Perbedaan Susu Hamil dan Susu Sapi Biasa, Mana yang Bumil Pilih?

Ternyata, susu khusus ibu hamil memiliki sejumlah nutrisi yang tidak dimiliki susu sapi biasa.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Tahukah Bunda kalau sesungguhnya ada perbedaan susu hamil dan susu sapi yang cukup signifikan? Oleh karenanya, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi susu hamil, bukannya susu sapi biasa.

Lantas, apa saja kebutuhan gizi ibu selama masa kehamilan sehingga sebaiknya dipenuhi dengan susu hamil, bukannya susu sapi? Yuk, simak informasinya di sini.

Perbedaan Susu Hamil dan Susu Sapi yang Perlu Bunda Ketahui

Agar kesehatan ibu hamil bisa optimal, kebutuhan nutrisinya mesti dipenuhi dengan maksimal. Memberikan nutrisi yang baik tidak hanya penting untuk ibu hamil, tetapi juga untuk janin agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Dengan demikian, ibu hamil dianjurkan mengonsumsi susu tambahan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Namun, masih banyak ibu hamil yang bingung antara harus mengonsumsi susu khusus ibu hamil atau cukup dengan susu sapi biasa.

Untuk mengetahui jawabannya, simak perbedaan antara susu sapi dengan susu ibu hamil berikut ini.

1. Sudah Diformulasikan dengan Nutrisi Khusus Ibu Hamil

Susu ibu hamil sudah dikemas dengan berbagai makronutrisi dan mikronutrisi tambahan yang dibutuhkan selama masa kehamilan. Makronutrisi yang terkandung dalam susu ibu hamil, seperti protein, lebih tinggi daripada susu sapi bisa.

Mikronutrisi tambahan yang juga ada di dalam susu khusus ibu hamil yaitu asam folat, asam amino, zat besi, dan kalori, sudah disesuaikan untuk kebutuhan harian ibu hamil dan janinnya.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Artikel Terkait: Apakah Bumil Perlu Minum Susu Ibu Hamil? Dokter Menjawabnya Untuk Anda

2. Susu Ibu Hamil Mengandung Vitamin dan Mineral yang Lebih Tinggi

Kebutuhan vitamin dan mineral untuk ibu hamil tentu lebih banyak. Vitamin dan mineral ini tidak hanya penting untuk ibu, tapi juga janinnya. Susu khusus ibu hamil mengandung vitamin dan mineral yang lebih banyak daripada susu sapi biasa.

Vitamin dan mineral yang biasanya dinaikkan jumlahnya dalam susu ibu hamil adalah zat besi, kalsium, zink, fosfor, dan vitamin.

3. Susu Hamil Diperkaya Zat Gizi yang Mendukung Perkembangan Saraf Janin

Zat gizi yang terkandung dalam susu khusus ibu hamil diformulasikan untuk membantu perkembangan saraf janin. Kandungan zat gizi tersebut antara lain adalah mineral, asam folat, dan asam lemak esensial, yang dapat membantu perkembangan otak janin.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

4. Perbedaan Susu Hamil dan Susu Sapi yakni Susu Hamil Bisa Menguatkan Rahim

Rahim menjadi organ yang krusial selama kehamilan. Kandungan protein yang tinggi pada susu khusus ibu hamil dapat membantu menguatkan rahim. Oleh karenanya, kebutuhan protein ibu hamil tentu lebih banyak daripada perempuan yang tidak hamil.

5. Mencegah Berat Janin Rendah

Kandungan vitamin D yang tinggi pada susu khusus ibu hamil dapat membantu janin mendapatkan berat yang ideal. Vitamin D mampu mencegah terjadinya rakhitis neonatal atau berat janin rendah.

6. Mencegah Masalah Lambung

Susu ibu hamil mengandung antasid yang dapat membantu mengurangi rasa mulas dan masalah lambung lainnya. Beberapa produk susu hamil bahkan memberikan klaim dapat mengurangi rasa mual.

Artikel Terkait: Cara Mengatasi Heartburn (Naiknya Asam Lambung) Saat Hamil

Nutrisi Penting yang Ibu Butuhkan Selama Kehamilan

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Memilih susu khusus ibu hamil atau susu sapi biasa tentu kembali ke preferensi masing-masing. Namun, hal penting yang perlu diingat adalah kebutuhan zat gizi dan mineral tambahan khusus ibu hamil harus dicukupi dari makanan atau suplemen tambahan.

Berikut ini adalah nutrisi yang dibutuhkan ibu selama kehamilan.

1. Asam Folat

Asam folat berguna untuk kesehatan saraf bayi. Lalu, asam folat pun dapat mencegah cacat bawaan bayi sehingga sangat penting untuk dikonsumsi ibu hamil.

Artikel Terkait: 5 Alasan pentingnya asam folat bagi ibu hamil dan yang sedang promil

2. Vitamin B12

Vitamin B12 juga penting untuk perkembangan saraf janin selama di kandungan. Konsumsi vitamin B12 ini juga penting untuk ibu hamil. Perempuan yang sedang tidak hamil membutuhkan 2.4 mcg (microgram) kadar Vitamin B12, sedangkan kebutuhan ibu hamil meningkat menjadi 2.6 mcg.

3. Kolin

Kolin juga berfungsi untuk mencegah bayi lahir dengan cacat bawaan.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

4. Asam Lemak Omega 3

Asam lemak seperti DHA dan EPA berfungsi untuk pembentukan otak dan kesehatan sistem syaraf. DHA juga penting untuk kecerdasan bayi. Selain itu, asam lemak penting untuk mencegah bayi lahir secara prematur.

5. Vitamin D

Meskipun kebutuhan vitamin D dapat diperoleh secara gratis dari sinar matahari, penambahan vitamin D melalui makanan atau susu juga diperlukan terutama untuk ibu hamil. Vitamin D dapat mencegah bayi lahir dengan berat kurang.

6. Kalsium

Kalsium penting untuk pertumbuhan tulang janin. Perempuan yang sedang mempersiapkan diri untuk hamil membutuhkan setidaknya 1000-1300 mg kalsium setiap harinya.

7. Zat Besi

Selama hamil, volume darah di tubuh ibu akan bertambah hampir dua kali lipat. Kebutuhan zat besi menjadi sangat penting bagi ibu hamil. Seorang ibu hamil setidaknya membutuhkan 27 mg zat besi setiap harinya.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Nah, demikianlah informasi tentang perbedaan susu hamil dan susu sapi. Jangan lupa untuk selalu memenuhi asupan nutrisi harian, ya, Bunda, agar janin dan tubuh ibu senantiasa sehat.

Sumber: hellosehat, tribunnews, sehatq

Baca Juga:

Kapan harus cek kandungan di tengah pandemi corona? Ini pendapat dokter!

Penulis

Rian Andini