TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Apakah penderita diabetes mellitus dilarang hamil karena berisiko?

Bacaan 3 menit
Apakah penderita diabetes mellitus dilarang hamil karena berisiko?

Pengidap diabetes mellitus memiliki risiko besar dalam menjalani kehamilan. Namun apakah itu berarti pengidap diabetes mellitus tidak boleh hamil? Baca selengkapnya di sini, Bun!

Kehamilan hampir selalu menjadi hal yang dinantikan bagi calon ibu. Hampir semua calon ibu menikmati dan menantikan kelahiran jabang bayinya dengan rasa bahagia dan cemas yang datang silih berganti. Namun, bagaimanakah bila sang ibu mengidap diabetes mellitus?

Menjalani kehamilan dengan kondisi fisik yang prima dan terjaga tentu akan menimbulkan rasa bahagia yang lebih besar, sekaligus meminimalkan rasa khawatir yang selalu menyerang calon ibu. Perubahan hormonal yang mempengaruhi perubahan metabolisme tubuh akan dianggap sebagai hal yang normal-normal saja.

Apakah resiko penderita diabetes saat hamil?

Apakah resiko penderita diabetes saat hamil?

Kehamilan memang mempengaruhi kadar gula dalam darah. Terjadinya peningkatan kadar gula ini merupakan hal yang wajar sebagai akibat perubahan metabolisme endokrin dan karbohidrat.

Namun menjalani kehamilan bagi pengidap diabetes mellitus akan membuat segalanya berbeda. Diabetes adalah penyakit yang disebabkan tingginya kadar gula dalam darah seseorang.

Menurut womenshealth.gov , jika tingkat gula dalam darah tinggi ketika menjalani kehamilan, maka bayi dalam kandungan akan terkena dampaknya.

Risiko yang mungkin terjadi pada ibu yang mengalami diabetes mellitus :

  1. Pre-eklampsia
  2. Persalinan prematur
  3. Cairan ketuban berlebihan
  4. Infeksi saluran kemih
  5. Infeksi vagina berupa keputihan karena jamur.

Risiko yang mungkin terjadi pada janin :

  1. Pertumbuhan janin terhambat
  2. Lahir besar atau giant baby (makrosomia)
  3. Cacat bawaan dengan peluang 3 kali lebih besar dari kehamilan normal.
  4. Meningkatnya kadar bilirubin yang membuat bayi menjadi kuning.
  5. Sindroma gangguan napas, akibat kelebihan insulin yang menghambat kerja hormon kortisol yang berfungsi mematangkan paru-paru janin, sehingga paru-paru bayi belum matang pada usia 38 minggu.
  6. Kekurangan glukosa dan kalsium
  7. Kelainan jantung
  8. Kelainan neurologik dan psikologik pada bayi di kemudian hari.

Bunda, risiko-risiko yang disebut di atas adalah baru sebatas pada kemungkinan yang bisa terjadi pada ibu dan bayi. Tidak ada seorang pun yang bisa betul-betul memastikan kondisi tersebut akan dialami oleh ibu dan bayinya, namun ada baiknya, bila kita mengidap diabetes mellitus dan menginginkan sebuah kehamilan, maka rencanakanlah kehamilan tersebut jauh-jauh hari dengan melakukan kontrol ketat terhadap kadar gula dalam darah Anda.

Bagaimana jika kehamilan tersebut terjadi di luar perencanaan?  Apa ciri-ciri seorang ibu mengidap diabetes saat menjalani kehamilan? Dan tindakan apa yang harus dilakukan?

Ciri-ciri dan gejala ibu yang mengalami diabetes  pada saat kehamilan :

  1. Sering buang air kecil, merasa lapar dan haus yang tidak waja
  2. Berat badan menurun
  3. Merasa kelelahan yang berlebihan  atau mudah merasa lelah
  4. Infeksi pada kulit yang berulang atau luka yang susah disembuhkan
  5. Penglihatan menjadi kabur
  6. Tingginya kadar gula darah  dan urine berdasarkan hasil cek laboratorium.

Bagaimana jika kehamilan tersebut terjadi di luar perencanaan? Apa yang harus dilakukan?

Bila toh terjadinya kehamilan di luar perencanaan beberapa tip di bawah ini bisa Bunda lakukan :

1. Lakukan pemeriksaan rutin kehamilan yang terpadu yang dilakukan oleh tenaga ahli yaitu :

  • Dokter penyakit dalam
  • Dokter kandungan
  • Ahli gizi
  • Dokter Anak

2. Selalu berpikir positif (positive thinking )

Dengan memelihara pikiran yang selalu positif, maka tingkat stres yang biasa muncul dan menyerang calon ibu akan bisa diatasi, dan membantu menstabilkan kadar gula dalam darah.

Berpikir positif memudahkan calon ibu untuk merasakan perasaan bahagia yang akan memberi dampak baik bagi calon bayi yang tengah dikandungnya.

3. Lakukan kegiatan seperti biasa

4. Tingkatkan ibadah, hal ini akan memberikan aura positif bagi ibu dan bayi dalam kandungan

Demikianlah Bunda semoga tulisan ini bisa bermanfaat dan diambil hikmahnya. Tetap semangat, ya, Bunda!

***

Baca juga:

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?

Yuk Cegah Diabetes

Terlalu Cepat Memberi MPASI Beresiko Diabetes?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Liza P. Arjanto

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Apakah penderita diabetes mellitus dilarang hamil karena berisiko?
Bagikan:
  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • 5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

    5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

  • Ciri-Ciri Orang Hamil dari Bentuk Perut, Apakah Bisa Terlihat?

    Ciri-Ciri Orang Hamil dari Bentuk Perut, Apakah Bisa Terlihat?

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • 5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

    5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

  • Ciri-Ciri Orang Hamil dari Bentuk Perut, Apakah Bisa Terlihat?

    Ciri-Ciri Orang Hamil dari Bentuk Perut, Apakah Bisa Terlihat?

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti