Putri Titian bagikan pengalaman cacar air saat hamil, apa efeknya bagi anak?

Putri Titian bagikan pengalaman cacar air saat hamil, apa efeknya bagi anak?

Mengapa ya Bun kondisi cacar ini berbahaya bagi ibu hamil?

Saat mengandung, ibu hamil memang lebih rentan terhadap infeksi bakteri, virus, maupun parasit. Hal ini tentu saja lantaran sistem imunnya menurun. Salah satu infeksi yang sering dikhawatirkan adalah cacar. Sayangnya, kondisi ini justru dialami oleh Putri Titian cacar saat hamil anak keduanya.

Belum lama ini, April 2019, Putri Titian menceritakan betapa si kecil Iago, sang anak merupakan anak yang kuat sejak masih di dalam kandungan, termasuk saat ia mengalami cacar. Kisah ini ia ungkapkan lewat unggahannya di Instagram @putrititian

Artikel terkait: Ini cara Putri Titian dan Junior Liem atasi konflik dan perbedaan, tiru yuk!

Putri Titian cacar saat hamil

Putri Titian cacar saat hamil

Putri Titian menceritakan betapa si kecil Iago, sang anak merupakan anak yang kuat sejak masih di dalam kandungan, termasuk saat ia mengalami cacar. Kisah ini ia ungkapkan lewat unggahannya di Instagram @putrititian.

“Mykah Iago Liem, anak laki-laki ke dua momom.  Si anak kuat. Si anak yang tidak di manja sejak dari kandungan. Padahal momom worry banget sama Iago, dulu momom kena sakit cacar. Dirawat di RS minum antibiotik dan obat obat lainnya, awalnya momom nggak tahu kalau ternyata Iago udah ada waktu momom kena sakit cacar.” ujar Tian dalam captionnya.

Namun rupanya si kecil bisa bertahan bahkan tumbuh sehat hingga hari kelahirannya. Bahkan memang kehamilannya ini Tian merasa si kecil lebih tenang dan tidak manja sejak dalam kandungan.

Putri Titian cacar saat hamil

“Kuasa tuhan, Iago tetep tumbuh dengan kuat dan sehat perhari nya. Iago juga selalu bisikkin momom dari perut, momom harus tetep kuat juga urusin koko Iori walaupun ada Iago di dalem perut. Iago bener-bener anak yang nggak mau dimanja, dia selalu semangatin momom supaya emosi momom tetep stabil. Sampe-sampe dulu momom sama papi yuyun kira Iago itu cewe soalnya kaleeeeem bgt bawaanya.” ujar Tian kembali.

Mengapa cacar pada ibu hamil bisa membahayakan?

Cacar pada ibu hamil memerlukan penanganan khusus agar tidak berdampak buruk pada janin. Kondisi ini terjadi akibat infeksi virus yang bisa menyebabkan ruam gatal dan melepuh.

Ibu hamil yang mengalami kondisi ini memiliki kemungkinan berdampak pada kesehatan janin maupun komplikasi pada kehamilan. Di mana bumil akan berisiko mengalami komplikasi seperti pneumonia sedangkan pada janin risikonya tergantung pada waktu kapan cacar air dialami.

Artikel terkait: Cerita Putri Titian memberikan MPASI untuk anak kedua, “Saya lebih santai…”

Bila cacar terjadi antara minggu ke 8-20 kehamilan, ini biasa disebut dengan komplikasi bawaan vericella yang bisa mengakibatkan adanya cacat lahir langka. Ini bisa berakibat pada perkembangan jaringan parut kulit kelainan mata, kelainan otak, dan masalah pada pencernaan.

Kondisi ini bisa lebih berbahaya bila terjadi pada beberapa hari menjelang persalinan hingga sekitar 48 jam menjelang persalinan. Ibu hamil diketahui bisa mengalami infeksi yang berpotensi mengancam jiwa bayi maupun ibu yang juga dikenal dengan kondisi neonatal vericella.

Mencegah cacar air selama kehamilan

Putri Titian bagikan pengalaman cacar air saat hamil, apa efeknya bagi anak?

Dokter biasanya menyarankan untuk memberikan suntikan immunoglobulin bagi ibu hamil yang belum pernah mengalami cacar namun melakukan kontak dengan penderita. Ini diketahui bisa mencegah atau minimal mengurangi keparahan bila terpapar virus cacar ini, maksimal diberikan selama 10 hari.

Apakah Bunda masih ingat pernah terkena cacar air sebelum kehamilan? Ini bisa menjadi indikator cukup penting dari kemungkinan terkena kondisi ini saat hamil.

Namun jangan khawatir karena dokter dapat melakukan tes darah untuk dapat memastikan imunitas tubuh Bunda. Dokter biasanya menyarankan untuk memberikan suntikan immunoglobulin bagi ibu hamil yang belum pernah mengalami cacar namun melakukan kontak dengan penderita.

Ini diketahui bisa mencegah atau minimal mengurangi keparahan bila terpapar virus cacar ini, maksimal diberikan selama 10 hari.  Bila sudah terlanjur menunjukkan gejala cacar air, dokter biasanya akan memberikan antivirus atau menekan risiko komplikasi.

Bila mengalami kondisi ini, sebaiknya segera melakukan konsultasi dengan dokter kandungan agar secepatnya diberikan penanganan yang tepat. Semoga informasi di atas bermanfaat ya, Bunda!

Sumber : Mayo Clinic, instagram

Baca Juga :

Cegah Iori cemburu pada calon adiknya, ini yang dilakukan Putri Titian

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner