Hati-hati bawa anak nonton Incredibles 2! Cahayanya bisa picu epilepsi

Hati-hati bawa anak nonton Incredibles 2! Cahayanya bisa picu epilepsi

Peringatan bagi orangtua yang memiliki anak epilepsi saat mengajak menyaksikan film Incredibles 2

Di balik aksinya yang seru, serta pesan moral yang didapatkan dari film Incredibles 2, ternyata kilatan cahaya dari tayangan ini juga bisa jadi penyebab epilepsi kambuh. Apa sebabnya?

Siapa yang sudah nonton film Incredibles 2? Bisa dibilang film animasi Disney ini menjadi salah satu film keluarga yang dinantikan tahun 2018. Maklum, sejak kemunculan film pertamanya untuk menyaksikan film sequel ini kita perlu menunggu sampai 14 tahun.

Tak mengherankan, jika banyak keluarga yang berbondong-bondong mengajak anaknya untuk menikmati film keluarga tentang superhero ini.

Sayangnya, di balik pesan moral yang disampaikan lewat Film Incredibles 2, ternyata film ini bisa jadi penyebab epilepsi kambuh. Benarkah demikian?

Seperti yang diberitakan oleh New York Times, bahwa ada penonton yang mengeluh bahwa film ini jadi penyebab epilepsi kambuh. Hal ini disebabkan oleh adanya kilatan cahaya yang banyak terlihat sehingga jadi penyebab epilepsi kambuh. Salah satu penonton yang merasakannya adalah Marcos Gardiana, pengidap epilepsi.

Tak lama menyaksikan film ini, ia merasa pusing dan mulai mengalami kejang. Akibatnya, Marco dibawa ke rumah sakit oleh kekasihnya, yang saat itu menemaninya di bioskop.

Keluhan ini pun segera ditanggapi Epilepsy Foundation yang memberikan peringatan risiko ini. Walt Disney pun ternyata mengetahui adanya risiko ini sehingga membuat sejumlah memo yang berisi peringatan yang dipasang di sejumlah bioskop yang memutar The Incredibles 2.

Hati-hati bawa anak nonton Incredibles 2! Cahayanya bisa picu epilepsi

Sebenarnya apa saja yang jadi penyebab epilepsi kambuh?

Dijelaskan oleh dr. Meta Hanindita, SpA bahwa sebenarnya disebabkan berbagai faktor. Namun perlu diketahui bahwa epilepsi itu penyebabnya biasanya faktor genetik.

Terjadinya epilepsi ini juga dikarenakan pernah ada gangguan otak, misalnya ada riwayat kena sakit radang selaput otak (meningitis), perdarahan kepala, bisa juga  terjadi karena ada kerusakan sel saraf di otak.

“Jadi sebenarnya, penderita epilepsi bisa kumat kalau ada trigger atau pemicu tertentu. Nah, trigger-nya ini bisa macam-macam dan akan berbeda pada setiap orang. Ada yang pemicunya stress, ada yang kecapekan, telat makan, tapi ada juga yang karena setelah melihat video game, komputer, atau TV karena fotosensitif.”

“Jadi penyebab epilepsi kambuh itu sebenarnya akan berbeda-beda. Tergantung masing-masing orang trigger-nya apa,” tegas dr. Meta lagi.

Lebih lanjut, dr. Meta menjelaskan kalau di beberapa literatur banyak dikatakan bahwa photosensitive epilepsy itu terjadi sebesar 3%. Dan angka kejadian photosensitive epilepsy perbandingannya, 1.1/100.000.

Terkait dengan film Incredibles 2 yang dapat menjadi penyebab epilepsi kambuh, dr. Meta mengatakan sebenarnya orangtua yang mempunyai anak pengidap epilepsi tidak perlu memiliki rasa khawatir berlebihan karena pada dasarnya kekambuhan epilepsi akan tergantung trigger-nya, dan setiap orang akan berbeda.

Namun, tetap saja sebagai orangtua kita juga perlu mengetahui pemicu apa yang bisa membuat penyakit epilepsi anak kambuh ya, Parents.

Semoga bermanfaat.

 

Baca juga:

Mengenal Epilepsi pada Anak-anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner