Puding Sehat Vs Puding Tak Sehat

Puding Sehat Vs Puding Tak Sehat

Puding sangat digemari anak-anak, namun bagaimana caranya agar Anda bisa menyajikan puding sehat bagi mereka? Ikuti tips praktis berikut ini.

Membuat puding sehat ada triknya

Puding merupakan hidangan pencuci mulut manis dan menyegarkan, serta memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, karena kaya akan serat serta sangat mudah dibuat. Dengan sedikit imajinasi, Anda dapat membuat puding sehat sesuai selera Anda. Menambahkan fla, diberi buah atau dicampur dengan buah kesukaan Anda, dapat menjadikan hidangan puding lebih istimewa, sekaligus menjadi puding sehat.

Meskipun puding agar-agar baik untuk kesehatan, ada beberapa tambahan, atau campuran yang justru menurunkan manfaat dari puding itu sendiri. Berikut beberapa bahan yang perlu Anda pertimbangkan baik buruknya, sebelum ditambahkan ke puding.

1. Buah kaleng

Menambahkan buah kaleng pada puding biasanya menjadi salah satu solusi praktis menambahkan buah-buahan, sekaligus rasa pada puding.

Yang perlu Anda perhatikan, buah memang sehat, namun jika sudah dikemas di dalam kaleng, buah-buahan tersebut biasanya direndam dalam larutan gula agar bisa tahan lama.

Proses pengalengan juga menggunakan suhu tinggi yang merusak kandungan nutrisi dalam buah, jadi buah kaleng sebenarnya tidak sesehat yang Anda kira. Daripada mengandalkan buah kaleng, lebih baik Anda menggunakan buah segar.

2. Gula

Apabila Anda perhatikan saran membuat agar-agar pada kemasan, akan terlihat bahwa jumlah gula yang disarankan sekitar 250gram. Memang puding akan terasa hambar apabila tidak manis, namun membuat puding terlalu manis juga tidak baik untuk kesehatan.

Belum lagi bila Anda menyajikan puding bersama fla manis. Jika Anda berencana  menambah topping manis, lebih baik kurangi jumlah gula menjadi sepertiga dari yang disarankan. Menggunakan madu alami juga bisa solusi lain untuk membuat puding sehat.

3. Putih telur

Putih telur yang dikocok sampai mengembang adalah salah satu cara membuat puding bertekstur lembut. Namun, putih telur mentah dapat mengandung salmonella, salah satu bakteri penyebab diare.

Jadi, jika Anda menambahkan putih telur pada puding tanpa melewati proses dipanaskan (yang dapat membunuh bakteri), risiko tertular salmonella cukup tinggi.

Mengocok putih telur di atas panci berisi air mendidih dapat membantu mengembangkan putih lebih cepat, sekaligus membasmi bakteri salmonella.

4. Fla

Demi alasan kepraktisan, banyak yang beralih menggunakan fla instan daripada membuat fla puding sendiri. Tapi seperti kebanyakan makanan instan lainnya, ada beberapa produk fla instan yang mengandung pengawet dan bahan-bahan tambahan lain yang merugikan kesehatan.

Jika Anda memilih fla instan, disarankan untuk baca label dengan teliti. Hindari produk yang mengandung lemak-trans (lemak nabati), gula terlalu tinggi, atau substitusi gula yang tidak alami.

 

Bunda, semoga 4 tips di atas dapat membantu Anda membuat puding sehat kesukaan si Kecil.

Artikel ini pertama kali dipublikasikan di 1Health dan digunakan atas seijin 1Health.

Baca juga: 

Resep puding sedot, mudah dibuat dan pasti jadi favorit anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner