Tak Perlu Repot, Bikin Sensory Play Bayi dengan 9 Bahan Makanan Ini

Banyak bahan makanan yang bisa digunakan untuk membuat sensory play. Parents bisa menyesuaikan pemilihannya berdasarkan kesukaan buah hati.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Memberikan sensory play untuk bayi semakin populer dilakukan oleh kalangan orangtua milenial. Namun sebenarnya, apa definisi dari sensory play itu? Sensory play adalah jenis permainan untuk mengasah ketajaman indra, seperti penciuman, pendengaran, peraba, penglihatan, dan pengecap.

Permainan ini sangat bagus untuk melatih kemampuan motorik halus anak-anak, mengajarkan cara melakukan observasi terhadap suatu benda, dan menstimulasi saraf di otak. Memberikan sensory play juga termasuk salah bentuk stimulasi sensori yang diberikan kepada si kecil.

Menurut Rininta Meyftanoria, S.Psi, M.Psi, psikolog klinis anak di Sensory Playhouse, stimulasi sensori sudah bisa orangtua berikan kepada buah hati sejak dalam kandungan atau di 1000 kehidupan pertamanya. Bukan cuma Bunda, tapi Ayah dan anggota keluarga lain pun bisa memberikan stimulasi sensori.

Artikel Terkait: 5 Pertimbangan Memilih Mainan Edukasi untuk Si Kecil

Membuat Sensory Play untuk Bayi dari Bahan Makanan

Nyatanya membuat sensory play itu tidak sulit, bahkan bisa dibuat dari berbagai macam bahan makanan. Penggunaan bahan makanan untuk sensory play pun dapat memberikan rasa aman, sehingga anak bisa bereksplorasi dengan bebas.

Berikut ini beberapa bahan makanan yang bisa dimanfaatkan untuk membuat sensory play.

1. Agar-agar

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Tekstur agar-agar yang kenyal bisa merangsang kepekaan indra peraba si kecil. Rasa geli yang ditimbulkan dari agar-agar juga membuat anak-anak jadi gemas untuk meremas-remasnya hingga hancur.

Bunda bisa melakukan kombinasi permainan menggunakan agar-agar untuk memberikan nilai tambah yang lebih menyenangkan. Benda-benda kesukaan buah hati, seperti mainan binatang atau lego, bisa dimasukkan ke dalam agar-agar supaya anak-anak semakin bersemangat bereksplorasi.

Bunda juga bisa memilih agar-agar dengan warna yang beragam untuk merangsang indra penglihatan buah hati. 

Artikel Terkait: Montessori di Rumah; Cara Membuat dan Bermain Sensory Bottle

2. Buah-buahan

Buah-buahan adalah salah satu bahan makanan yang sangat tepat dijadikan permainan sensory play untuk anak. Teksturnya yang beragam, tergantung dari jenis buahnya, bisa Parents pilih sesuai dengan kemampuan menggigit anak.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Jika anak sudah memiliki gigi, Parents bisa menggunakan buah apel dan pir sebagai bahan permainan anak. Jika anak belum memiliki kemampuan menggigit sama sekali, sebaiknya gunakan buah yang lunak, seperti alpukat.

Permainan sensory play menggunakan buah sangat mudah untuk dilakukan. Parents hanya perlu memotong buah menjadi dengan ukuran yang sesuai, sehingga mudah digenggam anak. Sajikan potongan buah tersebut dalam piring kecil. 

Selanjutnya, anak akan mulai memegang dan merasakan tekstur buah. Aroma yang khas juga dapat memancing minat anak untuk tertarik mencicipinya.

Dengan permainan sensory menggunakan buah, anak bisa mendapatkan rangsangan dalam bentuk indra penglihatan melalui warna, indra penciuman melalui aroma, indra peraba melalui tekstur buah, dan indra perasa. 

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

3. Biji-bijian sebagai Bahan Sensory Play untuk Bayi

Biji-bijian memiliki ragam warna dan bentuk yang dapat membuat anak menjadi bergairah untuk mengeksplorasinya. Kacang hijau, kacang tanah, kacang merah, dan kacang kedelai, adalah contoh biji-bijian sederhana yang bisa dijadikan permainan sensory play.

Jagung pipil juga menjadi alternatif lainnya yang tidak kalah menarik. Warna biji jagung yang kuning terang terlihat menarik untuk anak kecil.

4. Pasta sebagai Bahan Sensory Play untuk Bayi

Serupa dengan biji-bijian, pasta juga memiliki bentuk yang beragam. Jika anak sudah lumayan besar, Bunda bisa memasukkan pasta ke dalam wadah tertutup dan menggoyang-goyangkannya untuk merangsang indra pendengaran anak.  

5. Beras

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Beras dengan bentuk dan warna yang monoton bisa divariasikan dengan menambahkan pewarna makanan. Permainan sensory dengan beras berwarna bisa merangsang indra penglihatan dan peraba si kecil.

6. Tepung

Parents bisa mengkreasikan tepung dengan tambahan baby oil, sehingga menjadi moond sand. Atau juga bisa membuat playdough bersama buah hati dengan menambahkan air dan garam serta pewarna makanan.

7. Whipped Cream

Tekstur whipped cream yang lembut dan berbusa membuat anak-anak segera menyukai permainan sensory menggunakan bahan ini. Apalagi, whipped cream aman untuk dikonsumsi sehingga tak perlu khawatir jika buah hati memainkan sambil memakannya.

8. Sereal sebagai Bahan Sensory Play untuk Bayi

Sereal memiliki bentuk dan tekstur yang beragam, sehingga Parents bisa memilihnya sesuai dengan kemampuan menggigit buah hati. Apalagi, sekarang tersedia sereal rendah gula dan bebas gluten, jadi aman untuk diberikan kepada bayi di bawah satu tahun. 

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

9. Remahan Roti

Remahan roti memiliki tekstur yang sama seperti pasir tapi dapat dikonsumsi. Serta, sangat mudah untuk dibuat sendiri di rumah menggunakan roti yang sudah dipanggang lalu dihancurkan.

Sensory play untuk bayi menggunakan bahan makanan memiliki kelebihan utama yakni aman dikonsumsi. Pilihan bahan makanan untuk dibuat permainan juga sangat beragam. Parents bisa menyesuaikannya dengan kesukaan buah hati masing-masing.

Saat memberikan sensory play untuk bayi, jangan lupa agar selalu dampingi dan ajak mereka berkomunikasi, ya, Parents. 

Baca Juga:

Mengapa Metode Montessori Begitu Terkenal di Dunia PAUD?

Penulis

Rian Andini