TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Percobaan Laboratorium ini Buktikan Kehebatan ASI Melawan Berbagai Bakteri

Bacaan 3 menit
Percobaan Laboratorium ini Buktikan Kehebatan ASI Melawan Berbagai Bakteri

Percobaan sederhana di cawan petri ini membuktikan kehebatan ASI yang bisa melawan berbaga jenis bakteri yang berbahaya untuk tubuh manusia.

Penelitian tentang manfaat ASI dibandingkan asupan bayi lainnya terus berjalan. Selain mencukupi nutrisi bayi, penelitian membuktikan bahwa kandungan protein di dalam ASI dapat melawan berbagai bakteri di dalam tubuh,

Percobaan laboratorium yang membuktikan kehebatan ASI ini dilakukan oleh Vicky Greene, Seorang mahasiswa tahun pertama ilmu biologi di South Devon College Inggris.

Ia sedang meneliti tentang reaksi protein dalam ASI yang bermanfaat untuk melawan bakteri. Hasilnya terlihat jelas dalam foto berikut ini.

Terima kasih untuk pesan yang masuk dari Anda Semuanya! Aku sedang mencoba untuk membaca semua pesan yang masuk, tapi jumlahnya ada ratusan! Harap bersabar, Aku akan membalas semua pesan yang masuk! Tulisan ini sudah diedit karena foto ini dapat dilihat oleh semua orang. Aku adalah seorang mahasiswa tahun pertama jurusan Ilmu Biologi dan aku melakukan percobaan ini untuk proyek penelitian mikrobiologi. Sampel ASI pertama (BmA) berasal dari seorang ibu menyusui berusia 15 bulan. Sampel ASI yang kedua (BmB) adalah dari seorang ibu yang menyusui anaknya yang berusia 3 tahun. Aku juga sedang melakukan percobaan terhadap kolostrum dalam beberapa minggu. Hasilnya membanggakan! Di sini ada 9 cawan Petri yang mengandung bakteri M. Luteus. Bintik-bintik putih di tengah adalah sebuah cakram direndam dalam dua sampel ASI di atas. Lihatlah area jernih di sekitar cakram. Di situ terlihat bahwa protein dalam susu telah berhasil menghambat bakteri M. Luteus! Aku sangat gembira!!! Hal ini juga berlaku untuk bakteri E. coli. Selain itu, kekuatan ASI juga bekerja cukup baik melawan bakteri MRSA. Masa depan kita sangat cerah. Masa depan kita adalah ASI!

Area putih di dalam cawan petri ini adalah ASI. Kemudian, sesuatu yang tampak seperti titik-titik debu kuning di sekitarnya adalah bakteri yang dilawan ASI. Pada gambar ini terlihat jelas bahwa bagian yang berada di sekitar titik ASI tampak bebas dari bakteri sekalipun jumlah bakteri yang harus dilawan jumlahnya sangat banyak.

asi

Sampel ASI dari ibu yang menyusui anak usia 15 bulan dan anak usia 3 tahun ini juga membuktikan bahwa kualitas ASI ibu juga masih sangat baik bahkan saat ia sudah tidak menyusui bayi baru lahir.

Hal ini juga menjadi kabar baik untuk ibu yang belum menyapih anak di atas usia 2 tahun. Karena percobaan tersebut menunjukkan bahwa ASI masih memberi manfaat yang sangat baik untuk anak usia balita.

Berdasarkan penelitian tersebut, bakteri yang dilawan oleh ASI adalah jenis micrococcus luteus (M. luteus) yang bertanggung jawab terhadap terjadinya infeksi nosokomial yang dapat menyebabkan infeksi serius pada kulit.

Bakteri E Coli biasanya terdapat pada kotoran manusia (feses) dan hewan. Bakteri ini dapat menyebabkan diare, sakit perut, dan demam. Dalam kasus yang lebih parah, bakteni ini sering bertanggung jawab sebagai penyebab perdarahan saat buang air besar, dehidrasi, atau bahkan gagal ginjal.

Sedangkan, MRSA (Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus) dapat menyebabkan infeksi luka setelah operasi, pneumonia (infeksi paru-paru), atau infeksi di dalam pembuluh darah. Bakteri MRSA yang bersifat invasif dapat menyebabkan infeksi pada jantung katup, tulang, abses pada organ, infeksi sendi, dan infeksi aliran darah (sepsis).

Ibu tiga anak berusia 31 tahun ini berjanji akan mempublikasikan percobaannya mengenai manfaat kolostrum yang merupakan salah satu kandungan paling penting dalam ASI. Ia juga mendorong kesadaran para ibu agar mau menyusui dan berbangga dengan kualitas ASI yang dimilikinya.

Bagikan artikel yang memuat kehebatan ASI ini agar ibu menyusui di seluruh Indonesia dapat lebih semangat memberikan ASI demi daya tahan tubuh yang lebih kuat untuk anaknya. Anak yang sehat dan kuat adalah cerminan generasi Indonesia yang lebih baik di masa depan.

 

Referensi: Babble, Medicine Net, Heatlh Line, Citizendium.

Baca juga:

Seorang Ibu Meletakkan ASI di Bawah Mikroskop, Hasilnya Mengejutkan [Video]

 

Cerita mitra kami
3 Mitos dan Fakta Tentang Susu Anak yang Wajib Parents Tahu
3 Mitos dan Fakta Tentang Susu Anak yang Wajib Parents Tahu
10 Resep Camilan Sederhana dan Murah, Lengkap Ada Manis serta Gurih
10 Resep Camilan Sederhana dan Murah, Lengkap Ada Manis serta Gurih
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Nutrisi
  • /
  • Percobaan Laboratorium ini Buktikan Kehebatan ASI Melawan Berbagai Bakteri
Bagikan:
  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • 10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

    10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

  • Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

    Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • 10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

    10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

  • Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

    Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti