TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Waspada Parents, Predator Seksual Anak Berkedok Akun Palsu Selebriti Beredar di Media Sosial

Bacaan 3 menit
Waspada Parents, Predator Seksual Anak Berkedok Akun Palsu Selebriti Beredar di Media Sosial

Predator seksual yang berlindung di balik akun palsu selebriti mengincar anak-anak di seluruh dunia. Lindungi anak-anak kita sebelum terlambat.

Anak-anak kebanyakan belum bisa membedakan mana akun asli selebriti di media sosial, mana yang bukan. Jangankan anak-anak, orang dewasa pun kadang perlu waktu untuk tahu bahwa akun yang sedang ia ikuti ternyata adalah akun palsu artis idolanya.

Gunakan akun palsu untuk menjebak anak-anak

Kesulitan membedakan mana akun palsu dan asli ini membuat anak-anak rentan menjadi korban predator online yang banyak beredar di media sosial. Karena, ia berlindung di balik nama besar selebriti dunia yang digandrungi anak-anak.

Contohnya adalah kasus yang terjadi di Queensland Australia pada awal Maret 2017 lalu. Seorang pria usia 42 tahun membuat akun palsu Justin Bieber untuk memperdaya anak-anak pengguna Instagram.

Seorang ibu dari anak usia 8 tahun mengungkapkan modus yang diterima oleh anaknya. Sebelumnya, ia membeberkan bahwa anaknya adalah satu dari 903 korban kejahatan seksual yang dilakukan pria tersebut lewat media sosial.

Modus pertama ‘Justin Bieber’ palsu ini adalah mengajak anak untuk mengikuti kontes foto atau video pribadi. Hadiah dari kontes itu adalah video call dengan artis tersebut selama 5 menit.

Modus kedua adalah meminta anak-anak untuk mengirimkan foto telanjang maupun foto kelamin mereka. Jika anak-anak ragu mengirimkannya, si Justin Bieber palsu ini masuk pada modus terakhir. Yaitu berjanji akan menjaga kerahasiaan atas nama profesionalisme penyelenggara lomba.

“Banyak anak-anak percaya bahwa akun palsu yang berbicara dengannya adalah benar-benar Justin Bieber,” ujar detektif Jon Rouse kepada BBC.

Si Justin Bieber palsu tersebut berhasil memperdaya 50 anak di Amerika, 20 anak di Inggris, dan 6 anak di Australia. Hingga kini, polisi masih menelusuri korban lainnya karena sejak tahun 2007, pelaku sudah melakukan tiga kali pemerkosaan yang juga berawal dari penipuan di media sosial.

Selain akun palsu Justin Bieber, akun palsu Harry Styles yang merupakan personel One Direction pun juga mengincar anak-anak. Genna Styles, kakak dari Harry Styles, mengingatkan lewat twitter agar berhati-hati dengan akun palsu yang mengatas namakan adiknya.

 

For people asking @PrvtHarryStyles is NOT a real account. Do not send pictures or anything else. Stay sharp, stay suspicious, stay safe ❌⚠️

— Gemma Styles (@GemmaAnneStyles) February 16, 2017

Ia menulis:

Kepada orang-orang yang bertanya tentang akun @PrvtHarryStyles, akun tersebut bukanlah akun asli. Jangan mengirimkan gambar atau yang lainnya. Tetap waspada, tetaplah curiga, dan tetap aman.

Sebelum akun tersebut ditutup oleh Twitter, ia telah memiliki follower lebih dari 10.000 orang dan dilaporkan sebagai predator seksual yang mengincar anak-anak.

Hal serupa bisa terjadi pada predator seksual yang menyaru artis lokal Indonesia dengan akun palsu di berbagai media sosial. Sebagai orangtua, ada baiknya mengajarkan prinsip aman bermedia sosial kepada anak sebelum mengizinkan mereka untuk membuat akunnya.

Artikel terkait: 10 Tips Aman Mengatur Privasi Facebook

Standar batas minimal menggunakan media sosial di berbagai platform itu berbeda-beda dan ada baiknya orangtua juga memberlakukan aturan tersebut dengan tegas kepada anaknya. Misalkan pada media sosial Facebook yang memberi batasan usia minimal 13 tahun.

Mewaspadai akun mana saja yang difollow anak juga penting. Ada baiknya Parents memberikan edukasi yang cukup untuk anak agar ia tak jadi korban kejahatan para predator seksual yang berlindung di balik akun palsu selebriti.

 

Baca juga:

Waspada! Inilah yang diincar oleh Predator Seksual dari Foto Anak yang Tersebar di Media Sosial

 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Waspada Parents, Predator Seksual Anak Berkedok Akun Palsu Selebriti Beredar di Media Sosial
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti