TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Pola Makan Tepat Selama Puasa Ramadhan

Bacaan 3 menit
Pola Makan Tepat Selama Puasa Ramadhan

Tips pola makan yang tepat dengan asupan karbohidrat komplek, protein dan lemak yang seimbang untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil saat puasa

pola Makan tepat

Pola Makan Tepat Selama Puasa Ramadhan

Berikut ini kami sajikan tips bagaimana mengatur pola makan yang tepat agar tetap fit meskipun sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Siapa sih yang ga mau, puasa tanpa merasa payah, lapar, dan dahaga. Khan sebenarnya puasa cuma mengubah jadwal makan dari kebiasaan sarapan menjadi santap sahur, dan jadwal makan siang ditunda hingga waktu berbuka puasa.

Pola Makan Tepat Selama Ramadhan

Karena perubahan jadwal makan yang biasanya 3 kali sehari berubah menjadi utamanya 2 kali sehari, untuk itu kita harus pandai menyiasati pemilihan menu pola makan yang tepat di waktu sahur dan berbuka.

Untuk mempertahankan kadar gula darah tetap stabil selama puasa, sehingga tidak akan mudah merasa lapar, hendaknya sebagai pola makan saat sahur kita memilih makanan yang dapat bertahan lama di tubuh.

Asupan gizi-pun harus seimbang antara karbohidrat, protein, dan lemak. Jangan berkurang ataupun jangan berlebihan. Hindari juga terlalu banyak menu gorengan, lebih baik jika di steam atau kukus, karena banyak gorengan bisa membuat kita mudah haus. Sebaiknya pilih nasi beras merah sebagai asupan karbohidrat kompleks untuk menjaga kestabilan kadar gula darah.

 

 

Anda bisa menghidangkan kudapan manis berupa buah-buahan sebagai asupan sumber gula alami untuk menjaga kadar gula darah sekaligus sebagai sumber karbohidrat dan serat alami yang akan menjaga Anda tetap merasa kenyang.

Seorang pakar kesehatan menyarankan saat santap sahur sebaiknya konsumsi buah bukan dalam bentuk jus tetapi langsung dimakan beserta ampasnya. Karena dengan memakannya secara langsung, karbohidrat yang terkandung di dalam buah dapat diserap oleh tubuh secara perlahan-lahan, dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil seharian.

Jangan lupa bahwa air putih juga tetap diperlukan. Meskipun di dalam buah juga mengandung air, tetapi minumlah paling tidak 4 gelas air putih untuk menjaga agar tidak terjadi dehidrasi.

Setelah makan sahur jangan langsung tidur lagi, agar makanan yang dicerna bisa diserap dan diproses secara sempurna oleh tubuh. Jika Anda langsung tidur setelah makan, biasanya asam lambung akan naik, dan hal ini bisa menyebabkan berbagai gangguan pencernaan seperti mulas, kembung, dan semacamnya.

Tiba saat berbuka puasa, biasanya kita dianjurkan menyantap yang manis manis sebagai anjuran pola makan saat berbuka. Banyak yang akhirnya membuat kudapan manis seperti kolak, es sirup, dan semacamnya.

Kolak banyak mengandung santan, sirup juga merupakan gula buatan. Sebaiknya minumlah jus buah sebagai asupan gula alami. Saat berbuka, kadar gula darah sudah sangat rendah sehingga harus segera dinaikkan kembali dengan yang manis manis.

Pilihlah buah yang banyak kandungan airnya seperti melon, semangka, jeruk dan hidangkan dalam bentuk jus sebagai pembuka saat berbuka.

Setelah berbuka dengan jus dan sedikit kurma. Jangan langsung makan besar karena lambung masih melakukan proses pembiasaan. Lakukan shalat Maghrib dahulu. Setelahnya silahkan berbuka dengan menu seperti menu makan malam sehari-hari. Jangan berlebihan agar Anda tidak merasa ngantuk, karena Anda masih harus menunaikan shalat Isya dan Tarawih setelahnya.

Baca juga: Puasa Ibu Menyusui Selama Ramadhan

Share on Facebook atau G+ jika Anda merasa artikel mengenai  pola makan tepat selama puasa Ramadhan ini bermanfaat. Join Komunitas Keluarga Indonesia di G+ untuk mengikuti update info dari kami dan berdiskusi dengan para Keluarga Indonesia

 

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Tyas

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Pola Makan Tepat Selama Puasa Ramadhan
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti