TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Payudara membesar setelah melahirkan dikira mastitis, ternyata penyakit langka

Bacaan 4 menit
Payudara membesar setelah melahirkan dikira mastitis, ternyata penyakit langka

Ibu berusia 24 tahun ini mengalami kondisi yang dikenal sebagai Gigantomastia, yang menyebabkan ukuran payudara membesar. Apa penyebabnya

Jonalyne Bacus seorang ibu yang berasal dari Talisay, Cebu, Filipina tidak menyangka bahwa dirinya akan mengalami perubahan besar dalam hidupnya. Hanya dalam kurun waktu tiga tahun, ia mengalami kondisi ukuran payudara membesar hingga membuatnya sulit menjalani aktivitas sehari-hari.

Ibu berusia 24 tahun ini mengalami kondisi yang dikenal sebagai gigantomastia, yang menyebabkan pembesaran dalam payudaranya.

Lewat media lokal Kapuso Mo, Jessica Soho, Jonalyne berbagi perjuangan yang ia lakukan hari demi hari. Ia mengatakan bahwa dirinya kesulitan untuk mandi, berjalan bahkan untuk tidur.

Payudaranya selalu terasa panas dan gatal dan dia tidak bisa lagi mengenakan pakaian lamanya. Terlebih lagi, dirinya tidak bisa menemukan bra yang berukuran besar, sesuai dengan ukuran payudaranya yang kian membesar. Oleh karena itu, ia mengaku harus membuatnya sendiri dari pakaian lamanya.

Karena malu pada kondisinya, ia pun memutuskan untuk mengisolasi dirinya dari lingkungan, termasuk tetangga yang sering mengejeknya dan membuatnya merasa canggung.

Pada awalnya, Jonalyne menganggap bahwa kehamilannya yang berturut-turut adalah penyebab kondisi payudaranya yang kian membengkak.

Dia menceritakan bahwa pertama kali menyadari ukuran payudara membesar terjadi perlahan-lahan selama beberapa minggu. Ia pun melakukan pemeriksaan medis, dan dokter mendiagnosisnya sebagai mastitis payudara.

Dokter memberinya resep antibiotik. Namun nyatanya, keadaan tak kunjung membaik, antibiotik menyembuhkan keluhan yang ia rasakan. Bahkan ukuran payudara makin membesar.

Baca juga : Perbedaan Mastitis dan Kanker Payudara

Ibu dengan payudara membesar kehilangan anak ke-3 dan sedang menanti kehadiran seorang anak

Salah satu bagian yang paling memilukan adalah ketika anak ketiganya, John Niño, dilahirkan dengan meningitis namun tidak bisa tertolong setelah beberapa hari dilahirkan, Namun, Jonalyne mengatakan bahwa akan lebih sulit bagi John jika dia hidup karena kondisinya.

Sekarang ibu dari dua anak perempuan ini kembali hamil dan usia kandungannya sudah memasuki usia 4 bulan. Karena kondisinya, dia merasa bahwa sudah tidak bisa memenuhi tugasnya sebagai istri dan ibu, itulah sebabnya dia berterima kasih kepada suaminya, Jason Pitogo yang sekarang ikut berperan dalam membantu pekerjaan rumah.

Namun, Jonalyne mengaku, saat ini mereka masih berjuang untuk memenuhi segala kebutuhan sehari-hari. Karena kekurangan dana, dia pun harus berhenti menjalani tes yang harus dia lakukan di rumah sakit. Untungnya, tim media yang mewawancarainya membuatnya bisa berkonsultasi dengan spesialis, yang mendiagnosisnya mengalami gigantomastia gestasional.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang Gigantomastia atau kondisi payudara membesar

Apa itu Gigantomastia?

Kondisi langka ini hanya terjadi pada perempuan, yang menyebabkan pertumbuhan payudara secara berlebihan. Menurut beberapa peneliti, itu membutuhkan pengurangan 1.000 hingga 2.000 gram per payudara.

Pertumbuhan payudara bisa terjadi dalam rentang beberapa tahun. Namun, beberapa kasus melaporkan bahwa pertumbuhan payudara ini bisa sampai tiga atau lebih ukuran cup hanya dalam beberapa hari. Pertumbuhan payudara ini bisa terjadi pada satu payudara ataupun dua payudara.

Apa saja gejala gigantomastia, payudara membesar dan penyebabnya?

Seorang perempuan dengan kondisi payudara membesar atau gigantomastia mungkin akan mengalami rasa nyeri pada payudara (mastalgia) dan infeksi atau abses. Akan ada kemerahan, gatal, dan kehangatan di area payudara serta hilangnya sensasi di puting.

Karena kelebihan berat payudara, perempuan yang mengalami kondisi juga akan mengalami postur dan rasa sakit pada erea bahu, punggung, dan leher.

Sampai saat ini, penyebab pasti gigantomastia masih belum diketahui dan kasus yang sudah dilaporkan hanya berjumlah beberapa ratus. Beberapa percaya bahwa salah satu sebab terjadinya gigantomastia pada perempuan tidak terlepas karena hormon perempuan seperti prolaktin dan estrogen berperan dalam penyebabnya.

Apa saja jenis gigantomastia?

Kejadian yang mungkin telah memicu gigantomastia membagi kondisi menjadi beberapa subtipe.

Kondisi Jonalyne disebut gestational atau gigantomastia disebabkan kehamilan. Ini terjadi pada wanita hamil biasanya selama trimester pertama. Sebagian percaya bahwa hormon kehamilan memicu hal itu. Kondisi ini terjadi hanya dalam 1 dari 100.000 kehamilan.

Gigantomastia yang disebabkan oleh pubertas adalah subtipe lain. Ini terjadi pada remaja, usia 11 hingga 19. Biasanya hormon seks merupakan menyebabkan kondisi ini.

Apakah ada pengobatan untuk kasus gigantomastia?

Gigantomastia memang belum memiliki pengobatan standar karena intervensinya sangat bervariasi, semua berdasarkan kasus per kasus. Gigantomastia yang disebabkan kehamilan dapat hilang dengan sendirinya setelah melahirkan.

Operasi mammoplasty merupakan salah satu yang efektif dalam memperbaiki bentuk dan volume payudara. Dalam beberapa kasus hal ini dianggap aman.

Sementara mastektomi merupakan jenis operasi lain yang menawarkan perawatan lebih pasti. Dokter juga mungkin meresepkan minum obat untuk mengobati keluhan payudara membesar.

Untuk Jonalyne yang tengah hamil 4 bulan, dirinya harus menunggu sampai melahirkan lebih dulu sebelum dia bisa menjalani operasi pengecilan payudara.

Ia pun disarankan untuk mengobati gigantomastia sedini mungkin untuk menghindari lebih banyak komplikasi. Kabar baiknya adalah bahwa kondisi ini tidak menyebabkan kanker atau menyebar ke bagian lain dari tubuh.

Jika Anda tertarik untuk membantu Jonalyne, Anda dapat mencari tahu cara menghubungi dia di video di bawah ini.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

 

Artikel disadur dari theAsianparent Filipina

 

Baca juga :

Mastitis: Penyebab, Tanda, Cara Mengobati dan Mencegah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Payudara membesar setelah melahirkan dikira mastitis, ternyata penyakit langka
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti