Perempuan lebih rentan terkena resiko diabetes

lead image

Diabetes menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia, dimana 205 juta diantaranya menyerang perempuan.

Pengidap diabetes dapat hidup lebih lama dan lebih sehat. Salah satu caranya, jika diabetes telah terdeteksi. Para pengidap diabetes melakukan penanganan yang tepat. Seperti rutin kontrol ke dokter dan minum obat yang dianjurkan dokter.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/02/waspada diabetes pada bayi 300x176.jpg Perempuan lebih rentan terkena resiko diabetes

waspada diabetes pada bayi

Berdasarkan data dari WHO tahun 2016, perempuan Indonesia menghadapi resiko menjadi pengidap diabetes yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki dengan prevalensi perempuan sebesar 7,3 persen dan laki-laki 6,6 persen.

Ahli endokrinologi dr Lorraine Lipscombe, direktur Pusat Perawatan Diabetes Terpadu di Women’s Collage Hospital, mengatakan diabetes tampaknya menjadi faktor risiko yang lebih kuat untuk kejadian kardiovaskular pada wanita dibandingkan pada pria.

“Perempuan cenderung tidak akan diberi pengobatan penurun kolesterol. Mereka mungkin memiliki perawatan yang kurang agresif untuk tekanan darah mereka,” kata dr Lipscombe, seperti dikutip dari womanshealthmatters.

Diabetes dapat meningkatkan risiko penyakit jantung sekitar empat kali pada perempuan tetapi hanya sekitar dua kali pada pria. Perempuan juga berisiko lebih tinggi terhadap komplikasi terkait diabetes lainnya seperti kebutaan, penyakit ginjal, dan depresi.

“Ada beberapa data menarik yang menunjukkan bahwa ketika perempuan mengalami gula darah tinggi, dia mungkin mengalami lebih banyak kerusakan daripada laki-laki untuk tingkat gula darah yang sama. Jadi, perempuan dengan pengidap diabetes mungkin lebih rentan terhadap efek diabetes pada jantung dan pembuluh darah,” ujarnya.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/ngg featured/8 1831 300x300.jpg Perempuan lebih rentan terkena resiko diabetes

Berikut 7 tips mengurangi resiko terkena diabetes :

1.Kurangi berat badan yang berlebihan

Berat badan yang berlebihan merupakan suatu risiko yang besar seseorang menderita diabetes. Menurut beberapa penelitian, setiap penurunan 1 kilogram berat badan akan mengurangi risiko terkena diabetes sebesar 16 persen.

2. Makan makanan yang rendah kalori dan tinggi serat

Makan berbagai macam buah buahan dan sayuran dapat menurunkan angka risiko terkena diabetes melitus.

3. Minum banyak air

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa banyak minum minuman manis yang mengandung gula akan meningkatkan risiko kegemukan dan diabetes. Sebaliknya ketika kita menghindari hal tersebut, risiko tersebut akan jauh berkurang.

4. Berolahraga secara teratur

Malas berolahraga akan meningkatkan risiko diabetes pada seseorang. Olahraga akan membuat sel-sel pada tubuh seseorang lebih sensitif terhadap insulin (hormon yang mengendalikan kadar gula dalam tubuh manusia) sehingga dapat mengurangi risiko seseorang terkena diabetes.

5.Kurangi stress

Ketika seseorang dalam kondisi tertekan/ stress akan suatu hal, tubuh akan merespon dengan mengeluarkan berbagai hormon yang akan meningkatkan kadar gula di dlaam darah seseorang. Penelitian menyebutkan bahwa meditasi dengan pikiran yang tenang akan membuat kita mampu mengendalikan stress, begitupula dengan olahraga dan bersosialisasi dengan sesama kan menurunkan tingkat stress seseorang yang pada akhirnya akan menurunkan risiko seseorang terkena diabetes.

6. Cukup istirahat
Kurangnya kuantitas tidur dan juga kualitas tidur yang buruk akan meningkatkan risiko seseorang terserang diabetes dan kegemukan. Usahakanlah untuk tidur malam dengan cukup dan nyenyak untuk mengurangi risiko tersebut, jika memang anda mengalami insomnia segeralah ke dokter agar tidak berkomplikasi menjadi penyakit penyakit lain yang tidak anda inginkan.

7. Melakukan medical check up 

 Pengecekan kesehatan secara berkala ke dokter mampu meminimalkan risiko terkena diabetes, dokter akan dapat mendeteksi gejala gejala yang timbul pada diri anda dan juga dapat melihat hasil laboratorium yang telah anda periksa untuk melakukan tindakan-tindakan yang berguna untuk pencegahan diabetes.

Sumber : detik.com

 

Baca Juga :

Ingin hamil tapi diabetes? Ini saran dokter yang wajib diperhatikan

Begini cara mencegah diabetes yang tak ada gejala

Parents, Waspadai Diabetes Pada Bayi Sejak Dalam Kandungan

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.