TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Waspada! Bayi ini terjangkit virus berbahaya setelah duduk di troli belanja

Bacaan 4 menit
Waspada! Bayi ini terjangkit virus berbahaya setelah duduk di troli belanja

Peringatan bagi orangtua yang sering mengajak bayi berbelanja ke supermarket dan menggunakan troli!

Sadarkah Anda bahwa kondisi troli atau keranjang yang digunakan saat berbelanja sebenarnya tidak bersih? Bahkan bisa berisiko menyebabkan penyakit meningitis pada bayi Anda.

Sebuah studi bahkan mengungkapkan bahwa kondisi troli 50% di antaranya mengandung bakeri E. coli, sementara 72% mengandung zat atau kotoran yang terdapat pada feses.

“Jika ditotal, jumlahnya ada 138.000 bakteri per inci persegi yang terdapat dalam keranjang belanja,” kata Donna Duberg, profesor ilmu laboratorium klinis di Saint Louis University. Itu, menurut Duberg, “Dan bahkan kondisi ini melebihi jumlah bakteri di toilet umum,”

Tidak mengherankan jika dengan jumlah bakteri yang sedemikan besar, semua bakteri itu berisiko membuat orang dewasa yang paling sehat sekalipun menjadi sakit.

Sedangkan untuk bayi, mengingat sistem kekebalan tubuh mereka yang belum berkembang dengan baik tentu saja lebih membahayakan, bahkan efeknya bisa mematikan seperti penyakit meningitis pada bayi.

Troli belanja tidak bersih berisiko terjadinya  penyakit meningitis pada bayi

Hal ini pernah dialami seorang ibu yang berasal dari Australia. Vivienne Wardrop mengetahui bahwa anak perempuannya yang masih berusia 10 bulan bernama Logan, tiba-tiba saja jatuh sakit dengan kondisi parah setelah duduk di keranjang belanja.

“Saya belum pernah melihat anak ini sakit,” Wardrop mengatakan kepada Daily Mail di Australia.

Ia melanjutkan, “Saya punya lima anak. Dan ternyata, tiba-tiba saja, anak saya kehilangan 10% berat badannya hanya dalam kurun waktu tiga hari saja. Yaitu, 800 gram.

Tidak hanya itu, ia pun menjadi membengkak karena ternyata banyak air yang tidak masuk ke dalam sel tubuhnya. Itu sangat mengerikan. Bahkan membicarakannya sekarang membuatku ingin menangis.”

Setelah proses pemeriksaan cukup panjang dengan melakukan beragam tes, dokter pun akhirnya bisa memastikan bahwa bahwa Logan terinfeksi adenovirus, rotavirus, keracunan salmonella bakan meningitis karena kondisi keranjang belanja yang tidak bersih.

“Dokter mengatakan bahwa hanya itulah satu-satunya tempat di mana Longan bisa mendapatkan virus yang membahayakan tubuhnya,”tulis Wardrop di Facebook.

penyakit meningitis pada bayi

Longan, bayi 10 bulan yang alami menginitis

Sejak itu, Logan pun mendapatkan perawatan cukup intensif dengan menghabiskan 10 hari di rumah sakit. Selama 8 hari itu, Longan berada di unit perawatan intensif.

Beruntung, saat ini Logan telah keluar dari rumah sakit, namun sang ibunya menuturkan bahwa proses pemulihan Longan akan memakan waktu cukup lama untuk bisa sembuh total. Sampai saat ini, Longan pun masih tetap mengonsumsi antibiotik.

Dalam postingan Facebook-nya, Wardrop memperingatkan para orangtua lainnya untuk lebih berhati-hati saat menggunakan keranjang belanja belanja dan meletakan bayi Anda di sana tanpa membersihkannya terlebih dulu.

Bahaya meningitis pada bayi dan anak Anda

Seperti yang kita ketahui, meningitis sangat membahayakan bahkan bisa mematikan bagi bayi. Seperti yang dijelaskan dalam lama Alodokter,  meningitis adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan infeksi atau radang pada meninges (selaput pelindung). Selaput ini melindungi otak dan saraf tulang belakang. Meningitis biasanya disebabkan oleh bakteri atau virus.

Ketika meradang, meninges membengkak karena infeksi yang terjadi. Sistem saraf dan otak bisa rusak pada beberapa kasus. Tiga gejala meningitis yang patut diwaspadai adalah demam, sakit kepala, dan leher yang terasa kaku.

Sementara Tirto ID menyebutkan kalau ada sebuah studi yang dirilis The New England Journal of Medicine, gejala umum yang terjadi pada penderita meningitis adalah sakit kepala, leher kaku disertai demam, kebingungan atau perubahan kesadaran, muntah, fotofobia atau meningkatnya kepekaan terhadap cahaya, dan fonofobia alias kepekaan terhadap suara yang juga meningkat.

Baca juga :  8 Gejala meningitis pada anak yang harus Parents waspadai

Gejala yang timbul pada anak-anak biasanya terdapat keluhan sakit kepala hingga menyebabkan anak hanya jadi lebih rewel. Ciri lain yang mungkin muncul  pada meningitis pada bayi adalah ruam merah pada kulit.

Penyakit meningitis pada bayi bisa mematikan. Peradangan ini disebabkan infeksi dari virus, bakteri, mikroorganisme. Umumnya penyakit meningitis pada bayi disebabkan oleh streptococcus grup B, Escherichia coli, listeria monocytogenes.

Diperlukan sanitasi yang baik, namun tidak berlebihan

Ada beberapa hal yang perlu diiingat orangtua dalam hal sanitasi. Sebelum Anda pergi membeli segepok tisu antibakteri dan bersihkan setiap permukaan yang berhubungan dengan bayi Anda, pertimbangkan beberapa hal ini dulu:

Meskipun Anda perlu berhati-hati dengan adanya risiko kontak bayi Anda dengan kuman dan virus, tenaga kesehatan memperingatkan orangtua agar tidak berlebihan.

“Hipotesis kebersihan pada dasarnya mengatakan bahwa lingkungan terlalu bersih mendorong alergi makanan dan asma, karena tidak cukupnya paparan berbagai bakteri dan alergen pada awal kehidupan,” kata Amy Shaw, seorang ahli imunologi.

“Sebaiknya orangtua memang harus sadar akan kebersihan, tapi jangan sampai ‘gila’ bersih,” kata Dr. Ari Brown.

Salah seorang orangtua merekomendasikan agar Anda tidak lupa membawa selimut saat mengajak anak berbelanja. Anda dapat melindungi bayi dan memberikan batasan karena anak tidak perlu bersentuhan langsung dengan keranjang belanjaan atau area yang berisiko terdapat kuman penyakit.

Dengan begitu, risiko terjadinya meningitis pada bayi bisa diminimalisir.  Untuk lebih waspada akan penyakit meningitis pada bayi, Anda bisa mengetahui tanda-tandanya lewat video ini.

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

 

Artikel referensi : www.davidwolfe.com 

 

Baca juga:

Meningitis pada Anak, Ini Gejala dan Pencegahannya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Waspada! Bayi ini terjangkit virus berbahaya setelah duduk di troli belanja
Bagikan:
  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti