TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Ini 5 Tahap Perkembangan Psikoseksual Anak dari Usia 0 Hingga 12 Tahun

Bacaan 4 menit
Ini 5 Tahap Perkembangan Psikoseksual Anak dari Usia 0 Hingga 12 Tahun

Jangan marah dulu jika melihat si Kecil mulai senang 'memainkan' alat kelaminnya.

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Si Kecil mulai sering memegang penisnya? Atau justru kerap mengesekanya di atas guling? Jangan panik dulu, pasalnya kondisi ini sangat wajar terjadi dan tanda bahwa dirinya telah memasuki masa perkembangan psikoseksual.

Setidaknya hal ini sedang dirasakan oleh Rani. Tiga bulan belakangan ini ia kerap melihat puteranya, Yuri (4 tahun 7 bulan), sering kali memegang penisnya. “Kenapa, ya, anak saya sekang sering sekali pegang penisnya. Hampir setiap malam kalau sedang main di kamar ia juga terlihat menggesek-gesekan penisnya di bantal bahkan sekali di atas tubuh saya. Apakah memang wajar terjadi pada anak lelaki?”

Seperti apa perkembangan psikoseksual bayi dan anak? Berikut penjelasan lengkapnya, Parents.

Artikel terkait: Penjelasan Teori Perkembangan Anak Menurut Erik Erikson untuk Dipahami Orang Tua

Daftar isi

  • Apa Saja Perkembangan Psikoseksual?
  • Perlukah Orang Tua Menegur si Kecil saat Memainkan Alat Kelaminnya?
  • Bagaimana Memberikan Pengertian Saat Anak Memainkan Alat Kelaminnya?

Apa Saja Perkembangan Psikoseksual?

Perkembangan psikoseksual merupakan teori psikologi yang dipelopori oleh Sigmund Freud. Menurut Freud, perkembangan psikoseksual memiliki beberapa fase sesuai dengan usianya, di antaranya: 

1. Fase Oral (0 – 2 Tahun)

Pada fase ini kepuasan seksual manusia berada pada aktivitas mulut. Contohnya, seorang bayi yang menyusu kepada ibunya, maka bayi tersebut merasa dipuaskan di bagian mulutnya.

2. Fase Anal (2 – 3 Tahun)

Termasuk kepuasan seksual manusia berada pada aktivitas anus. Contoh, seorang bayi akan merasa puas bila aktivitas pengeluaran dari anusnya berjalan dengan baik.

3. Fase Falik (Phalic) (3 – 5 Tahun)

Fase di mana manusia akan mencoba mengenali identitas kelaminnya.  

4. Fase Latent (6 – 12 Tahun)

Aktivitas seksual manusia pada fase ini cenderung tidak nampak. Hal ini terjadi karena individu sedang disibukkan dengan pencarian prestasi.

5. Fase Genital (12 Tahun ke Atas)

Fase ini merupakan fase akhir dari keseluruhan fase yang ada. 

Artikel terkait: Pengakuan Ibu yang Kecewa dengan Jenis Kelamin Anak karena Tidak Sesuai Harapan

Perlukah Orang Tua Menegur si Kecil saat Memainkan Alat Kelaminnya?

Merujuk teori psikologi yang dipelopori oleh Sigmund Freud di atas, bisa dipahami bahwa anak lelaki yang telah memasuki usia balita sedang berada dalam tahapan masa falik, yakni periode anak-anak sedang belajar untuk mengenali identitas kelaminnya. Oleh karenanya, tidak mengherankan jika anak laki-laki akan terlihat sedang bereksplorasi dengan alat kelaminnnya. 

Dalam hal ini dr. Oka Negara, pengajar di bagian Andrologi Seksologi Universitas Udayana, yang juga menjabat sebagai sekretaris di Asosiasi Seksologi Indonesia, mengatakan jika anak memainkan alat kelaminya, sebaiknya dibiarkan saja asal tidak mengganggu lingkungan sekitar.

Terkadang anak tidak hanya menggesek-gesek atau memegang alat kelaminnya saja. Namun, pada beberapa kasus, si Kecil bisa saja telanjang dan memegang alat kelaminnya di depan orang lain. Jika hal ini yang terjadi, tentu saja perlu Parents perhatikan. Segera alihkan perhatian si Kecil atau membawanya ke kamar. Namun ingat, tak perlu memarahinya karena ini merupakan bagian dari perkembangan psikoseksual anak. 

Menurut dr. Oka, pada saat Parents memarahinya, bisa saja akan menimbulkan persepsi yang salah karena anak akan mengingat kalau memegang kelamin atau beraktivitas seksual merupakan hal yang terlarang. Kondisi ini tentu saja menimbulkan persepsi buruk seksual di masa depannya.

Artikel terkait: 7 Hal yang Sebaiknya Diajarkan Saat Memberikan Edukasi Seksual pada Anak

Bagaimana Memberikan Pengertian Saat Anak Memainkan Alat Kelaminnya?

perkembangan-psikoseksual

Kepada theAsianparent Indonesia, dr. Oka juga menjelaskan bagaimana cara yang tepat untuk menegur si Kecil yang tengah asyik memainkan kelaminnya. Sebaiknya, alihkan perhatian si Kecil pada hal lain. 

Parents bisa mengajaknya bermain permainan yang seru yang membuatnya tertarik dan lupa akan aktivitas seksualnya tadi. Sebaiknya Parents juga tidak perlu khawatir, karena fase ini akan beralih pada fase laten, umumnya akan berhenti sekitar usia 5 sampai 6 tahun.

Agar si Kecil memahami kondisi yang sedang dialaminya, jangan lupa untuk menjelaskan dengan cara yang mudah dipahami sesuai usaianya. Ajarkan pendidikan seks dengan alat bantu permainan yang disukainya, dan libatkan si Kecil untuk mengenali organ tubuhnya dengan baik. Misalnya memberi tahu fungsi kelaminnya saat sedang mandi. Pelajaran ini akan melekat di memorinya sampai ia besar nanti.

Itulah informasi tentang perkembangan psikoseksual anak. Semoga penjelasan ini bermanfaat, Parents.

Freud’s Stages of Human Development
www.verywellmind.com/freuds-stages-of-psychosexual-development-2795962

Baca Juga:

6 Perilaku anak yang Tidak Boleh Diabaikan oleh Orang Tua

Penting! Ini Panduan Memberikan Pengetahuan Seks Sesuai Usia Anak

5 Cara ajarkan anak melindungi area tubuh pribadinya

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Tumbuh Kembang
  • /
  • Ini 5 Tahap Perkembangan Psikoseksual Anak dari Usia 0 Hingga 12 Tahun
Bagikan:
  • 131 Nama Bayi Laki-laki Huruf D dan Rangkaian yang Bermakna

    131 Nama Bayi Laki-laki Huruf D dan Rangkaian yang Bermakna

  • 350 Nama Bayi Laki-laki Islam 3 Kata dalam Al-Quran dan Artinya

    350 Nama Bayi Laki-laki Islam 3 Kata dalam Al-Quran dan Artinya

  • 470 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

    470 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

  • 131 Nama Bayi Laki-laki Huruf D dan Rangkaian yang Bermakna

    131 Nama Bayi Laki-laki Huruf D dan Rangkaian yang Bermakna

  • 350 Nama Bayi Laki-laki Islam 3 Kata dalam Al-Quran dan Artinya

    350 Nama Bayi Laki-laki Islam 3 Kata dalam Al-Quran dan Artinya

  • 470 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

    470 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti