Modus Jadi Satgas COVID-19, Ayah dan Anak Komplotan Begal Berhasil Diamankan

Modus Jadi Satgas COVID-19, Ayah dan Anak Komplotan Begal Berhasil Diamankan

Polisi tangkap ayah dan anak begal yang telah melancarkan aksi kriminal di 14 tempat berbeda. Komplotan penjahat ini terbilang lihai memanfaatkan situasi.

Akhirnya, polisi tangkap ayah dan anak begal yang telah meresahkan masyarakat. Dalam aksinya, komplotan tersebut bahkan mengaku sebagai anggota satgas.

Sosok ayah idealnya memang bisa menjadi teladan yang mengajak anak-anaknya melakukan kebaikan. Namun tak demikian halnya dengan seorang ayah di Bengkulu berikut ini yang justru bersama kedua anaknya berkomplot melakukan tindakan kriminal.

Modus Pelaku, Mengaku sebagai Satgas Covid-19

polisi tangkap ayah dan anak begal

Melansir Merdeka.com, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu menangkap lima orang pelaku begal dengan nama inisial FA, FB, HR, GN dan LS serta dua orang penadah RD dan STQ. Mereka ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda.

Dari beberapa orang yang ditangkap tersebut ternyata merupakan ayah dan anak kandung. Dalam melakukan aksi begal tersebut, para pelaku bahkan mengaku sebagai anggota polisi terhadap para korbannya.

Pelaku membegal korbannya dengan modus berpura-pura sedang menjalani operasi yustisi penegakan protokol kesehatan Covid-19. Para pelaku terutama menyasar korban remaja yang tidak menggunakan masker saat berkendara.

polisi tangkap ayah dan anak begal

Kemudian, pelaku memberhentikan korban dan berpura-pura menanyakan kartu identitas dan menanyakan alasan mengapa korban tak menggunakan masker.

Setelah korban tertipu dan terpedaya, pelaku kemudian menodongkan senjata api rakitan dan meminta korban menyerahkan kendaraan dan barang berharga lainnya yang mereka miliki seperti telepon genggam.

“Jadi pelaku ini mengaku menjadi anggota Satgas Covid-19 dan mengaku menjadi polisi, modusnya mereka melakukan razia masker dan membegal korbannya,” kata Teddy.

Artikel terkait: Viral! Video Seorang Ibu Rebut Celurit Saat Mau Dibegal, Begini Kronologinya

Polisi Tangkap Ayah dan Anak Begal Usai Lakukan Tindakan Kriminal di 14 Lokasi

Modus Jadi Satgas COVID-19, Ayah dan Anak Komplotan Begal Berhasil Diamankan

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Bengkulu Kombes Tedy Suhendyawan Syarif, para pelaku telah melancarkan aksi kejahatan begal di 14 lokasi berbeda. Pantas saja, komplotan ini sangat meresahkan masyarakat sekitar.

Dalam penangkapannya, sejumlah barang bukti telah diamankan, antara lain beberapa unit ponsel berbagai merk, 1 unit mobil merk Calya dengan plat nomor B 1458 NRT warna putih, serta 1 unit sepeda motor merk Yamaha Vixion tanpa nomor polisi warna putih.

Beberapa senjata api rakitan juga turut diamankan dalam operasi tersebut. Menurut pengakuan pelaku, senjata api itulah yang mereka gunakan untuk mengancam korban-korbannya.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap dua orang pelaku begal lainnya yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Bengkulu.

Artikel terkait: Satu Keluarga Bekomplot jadi Begal, Istri Mengaku Janda untuk Mengelabui Korban

Waspada Begal dan Tips Berkendara

Modus Jadi Satgas COVID-19, Ayah dan Anak Komplotan Begal Berhasil Diamankan

Dalam situasi pandemi seperti saat ini, kriminalitas makin merajalela ya Parents, salah satunya begal. Itulah sebabnya kita wajib meningkatkan kewaspadaan terutama saat berkendara di jalan raya.

Seperti apa tips aman berkendara agar terhindar dari ancaman begal? Berikut ini ulasannya.

  • Hindari berkendara tengah malam

Dalam banyak kasus, pelaku begal biasanya melancarkan aksinya saat malam hari hingga waktu subuh dini hari.

  • Jangan berpenampilan mencolok

Mereka yang berpenampilan mencolok atau menunjukkan barang berharga biasanya menjadi sasaran empuk pelaku kriminal. Jadi, sebisa mungkin berpenampilanlah minimalis, tanggalkan perhiasan sementara waktu, dan hindari menunjukkan barang berharga.

  • Hindari jalan sepi dan jangan keluar sendirian

Sebab jalanan sepi lebih memungkinkan bagi para begal untuk melancarkan kejahatan. Sebisa mungkin juga jangan bepergian sendirian. Bahkan lebih disarankan, berkendaralah bersama rombongan ketika melintasi jalanan sepi. Barangkali Parents juga sempat membaca berita yang belum lama ini viral seorang pengendara sepeda yang dibegal saat terpisah dari rombongannya.

  • Bawa semprotan cabe

Semprotan cabe ataupun merica bisa menjadi alat pelindung diri di saat berhadapan dengan situasi genting. Terutama bagi para Bunda nih, semprotan cabe akan sangat menolong.

Cara membuat semprotan cabe sangat mudah. Cukup campurkan irisan cabe dengan air, dikocok hingga butiran cabe keluar dan warna cairan berubah kemerahan. Semprotan cabe ini tinggal dimasukkan ke dalam botol spray dan bisa dipakai.

Jika tak ingin repot membuatnya, semprotan cabe atau pepper spray bisa kok dibeli dari berbagai toko online.

  • Berdoa

Meski terdengar sepele, berdoa memohon keselamatan bisa menjadi penolong utama yang menyelamatkan kita dari situasi bahaya.

Meskipun keberhasilan polisi tangkap ayah dan anak begal bisa membuat masyarakat lebih tenang, namun tindakan kriminal tetap ada di depan mata. Artinya, kewaspadaan masyarakat perlu dilakukan setiap saat.

Baca juga:

Duh! Istri Sedang Hamil, Suami Malah Jadi Begal Payudara

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner