TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

5 Posisi Hubungan Intim yang Aman Dilakukan Setelah Melahirkan, Sudah Coba?

Bacaan 4 menit
5 Posisi Hubungan Intim yang Aman Dilakukan Setelah Melahirkan, Sudah Coba?

Khawatir merasa sakit saat ingin bercinta sehabis melahirkan? Jangan takut Bun, ajak suami melakukan 5 posisi seks setelah melahirkan berikut ini.

Setelah melahirkan dan mengurus bayi, biasanya urusan aktivitas seks menjadi nomor akhir. Bahkan sering dilupakan dan diabaikan. Tidak hanya kehilangan selera saat suami memberikan kode, Bunda juga bisa enggan bercinta karena khawatir merasa sakit atau nyeri. Padahal kondisi ini bisa diatasi jika mengetahui posisi seks setelah melahirkan.

Masih bertanya-tanya seperti apa posisi seks yang aman dan nyaman?

Sebenarnya dari segi medis sendiri, dokter kandungan sudah memberikan lampu hijau agar aktivitas seks ini kembali dilakukan setelah melahirkan sekitar 4 sampai minggu. Waktu tersebut juga sesuai dengan masa nifas seorang perempuan setelah melahirkan. 

Setidaknya hal ini ditegaskan oleh dr. Yassin Yanuar Mohammad, Sp.OG-KFER, M.Sc kepada theAsianparent ID.

Meski pun begitu, tetap saja melakukan hubungan seks pascamelahirkan sering menjadi momok menakutkan. Padahal tahukah Bun, ada beberapa posisi seks setelah melahirkan yang bisa dicoba untuk mengurangi rasa khawatir timbulnya rasa sakit atau nyeri.

Artikel Terkait : Hubungan Seks Setelah Melahirkan Terasa Sakit, Inilah Cara Mengatasinya

Selain mengetahui posisi seks setelah melahirkan yang tepat, Bunda dan suami memang tidak terburu-buru saat melakukannya.

Ingat, tubuh Bunda sebelumnya telah melewati proses mengandung dan melahirkan yang tidak mudah untuk dijalani. Jadi, minta suami untuk bersabar ya, Bun.

posisi seks setelah melahirkan

Posisi Seks Setelah Melahirkan yang bisa Bunda Praktikan

Dikutip dari laman Cosmopolitan, ada beberapa posisi seks setelah melahirkan yang bisa dicoba.

1. The Rocker

Menjadi ibu baru, otomatis membuat Anda selalu fokus mengurus bayi. Namun, tetap saja setelah itu Bunda pun harus bisa menyiapkan diri untuk memanjakan suami. Jangan sampai suami merasa diabaikan.

Salah satu posisi seks setelah melahirkan yang bisa Bunda praktikkan adalah posisi spooning atau gaya sendok. Anda dan suami bisa berbaring berdampingan menghadap ke arah sama. Posisi suami berada di belakang Bunda ketika melakukan penetrasi.

Pada posisi ini, Bunda dapat mengangkat salah satu kaki ke atas dan sedikit ke depan untuk memudahkan suami melakukan penetrasi.

Tak hanya itu, posisi seks setelah melahirkan dengan gaya ini juga menghindari kontak perut pasca caesar. Pasangan pun bisa melakukan penetrasi dangkal dengan mudah dan nyaman. Suami pun bisa menikmati payudara pasca melahirkan, di mana biasanya ukuran payudara Bunda menjadi jauh lebih berisi.

Artikel Terkait: Waktu yang tepat untuk KB setelah melahirkan

2. The Pillow Pet

 

posisi seks setelah melahirkan

Ya, setelah melahirkan, rasanya area vagina akan terasa sebagai zona yang tidak mudah untuk disentuh. Ibaratnya, Anda akan memberikan rambu perboden.

Jika vagina Anda masih merasa seperti itu, namun ingin melakukan hubungan intim, mulailah dengan menggunakan tangan atau jari jemari pasangan. Awali dengan setuhan lebih lembut dan pelan. Selain itu, buatlah tumpukan besar bantal yang kuat, kemudian istirahatkan tubuh bagian atas Anda di atas bantal tersebut, dengan bagian bokong Anda keluar, seperti posisi doggy style.

Posisi seks yang satu ini bisa memudahkan pasangan bereksplorasi di area klitoris dengan jarinya. Jika Anda merasa ingin melangkah lebih jauh, mereka dapat menggeser jari dengan penisnya.

3. The Hover Craft

Salah satu posisi seks setelah melahirkan yang cukup aman adalah posisi seperti misionaris. Berbaringlah dengan kedua kaki Anda terbuka. Biarkan pasangan naik ke atas seperti misionaris, namun mintalah ia menahan tubuhnya sehingga dia hanya melakukan kontak pinggul ke pinggul. Cara ini akan mengurangi rasa sakit atau nyeri yang Bunda rasakan.

Artikel Terkait: Survey: 72% perempuan takut berhubungan setelah melahirkan, Bunda juga?

4. The Can Opener

posisi seks setelah melahirkan

Biarkan tubuh Bunda berbaring telentang dengan satu kaki lurus ke bawah, sedangkan kaki lain ditekuk dan terselip di bawah lengan pasangan, ala “pembuka kaleng”.  Sementara posisi pasangan berlutut, sambil memegang kaki Anda.

Posisi ini akan memberikan tekanan yang lebih ringan pada Anda, ditambah lagi posisi ini membuat suami lebih banyak bekerja, sedangkan Bunda hanya berbaring dan menikmati. .

5. Hot Cross Buns

Posisi suami berdiri. Sementara Bunda berbaring di sofa dengan kaki di atas mengalungi leher suami (berbaring di sofa selalu merupakan awal yang baik, pasca melahirkan). Letakkan bantal di bawah bokong Anda agar lebih nyaman. Biarkan suami melakukan penetrasi sambil berdiri.

*** 

Setelah mengetahui beberapa posisi seks setelah melahirkan yang bisa dicoba, hal penting yang perlu dilakukan tentu saja mengomunikasikannya pada pasangan. Tak perlu ragu mengutarakan jika memang Bunda merasa belum siap dan nyaman. 

 

 

Baca juga :

10 Alasan Istri Enggan Melakukan Hubungan Seks Setelah Melahirkan, Suami Wajib Tahu!

7 Hal yang Harus Bunda Lakukan Setelah Melahirkan

10 Hal dan kebiasaan Bunda yang berubah setelah melahirkan

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Seks
  • /
  • 5 Posisi Hubungan Intim yang Aman Dilakukan Setelah Melahirkan, Sudah Coba?
Bagikan:
  • 99 Gaya Bercinta Kamasutra Terpanas untuk Tingkatkan Gairah

    99 Gaya Bercinta Kamasutra Terpanas untuk Tingkatkan Gairah

  • 8 Cara Atasi Ejakulasi Dini Menurut Dokter Boyke, Catat Parents!

    8 Cara Atasi Ejakulasi Dini Menurut Dokter Boyke, Catat Parents!

  • 29 Contoh SMS "Nakal" untuk Suami, Coba Kirim Sekarang!

    29 Contoh SMS "Nakal" untuk Suami, Coba Kirim Sekarang!

  • 99 Gaya Bercinta Kamasutra Terpanas untuk Tingkatkan Gairah

    99 Gaya Bercinta Kamasutra Terpanas untuk Tingkatkan Gairah

  • 8 Cara Atasi Ejakulasi Dini Menurut Dokter Boyke, Catat Parents!

    8 Cara Atasi Ejakulasi Dini Menurut Dokter Boyke, Catat Parents!

  • 29 Contoh SMS "Nakal" untuk Suami, Coba Kirim Sekarang!

    29 Contoh SMS "Nakal" untuk Suami, Coba Kirim Sekarang!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti