TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Seorang dokter di Medan meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona!

Bacaan 4 menit
Seorang dokter di Medan meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona!

Penyebaran virus corona tak pandang profesi, kali ini seorang dokter di Medan, Sumetara Utara, meninggal dunia setelah positif terinfeksi Covid-19.

Seorang pasien corona di Medan harus meregang nyawa pada Selasa (17/03). Sebelumnya, pasien sempat berstatus dalam pengawasan (PDP) di RSUP Haji Adam Malik, Medan.

Diketahui pasien dengan kode PDP 01 ini meninggal sekitar pukul 20.45 WIB. Hal itu informasi yang disampaikan Rosario Dorothy Simanjuntak selaku Kassubag Humas Rumah RSUP Haji Adam Malik.

“Iya. Update data pasien terkait Covid-19, 10 PDP yang dirawat dan 1 PDP positif (corona) meninggal dunia,” ujar Rosario dikutip dari laman Kompas.com.

Sementara itu, kabar ini juga dibenarkan langsung oleh Humas Provinsi Sumatera Utara. Pihaknya menyampaikan melalui konferensi yang disiarkan dari laman YouTube akun Humas Sumut, Rabu (18/03).

Artikel terkait : Sering tak terdeteksi, ini gejala Corona hari ke-1 sampai ke-17, wajib tahu!

Pasien corona di Medan yang meninggal berprofesi sebagai dokter

pasien corona di medan

Berdasarkan keterangan dari Kepala Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) Riadil Akhir Lubis, pasien positif corona yang meninggal Selasa malam lalu merupakan seorang dokter. Memiliki inisial nama UMT.

“Kita prihatin kemarin tanggal 17 Maret, 1 PDP meninggal dunia. Kawan-kawan sudah tahu namanya UMT, dokter UMT, kita singkat ya. Saat meninggal posisinya PDP,” ujar Riadhil saat siaran langsung di YouTube Humas Sumut.

Baru kembali dari Yerusalem dan Italia

Riadil menambahkan, pasien positif corona di Medan dengan PDP 01 ini memang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri bersama rekan-rekannya, yakni ke Yerusalem dan Italia. Kemudian, pasien masuk ke rumah sakit sekitar pekan lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, dr. Alwi Mujahit Hasibuan juga membenarkan bahwa pasien tersebut memiliki jejak perjalanan keluar negeri sebelum dirawat di RSUP Haji Adam Malik. Namun, Alwi belum mengetahui persis kemana saja pasien dan rombongannya melakukan perjalanan selama luar negeri.

“Saya belum begitu tahu persis. Sepengetahuan saya, mereka pulang dari Yerusalem lalu singgah ke Italia. Ada satu grup sedang kita telusuri,” ungkapnya.

Pasien Corona di Medan : Kasus Covid-19 di Sumatera Utara

pasien corona di medan

Mengutip dar laman CNN Indonesia, sejak Rabu (18/03), RSUP Haji Adam Malik Medan kembali mengisolasi dua pasien dalam pengawasan (PDP) karena diduga terpapar Covid-19. Total saat ini ada 10 orang PDP dirawat di ruang isolasi rumah sakit milik Kemenkes tersebut.

“Ada dua orang PDP yang baru masuk,” kata Rosario Dorothy Simanjuntak, Rabu (18/3).

Saat ini terdapat 11 ruangan yang tersedia untuk menampung kasus Covid-19 di RSUP Haji Adam Malik. Namun, 3 ruangan hanya ditujukan bagi perawatan khusus, misalnya ventilasi mekanik maupun ICU ventilator.

Sementara itu, tim PINERE (Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerging) RSUP Haji Adam Malik Medan, yakni dr. Ade Rahmaini SpP., menjelaskan jika rumah sakit ini kemungkinan akan merujuk pasien Covid-19 ke rumah sakit lain. Sebab, ruang isolasi di RSUP Haji Adam malik sudah penuh.

“Jadi sudah full untuk ruang isolasi kita. Sehingga bila ada tambahan pasien PDP lagi maka akan dirujuk ke rumah sakit lain yang sudah ditetapkan sebagai pusat rujukan,” katanya.

Artikel terkait : Cegah Covid-19, ini perbedaan social distancing, karantina diri, dan isolasi!

Penanganan Kasus Corona di Sumatera Utara

pasien corona di sumut

Sumber foto : Humas Sumut.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi telah mengeluarkan surat edaran meliburkan sekolah demi cegah corona. Peraturan ini berlaku sejak 17 Maret 2020 hingga 3 April 2020.

Hal itu karena sudah ada 72 orang yang diperiksa terkait penyebaran virus corona di Sumut. Lalu, Edy juga menjamin pemeriksaan kasus corona di Sumut ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah Provinsi Sumut.

“Semua biaya ditanggung oleh Pemprov, karena ini adalah darurat,” pungkasnya, dikutip dari Detik.com.

Surat edaran Pemprov terkait corona mengimbau agar seluruh orangtua atau wali siswa dan tenaga pendidik serta tenaga kependidikan agar mengawasi siswa untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Serta, tidak bepergian jauh atau keluar kota dan menghindari kontak fisik dengan orang lain.

Meski demikian, bagi sekolah yang sedang menyelenggarakan Ujian Nasional, tetap melaksanankan ujian dengan menyediakan fasilitas cek suhu tubuh dan hand sanitizer. Serta, tetap mematuhi ketentuan-ketentuan daerah dalam protokol Covid-19.

Dalam surat edarannya, pemerintah Provinsi Sumatera Utara meminta tiap kabupaten dan kota di Sumut waspada terhadap penyebaran Covid-19.

“Untuk Bupati dan Walikota saya harapkan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) dengan melihat situasi dan kondisi di daerah wilayah kerja masing-masing,” katanya.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Semoga kasus corona atau Covid-19 ini bisa segera berakhir, ya.

Baca juga :

Mirip tapi tidak sama! Ini perbedaan gejala covid-19, flu, dan pilek

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

febri

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Seorang dokter di Medan meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona!
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti