TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Gara-Gara Hutang, Satu Keluarga di Sukoharjo Dibunuh Secara Keji

Bacaan 4 menit
Gara-Gara Hutang, Satu Keluarga di Sukoharjo Dibunuh Secara Keji

Tragedi pembunuhan satu keluarga di Sukoharjo membuat geger. Ironisnya, pelaku pembunuhan masih kerabat korban. Ia mengaku terlilit utang.

Warganet dibuat geger lantaran berita tragedi pembunuhan satu keluarga di Sukoharjo. Siapa yang tak miris, ketika seluruh anggota keluarga dibunuh sekaligus dengan cara yang sadis.

Penemuan mayat satu keluarga di Dukuh Slemben RT 001 RW 005, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, bikin gempar sekaligus mengundang rasa pilu warga. Ayah, ibu, dan dua anak mereka tewas di tangan kerabat mereka sendiri. 

S (43) dan istrinya SH (36) serta kedua anaknya R dan D yang masih berusia 9 dan 5 tahun, dibunuh oleh tetangganya sendiri, HT (41). Berdasarkan keterangan polisi, HT bukanlah orang yang baru saja dikenal S, bahkan bisa disebut sahabat dekat keluarga tersebut.

Tetangga mencium bau menyengat

Gara-Gara Hutang, Satu Keluarga di Sukoharjo Dibunuh Secara Keji

Kasus pembunuhan satu keluarga di Sukoharjo tersebut terungkap setelah warga sekitar mencium bau busuk yang berasal dari rumah korban. Penasaran, warga pun mencoba memeriksa rumah S.

Alangkah terkejutnya warga ketika melihat keluarga S telah tewas bersimbah darah. Keempat jasad ditemukan di beberapa ruangan berbeda. Warga pun segera melapor ke pihak berwajib setelah melihat kejadian tersebut.

S sekeluarga diduga dibunuh pada Rabu dini hari. Sebab menurut keterangan warga sekitar, sehari sebelumnya anggota keluarga tersebut masih terlihat mengikuti senam pagi. Tiga hari berikutnya keluarga korban tak terlihat di lingkungan sekitar.

Dari kondisi jasad korban, diperkirakan jasad telah meninggal selama 3 hari.

“Pembunuhan diperkirakan Rabu (19/8/2020) dini hari,” kata Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas seperti dilansir dari Kompas.com.

Artikel terkait: 7 Fakta kasus pembunuhan keluarga di Bekasi, nomor 5 bikin sedih

Keempat Korban Dimakamkan dalam 1 Liang Kubur

pembunuhan satu keluarga di sukoharjo

Setelah penemuan yang menggemparkan tersebut, jenazah segera dibawa ke rumah sakit untuk menjalani otopsi dan langsung dibawa ke tempat pemakaman sesudahnya. Menurut Setio Hadi, Ketua RW 006 Desa Curidan, keempat jenazah tidak dibawa ke rumah duka berdasarkan permintaan keluarga korban.

“Tadi dari rumah sakit selesai otopsi langsung dibawa ke makam. Tidak dibawa ke rumah duka,” kata Setio seusai mengikuti prosesi pemakaman pada hari Sabtu.

Keempat jenazah dimakamkan di Dusun Curidan atas permintaan keluarga duka.

“Permintaan dari keluarga perempuan diminta untuk dimakamkan di sini semua. Dimakamkan dalam satu liang dengan empat nisan,” terang Setio.

pembunuhan satu keluarga di sukoharjo

Prosesi pemakaman keempat korban, foto: kumparan.com

Pembunuhan satu keluarga di Sukoharjo, pelaku bawa mobil korban

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang pelaku yang diduga membunuh satu keluarga tersebut. Pelaku berinisial HT (41) ditangkap di Baki, Sukoharjo, Sabtu (22/8/2020) pukul 04.00 dini hari.

“Pelaku berhasil kita tangkap di Baki pukul 04.00 WIB,” kata Bambang dalam konferensi pers di Polsek Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu siang.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa keempat korban, juga mobil korban dan sejumlah barang lainnya.

Ironisnya, pelaku diketahui mempunyai hubungan kerabat atau teman dengan korban.

Artikel terkait: 3 Fakta dalam pernikahan di balik kasus pembunuhan pegawai BNN

Pelaku Nekat Membunuh Korban karena Terlilit Hutang

Gara-Gara Hutang, Satu Keluarga di Sukoharjo Dibunuh Secara Keji

Berdasarkan penyelidikan sementara, pelaku diduga nekat menghabisi nyawa keempat korban karena masalah utang. Pelaku ingin menguasai harta yang dimiliki korban dengan harapan bisa terbebas dari utang tersebut.

“Pelaku punya utang cukup banyak di luar. Dia mempunyai keinginan menguasai apa yang dimiliki oleh korban,” terang Bambang. Mobil Avanza kepunyaan korban pun diduga sempat digadaikan pelaku.

Meski demikian, kepolisian Sukoharjo masih terus mendalami motif pelaku.

“Sementara masih kita dalami. Sementara pengakuan dari pelaku nekat membunuh korban karena terdesak,” kata Bambang.

Pembunuhan Satu Keluarga di Sukoharjo, Pelaku Diancam Hukuman Seumur Hidup

Gara-Gara Hutang, Satu Keluarga di Sukoharjo Dibunuh Secara Keji

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan kejinya, kini pelaku HT dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman seumur hidup. Pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Sementara itu, pihak perwakilan keluarga korban berharap pelaku bisa dihukum mati.

“Kami keluarga berharap agar aparat menegakkan hukum seadil-adilnya. Pelaku bisa dihukum mati. Itu harapan dari keluarga,” kata Suparno, perwakilan keluarga kepada wartawan pada Sabtu (22/8/2020).

Semoga pelaku pembunuhan satu keluarga di Sukoharjo tersebut mendapat hukuman setimpal ya, Parents. Kejadian ini juga bisa menjadi pelajaran buat kita semua, jangan sampai karena masalah utang-piutang kita menjadi gelap mata.

Baca juga:

Kasus pembunuhan ibu dan bayi di Cilegon, pelaku adalah suami korban!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Gara-Gara Hutang, Satu Keluarga di Sukoharjo Dibunuh Secara Keji
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti