TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penyebab Puting Masuk ke Dalam atau Terbenam, Busui Wajib Tahu!

Ditinjau secara medis
Sebuah tim profesional bersertifikat dan diakui di bidang kesehatan yang meninjau semua informasi yang berkaitan dengan kesehatan kehamilan dan kesehatan dan tumbuh kembang anak di theAsianparent. Tim ini terdiri dari dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dokter anak, spesialis penyakit menular, doula, konsultan laktasi, redaktur profesional, dan kontributor dengan lisensi khusus.
Pelajari Lebih Lanjut
oleh
dr. Gita Permatasari

Ditinjau secara medis oleh

dr. Gita Permatasari

dr. Gita Permatasari bertugas di RSPP sebagai Dokter Umum, Medical Check Up Examiner, dan Konsultan Laktasi. Ia juga menjadi Manajer Pelayanan Pasien yang berkoordinasi dengan dokter spesialis dan perawat terkait kondisi pasien, termasuk berkoordinasi dengan asuransi terkait penjaminan pasien. Sebelumnya, dr. Gita melayani pasien di Klinik Ajiwaras, Cilandak KKO.

Temui Dewan Peninjau kami
Bacaan 5 menit
Penyebab Puting Masuk ke Dalam atau Terbenam, Busui Wajib Tahu!

Kasus puting masuk ke dalam atau inverted nipple perlu ditangani dengan serius agar buah hati bisa menyusui dengan baik.

Puting masuk ke dalam, terbalik, puting terbenam, atau sering disebut juga dengan istlah inverted nipple menjadi salah satu kendala ibu untuk menyusui buah hatinya. Apakah Bunda pernah melihat atau mengalami kejadian yang serupa?

Kalau iya, penting sekali untuk mengenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Daftar isi

  • Penyebab
  • Ciri-ciri
  • Diagnosis
  • Cara Mengatasi
  • Bisakah Kondisi Ini Dicegah? 

Penyebab Puting Terbalik atau Inverted Nipple pada Ibu Menyusui

puting masuk ke dalam

Puting yang normal memiliki bentuk yang menonjol keluar sehingga memudahkan bayi untuk menyusu. Sedangkan puting terbalik yaitu kondisi di mana puting tertarik masuk ke dalam payudara sehingga puting tampak datar. 

Puting yang terbalik menyulitkan bayi untuk menyusu langsung pada ibu atau direct breastfeeding. Bayi akan sulit untuk melekat pada payudara ibu. Padahal proses menyusu bayi secara langsung ini sangat baik untuk meningkatkan ikatan antara ibu dan anak. 

Berikut ini adalah beberapa penyebab yang membuat puting menjadi terbalik atau terbenam (inverted nipple).

1. Kondisi Sejak Lahir

Beberapa perempuan memiliki kondisi puting yang terbalik sejak lahir. Menurut Stephanie Downs-Canner, M.D., asisten profesor bedah payudara onkologi di University of North Carolina, kurang dari 5% orang dilahirkan dengan kondisi puting yang terbalik. Hal ini bisa terjadi pada perempuan maupun laki-laki. 

Pada perempuan yang putingnya terbalik, terdapat bagian dalam payudara yang tidak normal. Bagian ductus lactiferous pada puting atau bagian yang menyalurkan ASI berukuran pendek. Bagian ini tidak berkembang sempurna sehingga menyebabkan bentuk puting tertarik ke dalam. 

2. Pengaruh Hormonal

Selama hamil dan menyusui banyak hormon di tubuh Bunda menjadi aktif. Salah satu fungsi hormon di sekitar payudara adalah mempersiapkan kelenjar susu untuk memproduksi ASI. Namun, ada kalanya hormon ini juga dapat memengaruhi bentuk payudara bunda seperti menyebabkan puting terbalik atau puting terbenam. 

Artikel terkait: Fungsi hormon prolaktin bagi ibu menyusui, Bunda wajib tahu!

3. Luka atau Lecet pada Payudara

puting masuk ke dalam

Sering terjadi luka atau lecet pada payudara juga dapat mengakibatkan bentuk puting tertarik ke dalam. Salah satunya yaitu karena mastitis atau peradangan pada jaringan payudara. Kondisi ini sering terjadi pada ibu yang menyusui.

Penyebab lainnya yaitu karena ectasia yang terjadi karena saluran payudara tersumbat. Kondisi ini dapat terjadi meskipun tidak sedang menyusui.

Kondisi puting yang terbalik juga bisa menjadi tanda penyakit serius. Apabila Bunda memiliki puting yang sebelumnya normal kemudian menjadi tertarik ke dalam disertai rasa sakit, benjolan di sekitar payudara, serta puting juga mengeluarkan cairan atau darah padahal Bunda tidak sedang menyusui, segera konsultasikan ke dokter. Gejala tersebut bisa mengindikasikan kanker payudara. 

Ciri-ciri Puting Terbenam

Beberapa ciri puting masuk ke dalam, antara lain puting berada lebih rendah dari area areola dan tampak tertarik ke dalam. Namun, kondisi ini umumnya tidak mengganggu kesehatan secara umum. 

Diagnosis

Untuk memastikan kondisi ini, Bunda bisa melakukan pengamatan secara langsung pada payudara Bunda. Namun, jika Bunda meyakini ada kondisi lain yang memengaruhi kesehatan Anda, sebaiknya periksakan ke dokter untuk menegakkan diagnosis.

Cara Mengatasi Kondisi Puting Terbalik atau Inverted Nipple pada Ibu Menyusui

puting masuk ke dalam

Ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk mengatasi puting terbalik. 

1. Memijat Puting

Teknik pemijatan puting agar menonjol keluar dikenal dengan teknik Hoffman. Letakkan ibu jari dan jari telunjuk saling berhadapan di antara puting. Tarik puting kearah luar secara vertikal dan horizontal. Lakukan teknik ini 5 kali sehari.

Bunda harus berkonsultasi dulu pada dokter sebelum mengunakan teknik ini. Pada ibu hamil, rangsangan pada puting dapat memicu kontraksi. 

Artikel Terkait: ASI tersumbat? Lakukan 5 langkah pijat payudara ini untuk mengatasinya

2. Menggunakan Pompa ASI

Menggunakan pompa ASI dapat memberikan tekanan pada puting untuk mengarah keluar. Pompa ASI tersedia dalam berbagai model, bahan dan harga. Bunda dapat menyesuaikan pompa ASI yang nyaman untuk digunakan. 

Bunda juga perlu memastikan bahwa produk yang Bunda gunakan tidak menimbulkan alergi pada kulit. 

3. Menyusukan Langsung pada Bayi

Menyusukan payudara langsung pada bayi juga dapat memberikan tekanan pada puting untuk mengarah keluar. Namun, ini sangat ditentukan seberapa kuat hisapan dari bayi. 

Bila bayi Bunda menghisap dengan pelan, akan membutuhkan waktu yang lama sampai puting menonjol keluar. Hal ini tentu berbeda jika bayi Bunda menyusu dengan hisapan yang kuat. Tentu saja Bunda harus sabar menggunakan teknik ini. 

4. Menggunakan Pelindung Payudara

Pelindung payudara adalah alat yang berbentuk bulat dengan tekstur lembut dan terdapat lubang kecil di bagian tengahnya untuk menarik puting keluar. Alat ini dapat memberikan tekanan pada payudara dan puting yang dapat membantu bentuk puting menonjol keluar.

Cerita mitra kami
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI

Kenakan pelindung payudara dibawah BH Bunda. Pelindung payudara ini juga baik untuk menstimulasi kelenjar susu. 

5. Memakai Ukuran BH yang Sesuai

Bunda juga harus memastikan memakai BH dengan ukuran yang sesuai dengan payudara Bunda. BH yang terlalu kecil dapat memberi tekanan pada payudara dan puting sehingga puting melesak ke dalam. 

Bisakah Kondisi Ini Dicegah? 

Sebenarnya, tidak ada pencegahan secara umum yang dapat dilakukan untuk mencegah kondisi ini. Namun, selalu jaga kebersihan dan kesehatan payudara Bunda bisa membantu mencegah terjadinya infeksi yang juga salah satu dari penyebab dari puting terbenam. 

Bagaimana pun juga, jika Bunda mengalami kondisi puting ke dalam seperti ini, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah mengonsultasikan dengan pihak medis agar solusi bisa dilakukan dengan optimal.

Artikel telah ditinjau oleh:

dr.Gita PermataSari, MD
Dokter Umum dan Konsultan Laktasi

****

Baca juga:

Perbedaan Mastitis dan Kanker Payudara

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Menyusui
  • /
  • Penyebab Puting Masuk ke Dalam atau Terbenam, Busui Wajib Tahu!
Bagikan:
  • Apakah Menyusui Bisa Membatalkan Puasa? Ini Jawabannya, Bun!

    Apakah Menyusui Bisa Membatalkan Puasa? Ini Jawabannya, Bun!

  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

    Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

  • Apakah Menyusui Bisa Membatalkan Puasa? Ini Jawabannya, Bun!

    Apakah Menyusui Bisa Membatalkan Puasa? Ini Jawabannya, Bun!

  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

    Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti