TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Keputusan Ibu ini Membuat Anaknya Jadi Hilang Ingatan & Kemampuan Bicara

Bacaan 4 menit
Keputusan Ibu ini Membuat Anaknya Jadi Hilang Ingatan & Kemampuan Bicara

Demi selamatkan anaknya dari penyakit epilepsi, seorang ibu asal Irlandia harus mengambil keputusan berat. Ia rela anaknya kehilangan ingatan dan kemampuan bicaranya asal dapat bertahan hidup.

Charlotte Caldwell mengambil keputusan berat itu setelah dokter menyatakan bahwa anaknya harus menjalani operasi agar dapat menyembuhkan penyakit epilepsi yang dideritanya sejak usia 4 bulan. Anak berumur 11 tahun ini harus menanggung konsekuensi yang berat atas kesembuhannya tersebut.

Operasi yang dijalani Billy melibatkan pengangkatan jaringan otak yang menyimpan memori dan kemampuan bicara manusia. Namun, untuk menyelamatkan nyawanya, hal tersebut harus dilakukan.

“Kejang yang dialami Billy sudah mengancam nyawa. Ketika ia sedang kumat, saya harus meletakkan oksigen sampai kondisinya aman. Satu kali kejang yang dideritanya bisa mengambil nyawanya atau akan membuatnya kehilangan kemampuannya lagi,” katanya pada Kidspot.

Chatlotte mengatakan bahwa rutinitas pagi yang ia jalani setiap harinya adalah mengecek nafas anaknya pada pagi hari untuk memastikan bahwa ia masih hidup.

billy-dan-ibunya

Perlawanan terhadap penyakit epilepsi

Dokter di Irlandia sudah menyatakan bahwa Billy mustahil disembuhkan. Mendengar hal tersebut, Charlotte membawa pulang anaknya sambil berurai air mata.

Hatinya hancur membayangkan harus berpisah dengan anaknya di usia dini. Apalagi, saat itu dokter mengatakan bahwa ia hanya punya waktu selama 6 bulan.

Menolak untuk menyerah, ia mencari informasi dari internet. Lewat pencarian tersebut, ia berhasil menemukan bahwa departemen epilepsi di Chicago dapat mengobati penyakit anaknya.

Untuk mendapatkan pengobatan dari departemen tersebut, ia harus menghabiskan uang sebanyak £300,000 atau sekitar Rp 501.556.740.16. Tak hanya biaya rumah sakit, mereka juga harus segera pindah ke Amerika.

Dalam situs donasi publik Just4Children yang dibuatnya, Charlotte menulis bahwa ia akan terus berjuang untuk kesembuhan anaknya apapun yang terjadi.

Donasi yang sudah terkumpul saat ini adalah £11,470.05 atau sekitar RP 191.761.860.32 dari total £ 300,000 yang dibutuhkan Billy.

Kementerian Kesehatan Inggris menyatakan akan menanggung seluruh biaya yang Billy butuhkan jika pengobatannya dilakukan di negara Uni Eropa dan maupun Inggris. Sayangnya, belum ada rumah sakit di sana yang sanggup mengobati Billy.

Dengan bantuan dari donasi publik yang pernah dikampanyekan sebelumnya, Billy kini berhasil ke Chicago. Tiga bulan kemudian, ia baru menjalani perawatan di bawah Prof Nordli sendiri. Ia juga harus menjalani diet ketogenic selama masa pengobatan.

Keterlambatan perkembangan tubuh

Saat Billy berusia dua tahun, ia tidak mampu mengangkat kepalanya sendiri, menggenggam mainannya, dan merangkak. Melalui Physiotherapy yang mahal di Oxford, dia akhirnya bisa mengejar keterlambatannya tersebut.

Setelah usianya 4 tahun, dengan bantuan physiotherapy tersebut, ia dapat berjalan dan berlari. Selain biaya yang mahal untuk membayar terapi itu, Charlotte dan Billy juga harus pindah dari Irlandia Utara ke Oxford selama 4 tahun.

Terapi tersebut berfokus untuk mengurangi kejangnya dan menstimulasi pertumbuhannya. Berkat itu, Billy mengalami pengurangan frekuensi kejang selama 8 tahun dalam hidupnya.

Namun, kejang akut kembali terjadi selama beberapa bulan terakhir ini.

Operasi yang menyembuhkan penyakit epilepsi Billy

Warga Irlandia Utara ini akan menjalani prosedur operasi yang akan menghilangkan jaringan yang terletak di dekat otaknya.  Seorang Profesor di Chicago meyakini bahwa prosedur tersebut akan membuatnya terbebas dari kejang yang membahayakan nyawanya.

Kondisi Billy sangat kompleks. Dokter menemukan lesi yang letaknya jauh lebih dalam di otaknya.

“Letak lobus temporal kiri itu kondisinya sangat kompleks. Operasinya akan lebih invasif dari yang dibayangkan sebelumnya.” Jelas Profesor Nordli, ahli epilepsi dari Pusat Penelitian Epilepsi Chicago.

Fungsi lobus temporal di dalam otak berfungsi untuk mengontrol memori dan kemampuan bicara manusia.

“Lobus temporal Billy harus diambil agar ia dapat sembuh,’ ujar Charlotte pada Cool FM.

Kejang pertamanya terjadi saat ia berumur empat bulan. Kini, di usianya yang menginjak 11 tahun, ia telah mengalami kejang selama lebih dari 100 kali dalam sehari.

Setelah bertemu dengan Profesor Nordli dan menjalani serangkaian pemeriksaan, profesor yakin dapat menyembuhkan penyakit epilepsi Billy. Untuk sementara ini, Billy harus mengonsumsi 5 jenis obat yang salah satunya bernama phenobarbital yang mirip dengan heroin.

“Anak ini telah dapat bertahan hidup selama lebih dari 10 tahun, saat dokter menyatakan bahwa saat itu usianya tinggal 6 bulan lagi,” terang Charlotte penuh harapan.

Ia juga membuat halaman Facebook untuk memberitahukan kondisi terbaru Billy lewat Keep Billy Alive. .

Kini Billy menjalani pengobatan di Rumah Sakit  Los Angeles. Untuk menunjang hidupnya sebelum operasi otak dilakukan, ia juga mendapatkan perawatan berupa minyak ganja yang dapat mengurangi kejang-kejangnya.

Di Indonesia, diperkirakan ada sekitar 1,8 juta orang penderita epilepsi yang butuh pengobatan. Data yang diambil dari laman penyakit Epilepsi Indonesia tersebut memang belum data pasti, karena kesadaran masyarakat terhadap penyakit tersebut belum tinggi.

Masih ada masyarakat yang menganggap bahwa penyakit epilepsi adalah gangguan roh halus berupa kesurupan. Belum lagi ketakutan masyarakat bahwa epilepsi dapat menular lewat air liur pasien.

Berjuang melawan penyakit fisik dan disertai dengan stigma adalah hal yang berat. Semoga semua pasien epilepsi dapat memperoleh kesembuhan yang dibutuhkannya agar dapat menjalani hari-hari dengan lancar seperti yang lainnya.

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

 

Baca juga:

Mengenal Epilepsi pada Anak-anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Keputusan Ibu ini Membuat Anaknya Jadi Hilang Ingatan & Kemampuan Bicara
Bagikan:
  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti