Begun Balance Bike; Melatih Tumbuh Kembang Anak dengan Cara Menyenangkan

Begun Balance Bike; Melatih Tumbuh Kembang Anak dengan Cara Menyenangkan

Balance bike atau kick bike ialah permainan anak yang sedang 'kekinian'. Tapi tahukah Anda bahwa manfaat permainan ini jauh lebih besar dari yang Anda duga?

Jika Anda berjalan-jalan ke toko mainan anak dan bertemu sepeda tanpa pedal, jangan bingung. Inilah balance bike, sepeda mainan yang sedang tren sekarang ini.

Diantara merk balance bike yang ada di pasaran,  salah satu merk menyita perhatian kami. Begun namanya.

Mengambil motto “Let the fun begun”, produk ini adalah sepeda keseimbangan buatan tangan yang terbuat dari kayu jati belanda dan memiliki desain yang eksklusif dan ergonomis. Ditambah dengan corak serat kayu alaminya, cocok untuk Anda yang menyukai gaya hidup go green. 

Lebih baik dari sepeda roda tiga

Jika Anda bertanya-tanya, mengapa tanpa pedal? Rupanya, sepeda yang dikhususkan untuk anak usia 2-5 tahun ini memiliki tujuan untuk mengajarkan anak posisi keseimbangan dengan cara yang benar.

Bermain dengan sepeda keseimbangan memiliki manfaat yang lebih besar untuk melatih keseimbangan anak dibanding dengan menggunakan sepeda roda tiga.

Awalnya,  anak akan berusaha mencari cara menggerakkan sepeda ini. Perlahan tapi pasti, dari berjalan tertatih, lalu setengah berlari, sampai ia bisa berlari menggunakan sepeda dan mencari titik seimbangnya sendiri.

Begun Balance Bike; Melatih Tumbuh Kembang Anak dengan Cara Menyenangkan

Inilah yang tidak didapatkan anak ketika ia belajar bersepeda dengan roda tiga.

Saat masa transisi roda tiga ke roda dua, anak akan mengulang kembali mempelajari sepedanya.

Namun sepeda keseimbangan Begun membuat anak bisa bermain dengan mandiri tanpa orangtua harus memegang bagian belakang sepeda pada umumnya.

Setelah anak bisa memainkan sepeda keseimbangan ini, akan sangat mudah bagi mereka bertransisi ke sepeda dengan pedal.

Melatih sensorik, motorik, dan meningkatkan intelejensia si kecil dalam satu permainan

Jika Anda berpikir bahwa si kecil hanya belajar keseimbangan dari permainan yang satu ini, maka Anda salah.

Bersiap-siaplah terkejut karena dari satu kali sesi bermain, terdapat banyak manfaat untuk perkembangan motorik dan sensoriknya. Lihatlah dalam infografis berikut ini.

review begun infografis

Tidak hanya sebatas itu, Rini Candra, pemilik dari Begun Balance Bike ini juga mengatakan bahwa rutin bermain balance bike bisa membantu anak meningkatkan kemampuannya dalam memecahkan masalah.

“Bayangkan anak itu bermain. Jika di depannya ada lubang, awalnya mungkin ia akan melewatinya begitu saja dan si anak bisa saja jatuh. Tapi setelah ia tahu bahwa lubang itu berbahaya, maka untuk berikutnya anak akan berusaha menghindarinya.” Tuturnya.

Anda berminat memiliki Begun Balance Bike?

Sepeda buatan tangan ini membutuhkan waktu kira-kira 2 minggu untuk pembuatannya. Cek langsung instagramnya @letthefunbegun atau website www.letthefunbegun.com untuk info pemesanan lebih lanjut!

Review balance bike fun begun

Review balance bike fun begun

Cara Mengendarai Balance Bike

Anak Anda tak perlu waktu lama untuk belajar mengendarai balance bike. Anda hanya perlu menyediakan waktu, tempat yang aman untuk belajar, dan dukungan positif. Parents tak perlu banyak memberi instruksi, karena sebagian besar, anak-anak secara naluriah mencari tahu sendiri. Ulasan Two Wheeling Tots di bawah ini memberikan garis besar proses yang akan dialami anak Anda dalam belajar mengendarai balance bike.

Ada 4 tahap yang dilalui anak dalam mengendarai balance bike.

1. Berdiri dan berjalan

Selama tahap ini, Anda hanya perlu mengikuti apa yang dilakukan anak. Biarkan mereka berjalan di atas sepeda selama mereka perlu. Pastikan memberi mereka banyak kesempatan untuk naik dan mencoba berdiri serta berjalan menggunakan balance bike.

2. Duduk dan berjalan

Ajak anak Anda berkeliling dengan balance bike. Anda bisa mengajak anak menyaksikan anak-anak lain yang sedang bersepeda. Mereka akan mulai menyadari bahwa bersepeda itu sangat menyenangkan. Anak-anak dengan kepribadian kompetitif juga cenderung mencoba bersaing dengan anak-anak lain, yang dapat membantu mereka beralih ke tahap “Duduk dan Berlari”.

3. Duduk, lari, dan seimbang

Anak dengan balance bike dengan cepat mengetahui bahwa mereka dapat pergi ke mana saja dengan sepeda itu. Biarkan anak-anak berlatih di area terbuka. Pastikan Anda meluangkan waktu untuk mengajari mereka tentang di mana mereka diizinkan untuk naik dan di mana mereka tidak boleh.

4. Duduk, lari, dan meluncur.

Setelah anak lancar menggunakan balance bike, minta mereka meluncur di jalan sepi menuju rumah atau bukit berumput. Bawa anak Anda menjelajah dengan balance bike-nya.

Baca juga:

5 Macam Aparatus Montessori di Rumah yang Parents Wajib Punya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Febby

app info
get app banner