TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Utang Budi, Anak 12 Tahun di Banyuwangi Dinikahkan dengan Pria 40 tahun

Bacaan 4 menit
Utang Budi, Anak 12 Tahun di Banyuwangi Dinikahkan dengan Pria 40 tahun

Pernikahan anak di bawah umur masih sering terjadi di Indonesia. Himpitan ekonomi atau budaya menjadi salah satu penyebabnya.

Pernikahan anak adalah budaya yang harus dihapuskan, karena sejatinya anak harus mengenyam pendidikan dan bermain di usia dini, bukannya mengurusi rumah tangga. Sayangnya, praktik pernikahan anak di Indonesia masih banyak dilakukan, seperti kasus pernikahan anak di Banyuwangi baru-baru ini.

Kebanyakan orang memilih untuk menikahkan anak mereka yang masih di bawah umur lantaran himpitan ekonomi dan faktor-faktor lainnya.

Dikutip dari Jawa Pos, berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), 11 persen dari 79 juta anak Indonesia sudah menikah sebelum usia 18 tahun. Menurut Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, 1 dari 9 anak mengalami pernikahan di bawah umur.

pernikahan anak di banyuwangi

Perkawinan anak ini sebenarnya merugikan pihak perempuan. Di usia dini, organ reproduksi anak masih belum matang sehingga berisiko tinggi jika sampai hamil dan melahirkan. Tidak hanya kesehatan ibu, keselamatan bayi yang dikandung juga dapat terancam.

Karena melanggar hak-hak anak, perkawinan di bawah umur ini seharusnya dilarang dan juga dicegah. Pemerintah sendiri sudah menyiapkan langkah intervensi seperti memberikan pembelajaran keluarga untuk mengubah pola pikir sehingga mencegah perkawinan anak.

Tentunya program dari pemerintah ini sendiri tidak akan berhasil dengan maksimal jika warga negara tidak mendukung keputusan yang telah dibuat. Bagaimana pendapat Parents mengenai praktik pernikahan anak?

Artikel terkait: Pernikahan Anak Usia 3 Tahun Digelar di Thailand

Kasus pernikahan anak 12 Tahun dengan Pria 40 Tahun di Banyuwangi

Utang Budi, Anak 12 Tahun di Banyuwangi Dinikahkan dengan Pria 40 tahun

Pria 40 tahun yang menikahi anak di bawah umur. Sumber: Detik

Sebuah pernikahan dengan mempelai wanita berusia 12 tahun dan pria berusia 40 tahun membuat geger warga Banyuwangi. Diduga dilaksanakan secara siri pada akhir bulan Juni lalu, pernikahan anak di bawah umur ini menjadi buah bibir warga setempat selama beberapa lama.

Warga Desa Siliragung awalnya merasa curiga karena sang mempelai pria belakangan terlihat bolak-balik dan menginap di rumah ibu angkat mempelai wanita tersebut. Ketika ditanya mengenai pernikahan tersebut, korban dan keluarganya tutup mulut.

“Mempelai pria sering ke sana, bahkan menginap. Pokoknya seatap. Tapi juga pulang ke rumahnya. Untuk digauli, kita tidak tahu ya. Itu kewenangannya polisi untuk melakukan penyelidikan, untuk visum.” Imam Ghozali, pendamping korban bercerita seperti yang dikutip dari Detik.

Artikel terkait: Kisah pengantin cilik, anak 11 tahun terpaksa menikah dengan pria 41 tahun

pernikahan anak di banyuwangi

Setelah mendapatkan klarifikasi dari ketua RT dan ketua dusun setempat, warga akhirnya melaporkan pernikahan tersebut ke kepolisian.

“Benar memang ada dugaan pernikahan anak di bawah umur. Korban baru lulus SD usia 12 tahun. Saat ini kita laporkan ke Polresta Banyuwangi. Sudah dinikahkan, makanya kita melaporkan hal ini. Karena memang anak di bawah umur sudah tidak diperbolehkan hal seperti ini diakukan,” tambahnya.

Usut punya usut, korban dinikahkan oleh ibu angkatnya dengan pria berusia 40 tahunan. Pernikahan tersebut dilakukan dengan cara siri. Rupanya orangtua kandung korban tidak terima dan melapor kepada RT dan Kepala Dusun Kecamatan Siliragung.

Utang Budi, Anak 12 Tahun di Banyuwangi Dinikahkan dengan Pria 40 tahun

Mempelai laki-laki pun ketika ditemui oleh Suryadi, ketua RT 2, dan Paeno, Kepala Dusun Krajan Desa Sliragung, mengakui bahwa ia sudah menikah siri dengan korban. Keduanya dinikahkan oleh modin di depan orangtua angkat korban.

“Mengetahui hal ini kedua orang tua kandung tak terima dan melaporkan kasus ini ke polisi. Yang dilaporkan adalah orangtua angkat dan mempelai prianya. Karena mereka telah lalai. Ini anak masih kecil kok dinikahi, padahal harus ada walinya,” lanjut Imam.

Artikel terkait: Foto Pernikahan Anak dengan Penyakit Kelainan Jantung Bawaan yang Mengharukan

Dinikahkan Karena Merasa Hutang Budi

Utang Budi, Anak 12 Tahun di Banyuwangi Dinikahkan dengan Pria 40 tahun

Ibu angkat korban dimintai keterangan. Sumber: Detik

Paman korban yang bernama Sugianto mengaku kenal dengan mempelai pria yang menikahi keponakanannya tersebut. Bahkan ia mengetahui bahwa NW, mempelai pria, sudah memiliki tiga istri sebelumnya.

“Istrinya tiga. Kok ya masih tega nambah lagi. Apalagi anaknya masih di bawah umur,” ungkap Sugianto.

Setelah mendengar kabar pernikahan tersebut, Sugianto langsung datang ke Banyuwangi dari Bali. Ia berharap yang menikahkan dan menikahi keponakannya dihukum karena memang sudah melanggar hukum.

“Ya, saya langsung ke Banyuwangi. Saya minta orang yang menikahkan (modin) dan menikahi (mempelai pria) dihukum berat. Tidak sepantasnya anak usia 12 tahun nikah. Masih di bawah umur.” Sugianto berkata.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Polisi yang menyelidiki kasus ini pun memanggil orangtua angkat korban untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Menurut pengakuan sang ibu angkat, ia menikahkan anak angkatnya karena mempunyai hutang budi kepada sang mempelai pria yang sering membantu biaya pengobatan si anak.

Untungnya kepolisian bergerak cepat dalam menangani kasus ini. Semoga tidak ada lagi pernikahan anak di bawah umur seperti kasus di Banyuwangi ini ya, Parents.

Baca Juga:

Kisah Kriti Bharti, Perempuan yang Berjuang Menghapuskan Pernikahan Anak di India

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Utang Budi, Anak 12 Tahun di Banyuwangi Dinikahkan dengan Pria 40 tahun
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti