TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Remaja 14 tahun di Sulawesi diijinkan menikah setelah kabur dari rumah orangtuanya

Bacaan 4 menit
Remaja 14 tahun di Sulawesi diijinkan menikah setelah kabur dari rumah orangtuanya

Tidak hanya menikah di bawah usia, AA dan DA ternyata masih memiliki hubungan keluarga.

Beberapa waktu lalu, beredar kabar pernikahan viral di media sosial. Pernikahan ini melibatkan AA yang berumur 16 tahun, warga Lanyer, Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Dia menikahi kekasihnya yang masih belia DA 14 tahun,  warga Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.

AA dan DA melangsungkan pernikahan pada Minggu, 3 Maret 2019 di di Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Pernikahan viral: Orangtua mengaku telah melarang

pernikahan viral 4

Orangtua AA mengungkapkan bahwa anaknya tersebut memang telah memiliki niat untuk menikahi DA. Namun kedua belah pihak orangtua tidak setuju karena umur AA dan DA yang masih remaja.

“Anak saya pernah mengutarakan niatnya. Namun, karena ia masih anak-anak, kami, kedua belah pihak tidak setuju. Kami bahkan sempat melarang mereka ketemu. Namun, keduanya nekat pergi dari rumah selama sepekan.

Karena itulah, kami membujuknya untuk pulang dan segera menikahkan mereka secara resmi,” ujar N, ibunda AA, sebagaimana yang dilansir dari Kompas.com, Senin (4/3). 

Selain itu, N juga mengaku bila keluarganya dan keluarga mempelai wanita masih memiliki hubungan kekerabatan. 

“Kami masih ada hubungan keluarga, tapi keluarga jauh,” ungkapnya. 

Menurut keterangan N, AA dan DA telah saling mengenal sejak kecil. Saat beranjak dewasa keduanya pun menjalin cinta dan hubungan yang lebih serius. 

Baca juga: Menikah di usia dini, gadis malang ini tewas di tangan suaminya

Pernikahan viral: Pernikahan AA dan DA menjadi perdebatan

pernikahan viral

Mengetahui ada warganya yang menikah di bawah umur, Pemerintah Kecamatan Bacukiki dan ketua KUA Kecamatan Bacukiki Kota Parepare mendatangi rumah N sehari setelah penikahan AA dan DA.

“Bersama aparat terkait dan Ketua KUA Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, kami mendatangi pihak keluarga. Kebetulan kedua mempelai ada di rumah orangtuanya.

Kami kaget juga melihat ada warga kami yang menikah di bawah umur. Ternyata acara pernikahan berlangsung di kabupaten lain,” ujar Iskanda Nusu, Camat Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Lebih lanjut, Amir Said Ketua KUA Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, mengatakan bahwa pihaknya tidak menyetujui pernikahan itu terjadi. Namun karena pernikahan itu dilakukan di luar Kota Parepare jadi ia tidak bisa berbuat banyak. 

“Pada dasarnya kami dari KUA tidak menyetujui adanya pernikahan di bawah umur karena melanggar peraturan. Namun, pihak orangtua mengaku ada hal yang harus membuat ia menikahkan anaknya,” tegas Amir Said.

Di sisi lain, N mengatakan bahwa pihak keluarga telah mengajukan dispensasi kepada pengadilan agama setempat agar pernikahan mereka diakui negara. 

“Kita ajukan dispensasi ke Pengadilan Agama dan diizinkan menikah,” pungkasnya. 

Resiko menikah di bawah umur yang mengintai AA dan DA

pernikahan viral

Ketentuan batas usia menikah di Indonesia memang masih kerap menjadi perdebatan. Banyak orang yang mengkritisi batas minimal usia pernikahan yang diatur dalam Pasal 7 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974. 

Di mana dalam aturan tersebut dinyatakan bahwa batas minimal usia perkawinan perempuan 16 tahun dan laki-laki 19 tahun.

Yayasan Kesehatan Perempuan (YKP) melihat bahwa pernikahan di usia belia memiliki risiko besar meningkatkan angka putus sekolah dan kemiskinan. Hal ini sebabkan karena adanya perampasan hak anak untuk bertumbuh kembang, meraih pendidikan, dan bekerja.

Anak yang masih remaja juga pada umumnya belum memiliki keuangan yang stabil dan memikirkan karirnya di masa depan. Selain itu, pernikahan di bawah umur juga dapat menimbulkan masalah kesehatan reproduksi perempuan remaja.

Pernikahan usia muda diketahui meningkatkan risiko keguguran, kanker serviks, kematian bayi, penyakit kelamin, hingga gangguan mental karena adanya tekanan sosial yang membuat mereka harus memiliki tanggung jawab orang dewasa di usia yang masih belia.

Melihat kenyataan itu, YKP dan Yayasan Pemantauan Hak Anak (YPHA) meminta Mahkamah Konstitusi untuk menaikkan batas minimal usia menikah bagi perempuan menjadi 18 tahun.

Sayangnya, hingga saat ini, masih saja ada banyak anak-anak remaja yang menikah, bahkan di bawah usia yang ditentukan oleh undang-undang. Ini adalah PR kita bersama untuk mencegahnya. 

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

 

Referensi: Hello Sehat, Kompas.com, Liputan 6

Baca juga:

Berhasil Hindari Pernikahan Dini, Sanita Kini Perjuangkan Hak Perempuan Muda di Indonesia

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Remaja 14 tahun di Sulawesi diijinkan menikah setelah kabur dari rumah orangtuanya
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti