TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Memahami Kulit Bayi: Penyebab Kulit Bayi Mudah Kering dan Tips Merawatnya

Bacaan 2 menit
Memahami Kulit Bayi: Penyebab Kulit Bayi Mudah Kering dan Tips Merawatnya

Berbeda dengan orang dewasa, kulit bayi kering dan lebih sensitif. Simak caranya supaya kulit si kecil happy!

Saat disentuh, kulit bayi sekilas memang terasa lebih halus dan lembut dibandingkan dengan kulit orang dewasa, namun pada kenyataannya kulit bayi sangat mudah kering dan kehilangan kelembapannya. Sebagai dampaknya, kulit bayi kering dan masih sensitif ini membuat si Kecil jadi rentan terhadap iritasi serta masalah lainnya. Lantas, apa saja penyebab kulit bayi kering?

Penyebab Kulit Bayi Kering dan Sensitif

Selain karena faktor eksternal, penyebab kulit bayi yang mudah kering dan rentan kehilangan kelembapan sebenarnya bersumber dari struktur kulit bayi itu sendiri. Tak seperti orang dewasa, struktur kulit bayi lebih tipis dan masih berkembang. Bahkan, skin barrier si Kecil baru akan menyerupai kulit orang dewasa ketika ia memasuki usia dua tahun. 

kulit bayi kering

Untuk memahami alasan di balik kulit si bayi  yang mudah kering dan kehilangan kelembapannya, berikut ini adalah beberapa perbedaan antara struktur kulit bayi dan dewasa.

1. Epidermis Lebih Tipis

Epidermis merupakan lapisan kulit yang paling terluar. Secara keseluruhan, epidermis kulit bayi lebih tipis dari orang dewasa dan lapisan epidermis terluar kulit bayi yang disebut stratum korneum memiliki ketebalan 30% lebih tipis daripada orang dewasa. Lapisan stratum korneum ini berfungsi untuk menyerap air dan melindungi kulit bagian dalam, sehingga stratum korneum yang tipis membuat kulit bayi mudah kehilangan kelembapan. 

2. Korneosit Lebih Kecil

kulit bayi kering

Di dalam lapisan stratum korneum terdapat sel-sel korneosit yang tersusun sebagai pelindung kelit. Pada kulit bayi, sel korneosit ini berukuran lebih kecil sehingga mempengaruhi kemampuan kulit bayi menahan kelembapan. Stratum korneum yang tipis ditambah korneosit yang kecil membuat keseluruhan skin barrier bayi lebih lemah dan air lebih mudah keluar dari kulit sehingga kulit bayi jadi gampang kering. 

3. Natural Moisturizing Factor (NMF) Lebih Sedikit

NMF atau yang dikenal sebagai Faktor Pelembap Alami jumlahnya lebih sedikit pada kulit bayi lebih dibanding pada kulit orang dewasa. NMF sendiri berperan untuk menjaga kelembapan kulit dengan menarik dan mengunci air di dalam lapisan kulit terluar, sehingga mempertahankan kelembapan dan kesehatan kulit. Jadi, NMF yang lebih sedikit ini pada kulit bayi ini membuat kulit si Kecil gampang melepas air dari kulit sehingga kulitnya mudah kering. 

4. Produksi Sebum Lebih Rendah

kulit bayi kering

Produksi sebum atau minyak pada kulit si Kecil yang masih bayi lebih rendah dari orang dewasa. Ketika produksi sebum kulit bayi rendah, kulitnya menjadi lebih rentan terhadap kekeringan karena kurangnya pelindung alami ini.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Erinintyani Shabrina Ramadhini

  • Halaman Depan
  • /
  • Happy Skin
  • /
  • Memahami Kulit Bayi: Penyebab Kulit Bayi Mudah Kering dan Tips Merawatnya
Bagikan:
  • 6 Kondisi Kulit Bayi Prematur, Ini Cara Merawatnya
    Cerita mitra kami

    6 Kondisi Kulit Bayi Prematur, Ini Cara Merawatnya

  • Sering Timbul di Leher, Ini Cara Mengobati Infeksi Jamur pada Kulit Bayi
    Cerita mitra kami

    Sering Timbul di Leher, Ini Cara Mengobati Infeksi Jamur pada Kulit Bayi

  • 8 Jenis Penyakit Kulit Bayi yang Bisa Menular, Waspadai Gejalanya!
    Cerita mitra kami

    8 Jenis Penyakit Kulit Bayi yang Bisa Menular, Waspadai Gejalanya!

  • 6 Kondisi Kulit Bayi Prematur, Ini Cara Merawatnya
    Cerita mitra kami

    6 Kondisi Kulit Bayi Prematur, Ini Cara Merawatnya

  • Sering Timbul di Leher, Ini Cara Mengobati Infeksi Jamur pada Kulit Bayi
    Cerita mitra kami

    Sering Timbul di Leher, Ini Cara Mengobati Infeksi Jamur pada Kulit Bayi

  • 8 Jenis Penyakit Kulit Bayi yang Bisa Menular, Waspadai Gejalanya!
    Cerita mitra kami

    8 Jenis Penyakit Kulit Bayi yang Bisa Menular, Waspadai Gejalanya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti