Ejakulasi di luar vagina belum tentu efektif cegah kehamilan, ini alasannya!

Ejakulasi di luar vagina belum tentu efektif cegah kehamilan, ini alasannya!

Banyak orang percaya ejakulasi di luar vagina bisa mencegah hamil, tapi sayangnya, cairan pra ejakulasi mengandung sperma yang bisa menyebabkan kehamilan.

Banyak orang bertanya mengenai apakah mengeluarkan penis dari vagina sebelum berejakulasi bisa sebabkan kehamilan. Sebab, sebelum ejakulasi pria juga mengeluarkan cairan pra ejakulasi. Kadang, cairan pra ejakulasi mengandung sperma yang bisa menjadi penyebab kehamilan. Namun jumlahnya lebih kecil dibanding sperma yang ada di dalam cairan ejakulasi.

Lalu, apakah cairan pra-ejakulasi bisa menjadi penyebab kehamilan? Berikut penjelasannya!

Apa itu cairan pra ejakulasi?

Ejakulasi di luar vagina belum tentu efektif cegah kehamilan, ini alasannya!

Dilansir dari Verywell Family, precum (juga dikenal sebagai cairan pra ejakulasi) adalah cairan keputihan yang keluar dari ujung penis selama hubungan seksual, sebelum terjadinya ejakulasi. Cairan ini terlihat sangat mirip dengan air mani.

Dalam cairan precum mungkin terdapat sperma, dan sekitar 4 dari 100 wanita akan hamil akibat cairan precum. Meskipun sangat sedikit wanita yang hamil akibat precum, namun peluangnya masih ada.

Cairan pra ejakulasi berasal dari kelenjar Cowper. Kelenjar Cowper adalah dua kelenjar seukuran kacang yang terdapat di bawah kelenjar prostat, di kedua sisi ujung paling dalam dari penis.

Salah satu peran cairan pra ejakulasi adalah menetralkan keasaman saluran uretra. Uretra berfungsi sebagai jalur untuk urin dan juga jalur untuk ejakulasi. Urin bersifat asam alami, dan sebagian dari keasaman itu tertinggal di uretra.

Masalahnya, sel sperma sensitif terhadap tingkat keasaman (pH), dan keasaman urin dapat membunuh sel sperma. Lendir alkali dari cairan precum inilah yang akan menetralkan uretra sehingga sperma dapat memiliki jalur yang bersih dari asam.

Artikel terkait: Benarkah cairan pra ejakulasi sebabkan kehamilan? Begini penjelasannya

Apakah cairan pra ejakulasi mengandung sperma?pra ejakulasi mengandung sperma

Satu studi menemukan bahwa dalam sampel precum yang diambil dari 42 pria, sekitar 17 persen sampel mengandung sel sperma yang bergerak. Dalam studi lain, dari 40 sampel pra-ejakulasi (diambil dari 27 pria), 41 persen dari sampel mengandung sel sperma, dan dalam 37 persen dari sampel ini, sperma itu bergerak dan hidup.

Karena sel sperma pada pra-ejakulasi tidak berasal dari kelenjar Cowper, bagaimana mereka masuk ke dalam precum? Diasumsikan bahwa beberapa pria mengalami kebocoran sel sperma yang berasal berasal dari vesikula seminalis (tempat sperma disimpan sebelum ejakulasi).

Seperti disebutkan di atas, diperkirakan 4 dari 100 wanita bisa hamil akibat cairan precum. Bahkan jika pria itu menarik keluar dan berejakulasi menjauh dari vagina atau area vulva, ada kemungkinan hamil dapat terjadi sebanyak 4 persen akibat cairan pra-ejakulasi selama hubungan intim.

Oleh karena itu, jika memang benar-benar ingin mencegah kehamilan, sebaiknya gunakan kondom atau alat kontrasepsi lainnya agar tidak ada sperma yang masuk ke rahim dan berisiko mengakibatkan kehamilan.

Semoga informasi di atas bermanfaat!

Baca juga:

Ejakulasi di luar saat bercinta, seberapa efektif untuk mencegah kehamilan?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner