TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penjelasan Para Ahli Tentang Kelainan Seksomnia yang Perlu Anda Ketahui

Bacaan 3 menit
Penjelasan Para Ahli Tentang Kelainan Seksomnia yang Perlu Anda Ketahui

Bisakah orang melakukan seks sambil tidur? Bagaimana hal itu bisa terjadi?

Seks saat tidur mungkin merupakan hal yang sulit dibayangkan, apalagi dilakukan. Bagaimana mungkin orang yang sedang tidur melakukan hubungan seksual? Namun nyatanya, fenomena ini benar-benar ada, dan disebut dengan seksomnia.

Seksomnia bisa terjadi ketika pasangan melakukan seks sambil tidur, atau salah suami memaksa istrinya yang sedang tidur untuk berhubungan seks tanpa setahu sang istri.

Ann Marie Chung dari Universitas Kesehatan Toronto menyebut, seksomnia adalah kegiatan penuh gairah yang dilakukan dalam kondisi tidur lelap. Selain hubungan intim, masturbasi saat tidur dan mimpi basah juga masuk ke dalam kategori seksomnia.

Apa mungkin seks saat tidur bisa terjadi?

seks saat tidur

Seks saat tidur merupakan masalah gangguan tidur yang disebut seksomnia.

Michel Cramer Bornemann, MD, seorang profesor di bidang Neurologi di Universitas Minnesota mengatakan, “Saya pernah menangani kasus suami yang mastubarsi saat sedang tidur. Mereka mulai mencari bantuan pakar karena sang istri merasa dirinya tak bisa memuaskan suami secara seksual. Namun sebenarnya, sang istri bukanlah alasan mengapa suaminya memiliki kebiasaan seksual yang aneh. Ini merupakan masalah gangguan tidur.”

Fenomena seksomnia pertamakali diakui sebagai sebuah gejala kelainan tidur setelah hasil riset ilmiah dari ilmuwan  gabungan Universitas Toronto dan Universitas Ottawa dipublikasikan di Canadian Journal of Psychiatry pada Juni 2003. Sebelumnya, para pakar di dunia enggan membahas mengenai hal ini, karena takut masyarakat tidak bisa menerimanya.

Namun, penelitian yang dilakukan Dr. Colin Shaprio, Dr. Nik Trajanovic dan Dr. Paul Fedoroff. Seksomnia kemudian diakui sebagai masalah kesehatan.

Penyebab seksomnia terjadi

seks saat tidur

Seksomnia, seks saat tidur yang merupakan gangguan kesehatan dan bisa terjadi pada semua orang.

Dokter dan para ahli belum bisa memastikan apa penyebab terjadinya seksomnia, namun mereka menyatakan bahwa orang yang memiliki gangguan tidur seperti mengigau dan berjalan sambil tidur berisiko lebih tinggi mengalami seksomnia.

Selain itu, konsumsi alkohol, narkoba, stres dan kurang tidur juga bisa menjadi faktor pemicu terjadinya seksomnia. Beberapa laporan kesehatan menyebut, tidur yang cukup setiap malam bisa mengurangi risiko kecenderungan seksomnia.

Akan tetapi, kadang seksomnia juga bisa terjadi karena masalah kejiwaan. Beberapa kasus seksomnia yang pernah terjadi, mengungkap bahwa seseorang yang menderita hiperseks juga melakukan seks saat tidur.

Ann Marie menyatakan, tingkat gairah seksual seseorang bisa diukur dan dikendalikan. Jadi mereka yang mendeirta seksomnia bisa disembuhkan dengan gabungan perawatan medis dan psikologi secara rutin.

Bagaimana seks saat tidur bisa terjadi?

seks sambil tidur

Profesor Meir Kryger dari Universitas Yale menyatakan, Seksomnia terjadi pada proses awal saat seseorang sedang masuk ke fase tidur lebih dalam yang nyenyak. Fenomena seks saat tidur juga dikatakan berkaitan dengan gejala berjalan sambil tidur atau mimpi buruk. Gangguan tidur seperti parasomnia juga bisa menjadi pemicu.

Sama halnya dengan orang yang berjalan sambil tidur, orang yang melakukan seks saat tidur juga hanya bisa diperiksa melalui pemindaian gelombang otak. Karena mereka terlihat seperti orang yang sadar namun nyatanya sedang tidur.

Bagian otak yang berfungsi dalam memori, pengambilan keputusan dan pikiran rasional tetap tidur. Sementara bagian otak yang mengontrok penglihatan, gerakan dan emosi tetap terjaga. Inilah yang menyebabkan fenomena mengigau, berjalan sambil tidur dan seksomnia.

” Jadi orang-orang mungkin bisa berbicara, berjalan, makan, memasak, mengemudi atau bahkan berhubungan seks, tanpa kesadaran dan ingatan yang jelas,” paparnya.

Bila Bunda atau suami mengalaminya, carilah bantuan dari pakar psikologi atau seksolog. Untuk mengetahui penyebab pasti dan mencari cara menyembuhkannya.

Semoga bermanfaat.

 

Referensi: Vemale, Indiatimes

Baca juga:

Tips Berhubungan Seks Diam-Diam Saat Anak Sedang Tidur

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Penjelasan Para Ahli Tentang Kelainan Seksomnia yang Perlu Anda Ketahui
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti