TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Ratusan Anak Jadi Korban Salah Dosis Vaksin Covid-19, Begini Kronologisnya

Bacaan 4 menit
Ratusan Anak Jadi Korban Salah Dosis Vaksin Covid-19, Begini Kronologisnya

Alih-alih melindungi, kesalahan dosis vaksin malah membuat jatuh sakit. Semoga tidak terulang kembali.

Sebanyak 112 anak menjadi korban salah dosis vaksin Covid-19, di sebuah apotek di Virginia, Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan WebMD, 12 November 2021, apotek Ted di Aldie memberikan vaksin Pfizer-BioNTech yang dirancang untuk anak-anak berusia 12 tahun ke atas, kepada anak-anak usia 5-11 pada 3 dan 4 November, seperti dikabarkan Departemen Kesehatan Virginia.

salah dosis vaksin covid-19

Akibat insiden salah dosis vaksin Covid-19 tersebut, apotek Ted diminta untuk berhenti menyediakan vaksin.

Berdasarkan peraturan CDC, anak-anak berusia 12 tahun ke atas seharusnya menerima dosis vaksin sebanyak 0,3 mililiter. Sementara anak-anak berusia 5-11 tahun, seharusnya menerima dosis 0,2 mililiter.

Artikel terkait: Kisah Perjuangan Carina Joe, Ilmuwan Indonesia Peneliti Vaksin COVID-19 AstraZeneca

Apotek Ted Salah Memberi Dosis Vaksin Covid-19, Departemen Kesehatan Angkat Bicara

Departemen Kesehatan setempat angkat bicara terkait kejadian salah dosis vaksin Covid-19 dari apotek tersebut. Kepada Washington Post, direktur Departemen Kesehatan menjelaskan bahwa apotek mencoba memberikan vaksin dalam jumlah yang lebih kecil, sehingga anak-anak yang lebih kecil mungkin mendapatkan dosis yang salah.

Ratusan Anak Jadi Korban Salah Dosis Vaksin Covid-19, Begini Kronologisnya

“Karena mereka tidak memiliki formula anak-anak, mereka menggunakan formulasi dewasa, tetapi hanya memberikan sepertiga dari jumlah tersebut kepada anak-anak,” kata David Goodfriend.

Menurut keterangan David, yang dilakukan apotek Ted sebenarnya berniat baik, namun caranya salah dan tidak mendapat izin.

“Pemahaman kami, Apotek Ted adalah mereka mencoba melakukan solusi, yang tidak diizinkan,” ujar David.

Aksi pengurangan dosis dinilai sangat rentan menimbulkan kesalahan. Hal ini karena pihak apotek mungkin hanya mengira-ngira takaran atau dosis vaksin yang akan diberikan. Akibatnya, mungkin ada anak yang mendapat terlalu sedikit, atau terlalu banyak vaksin Covid-19.

Bagi anak yang mendapat dosis vaksin terlalu banyak, mungkin ia tidak akan dirugikan, demikian menurut David. Namun tidak dijelaskan bagaimana dampaknya bagi anak yang mendapat dosis vaksin terlalu sedikit.

Artikel terkait: Vaksin COVID-19 untuk Anak Terus Diuji Coba, Bagaimana Hasilnya?

Tindakan Departemen Kesehatan

Ratusan Anak Jadi Korban Salah Dosis Vaksin Covid-19, Begini Kronologisnya

Setelah kejadian tersebut, Departemen Kesehatan wilayah mengirim surat kepada orang tua dari anak-anak yang terkena dampak. Para orang tua direkomendasikan untuk menghubungi layanan kesehatan.

Surat itu mengatakan, orang tua dapat menunggu selama 3 minggu setelah penyuntikan vaksin, kemudian memulai kembali penyuntikan seri kedua dalam dosis yang benar. Atau, dapat pula melanjutkan vaksinasi sesuai jadwal yang telah diberikan kepada anak mereka.

Sementara itu, Ester Megally, sebagai pemilik apotek Ted Pharmacy, menolak berkomentar.

salah dosis vaksin covid-19

“Ini adalah hari kerja bagi kami sekarang, dan kami sedikit sibuk. Saya minta maaf,” katanya kepada Washington Post.

Setelah memeriksa kejadian salah dosis vaksin Covid-19, Departemen Kesehatan Virginia memerintahkan Apotek Ted untuk berhenti memberikan vaksin dan mengumpulkan semua vaksin dari apotek.

David mengatakan, tenaga kesehatan dan orang tua perlu jeli mengamati perbedaan vaksin untuk anak-anak. Vaksin untuk anak yang lebih kecil memiliki tutup warna oranye, sedangkan vaksin untuk anak-anak yang lebih besar memiliki tutup ungu.

Artikel terkait: 4 Fakta Varian Lambda, Disebut Lebih ‘Kebal’ Vaksin COVID-19!

Pengakuan Ibu Korban Salah Dosis Vaksin Covid-19

salah dosis vaksin covid-19

Seorang ibu yang anaknya menerima suntikan vaksin dari apotek Ted mengatakan, dia menyesal tidak memeriksa terlebih dahulu tutup botol vaksin, sebelum disuntikkan kepada anaknya.

“Saya tidak akan pernah melakukan ini (vaksinasi) jika saya tahu mereka memberikan vaksin dewasa yang diformulasikan ulang. Sama sekali tidak,” kata Dasha Hermosilla.

“Saya seharusnya meminta pegawai apotek untuk menunjukkan kepada saya botol berwarna oranye,” lanjutnya.

salah dosis vaksin covid-19

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Seperti diketahui, penyakit COVID-19 memang tidak ‘ganas’ untuk anak-anak. Sebagian besar anak yang terinfeksi, hanya mengalami sakit yang ringan atau bahkan tidak bergejala sama sekali. Akan tetapi, anak-anak juga memainkan peranan penting untuk mengakhiri pandemi melalui program vaksinasi.

Program vaksinasi memiliki tujuan utama untuk melindungi individu dari penyakit infeksi yang berat, dan mencegah penularan penyakit kepada mereka yang tidak bisa divaksin. Karena itu, kasus salah dosis vaksin covid-19 sangatlah berbahaya. Pasalnya, bisa jadi vaksin yang bertujuan melindungi malah membuat anak jatuh sakit karena dosis yang tidak semestinya. Semoga kasus ini tidak terulang kembali. 

 

Baca juga: 

Vaksin COVID-19 Pengaruhi Kesuburan? Ini Fakta yang Harus Diketahui

 

Vaksin IPV: Waktu Pemberian, Efek Samping, Kisaran Harga

 

Hoaks Vaksin Pfizer Berbahaya untuk Ibu Menyusui

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

alikarukhan

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Ratusan Anak Jadi Korban Salah Dosis Vaksin Covid-19, Begini Kronologisnya
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti