TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Kisah pasien positif corona melahirkan saat koma, "Aku mendapat keajaiban"

Bacaan 5 menit
Kisah pasien positif corona melahirkan saat koma, "Aku mendapat keajaiban"

Perjuangan pasien corona melahirkan di tengah koma, dialami seorang ibu. Bagaimana kisahnya?

Melahirkan tentu saja merupakan perjuangan yang tak mudah bagi seorang ibu. Terlebih lagi jika dilakukan dalam kondisi koma. Mampukah Anda membayangkannya? Nyatanya, kondisi ini dialami seorang perempuan, pasien corona melahirkan di Washington, Amerika Serikat.

Adalah Angela Primachenko, seorang terapis pernapasan berusia 27 tahun dari Vanchouver, Washington. Ia merasakan demam, sesak napas dan gejala lainnya, sehingga ia memutuskan untuk melakukan tes.

Tak lama, ia pun dinyatakan positif corona pada 24 Maret, dan kehamilan keduanya saat itu berusia 33 minggu. Artinya, ia akan melahirkan sebentar lagi.

Artikel terkait: Bayi 3 bulan positif Covid-19 di Bogor, begini kondisinya

Pasien Corona melahirkan ditengah  koma

pasien corona melahirkan saat koma

Angela Primachenko saat dirawat karena Corona. Sumber foto: GOFUNDME/Health.

Kondisi Primachenko setelah dirawat semakin memburuk. Sehingga setelah delapan hari kemudian, Primachenko harus menggunakan ventilator untuk membantunya untuk tetap bernapas.

Di saat yang sama, dokter memutuskan untuk membuatnya koma, agar bisa melahirkan putrinya dengan selamat. Hal ini harus dilakukan dokter agar dapat menyelamatkan anak kedua Primachenko sebelum hal buruk terjadi.

Beruntung, bayi perempuan Primachenko lahir dengan selamat. Bayi yang diberi nama Ava itu langsung mendapatkan tes corona, dan hasilnya negatif.

Setelah siuman, Primachenko merasa sangat bersyukur atas keajaiban yang dia rasakan. “Saya merasa seperti mendapat keajaiban. Itu sangat mengejutkan,” ucap Primachenko setelah siuman.

Primachenko juga mengungkapkan arti nama sang anak, yang ia lahirkan di tengah perjuangannya melawan virus corona.

“Nama Ava memiliki arti khusus yang berarti ‘napas kehidupan’. Dia adalah napas kehidupan baru untukku,” ungkap Primachenko.

Artikel terkait: Benarkah ASI bisa menangkal virus corona? Ini penjelasan dari ahli

Kondisi Primachenko perlahan membaik

pasien corona melahirkan saat koma

Kondisi Angela Primachenko saat menjalani perawatan karena Covid-19. Foto ini dibagikan oleh saudari kembarnya, Oksanaluiten melalui Instagram.

Setelah berhasil melahirkan bayinya dalam keadaan koma, Primachenko juga melewati masa kritisnya dengan baik. Bahkan, ventilator yang terpasang sudah dilepas pada 6 April lalu.

Dan saat ia bisa keluar dari ICU, sebuah video menunjukkan Primachenko mendapat tepuk tangan dan semangat dari para perawat di lantai ICU.

 
 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
    HUGE DAY TODAY!!!! #praisethelord Still currently at the hospital, in isolation but today I graduated from the ICU to the floor’!!!’ ????????????????????????????????????????????????????????. Correction sadly I still can’t have any visitors because I still I am corona positive #coronasurvivor

A post shared by Angela Primachenko (@angela_primo) on Apr 10, 2020 at 5:54pm PDT

Karena kondisinya semakin membaik dan dinyatakan bebas Covid-19, ia pun diperbolehkan pulang sejak Sabtu (11/4/2020) lalu. Sayangnya, dirinya belum bisa bertemu bayi mungilnya yang sedang dirawat di ruang NICU.

 
 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
    Another update I still have not got the chance to meet my little Ava.. But I’m believing as soon as I’m cleared and no longer have the coronavirus I will be able to hold her maybe within the next week!. . . Also huge!!!! I Finally showered after being intubated. For 11 day!!!!

A post shared by Angela Primachenko (@angela_primo) on Apr 10, 2020 at 6:11pm PDT

Adik kembarnya juga sangat bersyukur Primachenko dapat melalui hari-hari gelap dalam hidupnya. Selain harus melawan Covid-19, ia juga harus berjuang melahirkan putri keduanya di tengah koma.

Sang adik bahkan merasa sangat takut kehilangan Primachenko dan berpikir ia tidak bisa lagi bertemu saudari kembarnya lagi.

 
 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
    A post shared by Oksana Luiten (@oksanaluiten) on Apr 12, 2020 at 4:19pm PDT

Menahan kerinduan dengan putri kecilnya yang berada di NICU

Meski sudah dibolehkan pulang, Primachenko belum bisa langsung menemui si kecil Ava, sebab bayinya itu masih berada dalam perawatan NICU.

Dilahirkan di usia kandungan 33 mingu membuat Ava harus mendapat perawatan intensif di ruang NICU. Dan selama ini, ia hanya bisa melihat wajah bayinya melalui aplikasi FaceTime.

Dikabarkan sang suami, David dan putri sulungnya, Emily (11 bulan) tidak terpapar virus Corona dan bisa menemani Ava selama menjalani perawatan di NICU.

Ia juga mendapat kiriman foto bayi mungilnya itu dari perawat NICU.

pasien corona melahirkan saat koma

“Ava masih berada di NICU dan aku masih tidak bisa melihatnya secara langsung. Tapi, aku sangat bersyukur pada perawat yang luar biasa, yang menirimi ku foto Ava. @jennifer_ristau2 telah memotret foto bayiku dan mengirimnya padaku! Tidak sabar untuk bertemu denganmu, pejuang kecilku!” tulis Primachenko dari akun Instagramnya.

Meski ia mengalami keadaan yang amat sulit sebelumnya, perempuan berusia 27 tahun itu sangat bersyukur bisa melaluinya dengan baik.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

“Selama 17 hari di rawat di rumah sakit, dan 10 hari menggunakan alat bantu napas. Ribuan doa telah aku dapatkkan, dan kemudian aku berada di rumah dan rasanya sangat baik!!

Tuhan membangkitkan saya dan tahun ini seperti tidak ada yang lebih disyukuri selain kekuatan Tuhan untuk membangkitkan saya,” kata Primachenko.

***

Referensi: Health, Today

Baca juga

Melakukan program hamil saat pandemi Corona, amankah?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kisah pasien positif corona melahirkan saat koma, "Aku mendapat keajaiban"
Bagikan:
  • 11 Doa Agar Dimudahkan Segala Urusan dan Hajat, Yuk Amalkan!

    11 Doa Agar Dimudahkan Segala Urusan dan Hajat, Yuk Amalkan!

  • Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

    Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

  • 60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

    60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

  • 11 Doa Agar Dimudahkan Segala Urusan dan Hajat, Yuk Amalkan!

    11 Doa Agar Dimudahkan Segala Urusan dan Hajat, Yuk Amalkan!

  • Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

    Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

  • 60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

    60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti