TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bocah 1 tahun nyaris tewas akibat dokter salah suntik, hati-hati Parents!

Bacaan 4 menit
Bocah 1 tahun nyaris tewas akibat dokter salah suntik, hati-hati Parents!

Apa yang disuntikkan oleh dokter pada anak ini?

Setelah kepala sang anak terbentur tempat tidur, orangtua Declan Campbell memutuskan untuk membawa bocah satu tahun tersebut ke rumah sakit. Mereka ingin memastikan bahwa luka anaknya tidak parah. Namun, apa yang seharusnya menjadi sebuah pemeriksaan biasa berakhir tragis setelah dokter salah suntik obat sebelum CT scan.

Artikel terkait: Bayi meninggal karena terlambat pasang infus, ini penyebab perawat kesulitan pasang infus

Bagaimana kejadian salah suntik obat tersebut?

salah suntik obat 1

Declan seharusnya hanya menjalani pemeriksaan rutin akibat kepalanya terbentur

Insiden tragis ini terjadi di Nepean Hospital, yang terletak di New South Wales, Australia. Declan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan CT scan.

Agar proses CT scan akurat, Declan harus tetap dalam keadaan diam. Ia pun dibius dengan 12mg Ketamine.

Namun ternyata, dokter salah mengambil jarum suntik, dan justru menyuntikkannya dengan 12mg Suxamethonium. Suxamethonium adalah obat yang menyebabkan kelumpuhan jangka pendek dan biasanya digunakan sebagai bagian dari anestesi total.

Ibunda Declan melihat bagaimana bibir putranya membiru dengan cepat dan tiba-tiba tubuhnya lemas. Ia mengatakan pada dokter bahwa ada sesuatu yang salah.

“Dokter segera menggendong anak itu dan berlari,” ibunya menjelaskan.

Belakangan diketahui bahwa ada dua jarum suntik yang berbeda di atas nampan yang diberikan kepada dokter. Dokter itu secara tak sengaja salah suntik obat dan nyaris membuat Declan kehilangan nyawa.

“Sesuatu yang seharusnya sangat sederhana”

salah suntik obat 2

Ayah Declan bergegas ke rumah sakit setelah mendapat telepon dari istrinya yang menceritakan insiden yang menimpa anak mereka.

“Sesuatu yang seharusnya sangat sederhana, hanya pergi ke rumah sakit untuk CT scan, untuk melihat apakah ia tidak memiliki masalah setelah terbentur malah justru membuatnya nyaris tewas,” ujar ayah Declan.

Untungnya, Declan telah pulih sepenuhnya dan tampaknya tidak ada kerusakan jangka panjang.

Namun, ibunya tak akan melupakan bagaimana putranya berhenti bernapas selama 90 detik. Ia menyadari ada sesuatu yang tidak beres ketika salah satu staf di ruang CT scan mulai menangis.

Dokter telah meminta maaf atas kejadian salah suntik obat dan menjelaskan apa yang terjadi pada kedua orangtua Declan. Pihak rumah sakit juga berupaya memperketat prosedur agar insiden serupa tidak terulang lagi.

Bocah 1 tahun nyaris tewas akibat dokter salah suntik, hati-hati Parents!

Kenali bentuk malapraktik medis

Malapraktik terjadi ketika seorang profesional atau penyedia layanan kesehatan lalai untuk memberikan perawatan yang tepat, tidak melakukan tindakan yang sesuai, atau memberikan perawatan di bawah standar yang menyebabkan bahaya, cedera, atau kematian pasien.

Malapraktik atau kelalaian biasanya melibatkan kesalahan dokter atau tenaga kesehatan saat melakukan diagnosis, dosis obat, manajemen kesehatan, perawatan, atau aftercare.

Hukum yang mengatur malapraktik memungkinkan pasien untuk mendapat kompensasi dari segala bahaya yang diakibatkan oleh perawatan di bawah standar.

Menurut Medical Malpractice Center, di Amerika Serikat, ada 15.000 hingga 19.000 tuntutan malapraktik medis terhadap dokter setiap tahun.

Standar dan peraturan terkait malapraktik medis dapat berbeda antara satu negara dengan negara lain. Rumah sakit, dokter, atau profesional perawatan kesehatan lainnya diharapkan memberikan standar perawatan tertentu.

Profesional tidak bertanggung jawab atas semua bahaya yang dialami pasien. Namun, mereka bertanggung jawab jika pasien mengalami bahaya atau cedera karena tenaga kesehatan tidak memberikan layanan yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Menurut pengacara kasus malapraktik di AS, ada beberapa faktor untuk mengkategorikan tindakan tenaga kesehatan sebagai malapraktik, yaitu sebagai berikut ini, seperti dirangkum Medical News Today.

  1. Kegagalan untuk memberikan standar perawatan yang tepat

Undang-undang mensyaratkan, tenaga kesehatan profesional harus mematuhi standar tertentu. Jika tidak, ia akan menghadapi tuduhan kelalaian.

  1. Cedera terjadi karena kelalaian

Jika pasien merasa tenaga kesehatan lalai, tetapi tidak ada bahaya atau cedera terjadi, hal ini tidak bisa dikategorikan sebagai malapraktik dan kemungkinan pasien tidak bisa mengklaim haknya. Pasien harus membuktikan kelalaian menyebabkan cedera atau bahaya, dan tanpa kelalaian, itu tidak akan terjadi.

  1. Akibat yang ditimbulkan harus memiliki konsekuensi yang merugikan

Pasien harus menunjukkan, cedera atau bahaya yang disebabkan oleh kelalaian medis mengakibatkan kerugian yang cukup besar bagi pasien. Kerugian yang cukup besar yaitu:

Cerita mitra kami
Sahur Jadi Fondasi Kuat Puasa Seharian, Energen Gelar Kajian Ramadan di Masjid Istiqlal
Sahur Jadi Fondasi Kuat Puasa Seharian, Energen Gelar Kajian Ramadan di Masjid Istiqlal
Beeme Indonesia Perkenalkan Bee Gentle Lotion, Inovasi Perawatan Kulit Harian untuk Mendukung Kesejahteraan Ibu dan Anak Indonesia
Beeme Indonesia Perkenalkan Bee Gentle Lotion, Inovasi Perawatan Kulit Harian untuk Mendukung Kesejahteraan Ibu dan Anak Indonesia
Serunya Taisho Travel Tale, Eksplor Jakarta Sambil Belajar dan Bermain!
Serunya Taisho Travel Tale, Eksplor Jakarta Sambil Belajar dan Bermain!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
  • penderitaan
  • kesulitan untuk beraktivitas dalam waktu lama
  • rasa sakit yang konstan
  • kehilangan penghasilan yang cukup besar
  • disabilitas.

Semoga bermanfaat!

 

 

*Artikel disadur dari theAsianparent Singapura.

Baca juga:

Ngeri! Salah dapat suntikan epidural, ibu ini tak bisa peluk bayinya setelah melahirkan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Bocah 1 tahun nyaris tewas akibat dokter salah suntik, hati-hati Parents!
Bagikan:
  • Sahur Jadi Fondasi Kuat Puasa Seharian, Energen Gelar Kajian Ramadan di Masjid Istiqlal
    Cerita mitra kami

    Sahur Jadi Fondasi Kuat Puasa Seharian, Energen Gelar Kajian Ramadan di Masjid Istiqlal

  • Beeme Indonesia Perkenalkan Bee Gentle Lotion, Inovasi Perawatan Kulit Harian untuk Mendukung Kesejahteraan Ibu dan Anak Indonesia
    Cerita mitra kami

    Beeme Indonesia Perkenalkan Bee Gentle Lotion, Inovasi Perawatan Kulit Harian untuk Mendukung Kesejahteraan Ibu dan Anak Indonesia

  • Serunya Taisho Travel Tale, Eksplor Jakarta Sambil Belajar dan Bermain!
    Cerita mitra kami

    Serunya Taisho Travel Tale, Eksplor Jakarta Sambil Belajar dan Bermain!

  • Sahur Jadi Fondasi Kuat Puasa Seharian, Energen Gelar Kajian Ramadan di Masjid Istiqlal
    Cerita mitra kami

    Sahur Jadi Fondasi Kuat Puasa Seharian, Energen Gelar Kajian Ramadan di Masjid Istiqlal

  • Beeme Indonesia Perkenalkan Bee Gentle Lotion, Inovasi Perawatan Kulit Harian untuk Mendukung Kesejahteraan Ibu dan Anak Indonesia
    Cerita mitra kami

    Beeme Indonesia Perkenalkan Bee Gentle Lotion, Inovasi Perawatan Kulit Harian untuk Mendukung Kesejahteraan Ibu dan Anak Indonesia

  • Serunya Taisho Travel Tale, Eksplor Jakarta Sambil Belajar dan Bermain!
    Cerita mitra kami

    Serunya Taisho Travel Tale, Eksplor Jakarta Sambil Belajar dan Bermain!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti