TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Remaja Meninggal Setelah Akad Nikah, Diduga Bunuh Diri

Bacaan 5 menit
Remaja Meninggal Setelah Akad Nikah, Diduga Bunuh Diri

Seorang remaja meninggal setelah akad nikah. Ia diduga bunuh diri karena dipaksa orangtuanya menikah. Tubuhnya ditemukan membiru dengan mulut berbusa.

Seorang remaja meninggal setelah akad nikah. Ia diduga bunuh diri karena dipaksa orangtuanya menikah dengan lelaki yang usianya terpaut jauh dengannya. Saat ini remaja perempuan tersebut masih duduk di bangku SMP.

Kasus Remaja Meningga setelah Akad Nikah

Remaja Meninggal Setelah Akad Nikah, Diduga Bunuh Diri

Remaja perempuan berinisial AN (18) masih duduk di kelas 9 di SMP Kecamatan Arjasa kelas 9. Ia merupakan warga Dusun Parse, Desa Kolo-kolo Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep. Pada Selasa (25/5/2021), sekitar pukul 07.15 waktu setempat, ia menikah siri dengan seorang pria dari Desa Batu Tali, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean.

“Setelah dinikahkan siri sekitar pukul 07.00 WIB, siangnya ditemukan meninggal dunia dengan mulut berbusa,” ujar salah seorang warga yang tak ingin menyebutkan namanya dan masih tinggal satu desa dengan korban, Jumat (28/5/2021), melansir Tribun News.

Artikel terkait: Kisah pengantin cilik, anak 11 tahun terpaksa menikah dengan pria 41 tahun

Ditemukan dengan Mulut Berbusa

Remaja Meninggal Setelah Akad Nikah, Diduga Bunuh Diri

Usai akad nikah, sekitar enam jam kemudian yakni sekitar pukul 13.30 WIB, tubuhnya ditemukan terkulai dengan kondisi tubuh membiru dan mulut berbusa. Keluarga pun segera membawanya ke Puskesmas terdekat, yaitu Puskesmas Arjasa. Tapi sayang, nyawa siswi SMP tersebut sudah tak bisa diselamatkan lagi.

Setelah itu tersiar kabar bahwa NA memang sengaja bunuh diri karena tak ingin dinikahkan dan masih berusia di bawah umur.

Spekulasi ini tersiar karena menurut para tetangga, di tahun 2020 NA juga sempat diminta keluarganya untuk menikah. Tapi ia menolak dengan alasan masih ingin sekolah.

“Tahun 2020 lalu juga sempat mau dinikahkan secara siri, namun anak perempuan itu menolak karena masih ingin sekolah,” ujar warga itu lagi.

Artikel terkait: 5 Fakta Calon Pengantin Lompat dari Lantai 7, Resepsi Pernikahan Jadi Tempat Doa Bersama

Bukan Bunuh Diri, Tapi Sakit Lambung

Remaja Meninggal Setelah Akad Nikah, Diduga Bunuh Diri

Kepada Tribun News, Arli (32), kakak ipar AN, membenarkan adik iparnya meninggal beberapa jam setelah pernikahannya di Puskesmas Arjasa. Tapi ia membantah kepergian NA disebabkan bunuh diri.

Menurut Arli, AN meninggal karena sakit lambung yang sudah lama dideritanya.

“AN memiliki riwayat penyakit lambung karena sering terlambat makan. Selain itu, makanannya sering yang pedas dan instan seperti mie,” kata Arli.

Soal rumor yang menyebutkan mulut AN berbusa dan tubuhnya membiru saat ditemukan, ia juga membantah.

Kata Arli, saat ditemukan kondisi AN memang sudah kritis. Ditambah, perjalanan menuju Puskesmas pun mengalami kendala karena keluarga Arli tidak ada yang memiliki mobil. Belum lagi akses jalan menuju Puskesmas sulit karena berada di pelosok.

“Butuh 15 menit untuk sampai ke Puskesmas. Di perjalanan, AN sudah kritis sehingga sampai Puskesmas hanya sempat diberi oksigen kemudian meninggal,” terang Arli.

Kepala Kepolisian Sektor Kangean Iptu Agus Sugito pun mengatakan hal yang sama saat dikonfirmasi. Ia mengatakan, AN meninggal saat masih dalam perawatan medis di Puskesmas.

“Itu sakit, dibawa ke Puskesmas, dan dalam perawatan MD (meninggal dunia) karena mulut berbusa setelah dinikahkan. Namun keluarga (AN) tidak melapor,” jelas Agus kepada awak media.

Tetangga yang Menyebarkan Rumor Bunuh Diri

remaja meninggal setelah akad nikah

Beberapa saat setelah AN dinyatakan meninggal dunia, tersiar kabar bahwa dirinya bunuh diri karena menolak dinikahkan. Namun ternyata informasi itu hanya rumor belaka. Menurut keluarga suaminya, isu tersebut sengaja disebarkan oleh salah seorang oknum yang memang tidak suka dengan keluarga tersebut. Dan saat ini orang tersebut sedang dalam pengejaran polisi.

“Tidak benar jika AN diracun atau bunuh diri. Penyebar informasi itu kami minta agar memberikan klarifikasi kepada kami dan masyarakat,” kata Arli melansir Kompas, Minggu (30/5/2021).

Pada Jumat (28/5/2021) lalu Kompas menghubungi Kepala Sub Bagian Humas Polres Sumenep AKP Widiarti melalui sambungan telepon.

Remaja Meninggal Setelah Akad Nikah, Diduga Bunuh Diri

Widiarti mengatakan, informasi yang menyebut AN meninggal karena bunuh diri memang benar bohong. Ia mengatakan, si penyebar informasi yang berinisial HN merupakan tetangga suami korban dan berprofesi sebagai guru swasta.

“Masih kami cari pelaku penyebar hoaks itu. Pelaku bisa dijerat dengan undang-undang informasi dan transaksi elektronik,” terang Widiarti, Jumat (28/5/2021).

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

“Kami menerima fitnah yang sangat kejam. Kami sudah kehilangan anggota keluarga kemudian difitnah dengan drama racun dan pernikahan di bawah umur,” kata Arli kepada Kompas melalui sambungan telepon.

Artikel terkait: 7 Tanda Seseorang Benar-Benar Siap Menikah Menurut Psikolog Roslina Verauli

Pengejaran Penyebar Berita Bohong Masih Dikejar

Remaja Meninggal Setelah Akad Nikah, Diduga Bunuh Diri

Berdasarkan keterangan Widiarti, HN menyebarkan berita bohong tersebut melalui akun media sosialnya. Setelah dicari oleh keluarga, ia pergi dari rumahnya. Sejauh ini polisi sudah mengetahui keberadaan HN, yakni kabur ke Desa Kalikatak, Kecamatan Kangayan, sebuah desa yang berada di ujung timur pulau Kangean.

“Postingan di akun media sosial yang disebarkan HN sudah dihapus. Tapi HN tetap kami cari karena sudah membuat resah keluarga almarhum dan masyarakat,” kata Widiarti.

Tidak banyak yang dituntut dari Arli dan keluarganya dari HN. Ia hanya meminta agar HN melakukan klarifikasi di balai desa dengan disaksikan aparat desa, aparat kepolisian, dan seluruh masyarakat. Pasalnya, masyarakat sudah telanjur percaya dengan informasi yang disebarkannya.

“Kami tidak menuntut dia minta maaf kepada keluarga kami. Tapi kami minta HN ini memberikan klarifikasi kepada masyarakat di kantor desa,” ujar Arli.

***

Itulah berita mengenai remaja meninggal setelah akad nikah, dan ternyata memang bukan bunuh diri melainkan karena kondisi kesehatannya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Baca juga:

Ulama: "Anak perempuan 14 tahun harusnya sudah boleh menikah," Parents setuju?

Viral WO Promosikan Nikah Muda, Ini Bahaya Kesehatan Fisik dan Mental Bagi Anak

Jangan Mau Direndahkan, 8 Cara Menghadapi Catcalling yang Sering Dialami Remaja Perempuan!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ester Sondang

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Remaja Meninggal Setelah Akad Nikah, Diduga Bunuh Diri
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti