Sekejap Mata, Ayah ini Kehilangan Kedua Buah Hatinya di Perang Suriah

Setelah diberikan izin tinggal oleh hakim federal, Andrew berhasil membebaskan kliennya sekaligus menyatukan ibu dan bayi tersebut. Wajar saja jika ada hukum yang berbeda saat penguasanya telah berganti, bisa dimaklumi jika para petugas imigran mengalami kebingungan.

Akan tetapi, apakah memisahkan ibu dengan bayinya yang masih menyusui itu perlu? Tidak ada hal yang bisa didapatkan dari tindakan seperti itu. Para penegak hukum memang bertugas menaati perintah dan kebijakan yang berlaku, tapi tidak menjadi alasan untuk mereka memperlakukan orang lain semena-mena.

Peristiwa ini layak mendapatkan simpati kita, bahwa saudara-saudara muslim kita di Amerika sana sedang mengalami diskriminasi besar-besaran. Seharusnya hal ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua, agar kita juga tak melakukan hal yang sama pada penganut agama yang berbeda di Indonesia.

Baca juga:

Seorang Ibu Menyumbangkan 67 Kilogram ASI, Setelah Bayinya Meninggal Dunia

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Seorang Ibu Dipisahkan dari Bayinya yang Masih Menyusui di Bandara
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti