TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Teganya! Anak sendiri dilelang di Facebook seharga 500 ekor sapi

Bacaan 3 menit
Teganya! Anak sendiri dilelang di Facebook seharga 500 ekor sapi

Menjual anak sendiri demi uang? Binatang saja tak sekejam itu!

Facebook sedang kalang kabut setelah mendapatkan kritikan banyak pihak gara-gara platform-nya digunakan oleh seorang penggunanya untuk melelang pengantin anak-anak di bawah umur. Mereka menyebutnya sebagai “penggunaan teknologi yang barbar”.

Pengantin anak-anak dilelang di Facebook

pengantin anak-anak 1

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Sudan. Sebuah lelang dilakukan di platform Facebook untuk menawar harga tertinggi si gadis untuk dijadikan pengantin. Diketahui pelaku pelelangan tersebut adalah ayah dari si gadis tersebut. Tega sekali, ya!

Dilansir dari organisasi hak asasi anak Plan International, gadis tersebut ditawar oleh 5 orang pria, yang diketahui beberapa di antaranya memiliki kedudukan di pemerintahan Sudan Selatan. Hasil lelang tertinggi adalah 500 ekor sapi, 3 mobil dan $10.000 yang diberikan kepada ayahnya. Si gadis menjadi istri kesembilan dari si pemenang lelang.

Lelang pengantin anak-anak dikecam banyak pihak

Direktur Plan International di Sudan Selatan, George Otim, mengecam aksi ini. “Seorang gadis bisa dijual untuk pernikahan dan dilakukan dalam situs social networking terbesar di dunia saat ini. Sungguh tidak bisa dipercaya! Kita kembali ke zaman perbudakan di masa lalu,” ujarnya. Banyak aktivis ikut mengecam dan mengkhawatirkan aksi ini akan diikuti banyak orang lainnya, terutama yang terjerat kemiskinan, demi mendapatkan uang.  

Plan International juga mendesak pemerintah Sudan Selatan untuk menginvestigasi dan menghukum semua pihak yang terlibat pada pelelangan pengantin anak-anak ini.

Pihak Facebook sendiri mengatakan postingan tersebut langsung dihapus begitu perusahaan tersebut mengetahuinya. “Segala bentuk perdagangan manusia, baik unggahan, pages, ads, atau groups tidak diperbolehkan di Facebook. Kami akan menghapus post tersebut dan menonaktifkan akun orang yang mengunggahnya ke Facebook.” begitu kutipan Facebook dalam pernyataan resminya kepada ABC.

Reaksi Facebook yang terlambat dalam menanggapi lelang pengantin anak-anak

Namun sayang pihak Facebook melakukannya terlambat, karena mereka melakukannya setelah si gadis ‘laku’ dan sudah menikah. Postingan tersebut diunggah pada 25 Oktober 2018, dan Facebook baru menghapusnya pada 9 November, 6 hari setelah ia menikah.

“Kami selalu meningkatkan metode yang kami gunakan untuk mengidentifikasi konten yang menyalahi aturan kami, termasuk melipatgandakan tim keamanan kami menjadi lebih dari 30.000 dan berinvestasi pada teknologi,” lanjut pernyataan pihak Facebook.

Sebuah organisasi yang berfokus pada kesetaraan ender, Equality Now, menuntut pihak Facebook untuk terus meningkatkan praktek monitoring mereka. “Kekerasan terhadap perempuan di Sudan Selatan adalah isu yang terus berlanjut, dan bagaimana bisa Facebook kecolongan seperti ini menjadi sebuah masalah besar,” ujar Judy Gitaru, koordinator Equality Now untuk Afrika, seperti dilansir dari CNN. Menurutnya Facebook memiliki tanggung jawab untuk mendukung hak perempuan. “Mereka harus menambah SDM untuk memonitor platform untuk memastikan hak perempuan, dan hak semua orang, terlindungi.”

Memang PR yang besar untuk pihak Facebook ya, Bun! Semoga saja mereka bisa meningkatkan keamanan konten mereka sehingga kita juga bisa merasa lebih aman menggunakannya, ya!

Baca juga:

Ibu di Malaysia ini tega menjual anaknya yang masih di bawah umur untuk jadi pelacur

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Devi Agustina

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Teganya! Anak sendiri dilelang di Facebook seharga 500 ekor sapi
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti